Saturday, April 29, 2017

Sorongan'Mu Buat Aku Terbang

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Sorongan'Mu Buat Aku Terbang - Berawal kenalan yg tak sengaja di atas bus, setiap pagi aq naik bus dari terminal di daerah jakarta timur. Sampai pada suatu hari ada seorang perempuan yg naik bersmaan denganku. Kalau diperhatikan perempuan itu tampak biasa saja usianya, sekitar 34 tahunan, tetapi dengan setelan blazer dan rok mini yg ketat berwarna biru tua, sangat kontras dengan warna kulitnya yg putih.


CERITA DEWASA - Sorongan'Mu Buat Aku Terbang | Hari itu dia naik bersamaan denganku dan di luar dugaanku dia duduk bersampingan denganku, padahal bangku yg lain masih banyak yg kosong, tapi okelah itu kuanggap wajar. Tapi sungguh aq tak berani menegurnya, kadang kala aq melirik ke arah pahanya yg putih mulus dan sedikit ditumbuhi bulu-bulu halus. Hal ini membuatku betah duduk bersamanya.

:: Begitulah hingga hari kedua hal yg sama terjadi lagi dan kali ini kucoba untuk menegurnya,

" Pagi mbak…!"
" Pagi juga…." perempuan itu menjawab dengan senyum, lalu kubuka obrolan.
" Kayaknya 2 hari ini kita bersamaan terus ya? mbak mau turun dimana sih…?" dia menjawab
" Turun sarinah Mas…" dan aq bertanya,
" Mbak kerjanya disana ya…?" lalu dijawab
" Oh nggak mas, aq kerjanya deket sarinah…"

 Lalu terjadilah obrolan biasa meliputi kemacetan lalu lintas sampai dia tanya balik, aq kerja dimana, lalu kujawab di komputer, dan dia bilang bahwa kantornya banyak pakai komputer.

" Lalu dia berkata, Boleh donk minta kartu nama" Maka kuberikan sebuah kartunama, tapi waktu kuminta kartu namanya, dia tdk kasih dengan alasan nggak punya.


- Rupanya hari ini hari keberuntunganku dan segera mengetahui namanya 'Norma' (nama samaran), selanjutnya kami selalu bersama setiap pagi dan telepon pun mulai berdering dengan segala basa basi.

 Pada suatu ketika aq tdk melihatnya selama 4 hari berturut-turut. Aq sempat menunggu, sampai telat tiba dikantor. Kuhubunii telepon di kantornya juga tdk masuk, akhirnya dia nelpon aq juga, katanya sakit.
Tepatnya hari selasa aq kembali bertemu denganya, kali ini dia tdk memakai seragam hanya memakai celana jeans dan kaos T-shirt sehinga dada montoknya itu nampak jelas membuat perhatian orang-orang sekitar kami, kali ini dia mengajakku bolos kerja,

" Mas aq perluan bantuan nih" katanya.
" Apa yg bisa aq bantu…?"
" Mas, kalau bisa hari ini nggak usah masuk kerja temenin aq ke bogor yuk…" kalau mas nggak keberatan lho…?
" Aq berfikir sejenak," lalu aq tanya lagi, Memang kamu bolos kerja hari ini?
" Aq lagi ada masalah nih, ya…" agak pribadi sih, kira-kira bisa nggak mas…?
" Aq nggak mikir lagi lalu kujawab, Ya udah dech aq temenin…." dalam hati sih, wah kasian ini customerku yg udah pada janjian.


- Dengan alasan nggak enak badan aq ijin tdk masuk kerja, aq jalan-jalan sama Norma kerumah temannya di Bogor. Sampainya disana aq dikenalkan sama temannya namanya Astrid, mereka ngobrol berdua di belakang, sedangkan aq dudk di ruang depan seorang diri, setelah itu mereka kembali lagi dan kami mengobrol bersama. Rupanya si Astrid ini punya janji dengan temannya kalau mau pergi jadi kita tinggal berdua saja di rumah astrid. Sambil ngbrol dikarpet dan nonton TV, dengan manja Norma tiduran dipahaku, sambil bercerita sana-sini dan aq menjadi pendengar yg baik, sampai dia bertanya,

" Mas capek nggak ditidurin pahanya gini….?"
" Lalu kujawab, Ahh nggak papa kok Mbak!” dalam hati sich pegel juga nih sudah itu 'si otong' agak sedikit bangun gara-gara aq mengintip dadanya yg montok dan putih mulus.

 Dia memakai Bra yg cuma separuh (atas lebih terbuka) jadi gundukkan dadanya agak menonjol, diluar dugaan dia bertanya lagi. Tapi kali ini tanyanya nggak tau lagi, iseng mungkin,

" Anunya nggak keganggu kan di tidurin sama aq?" lalu aq menjawab sekenanya saja,
" Keganngu sih nggak, cuma agak bangun" eh dia malah tersenyum, sambil memegang penisku,
" Biarin deh bangunin aja, pengen liat, kayak apa sih!"
" Ya udah banguni aja" jawabku pasrah sambil berharap hali itu beneran,
" Ahh yg bener Mas? kalo gitu bukain donk biar aq bangunin"
" Jangan disini Mabk, nanti kalau temen mbak pulang gimana…?"
" Oh tenang aja si Astrid pulangnya nanti sore, dia temen baikku, aq sering nginap disni, dia juga suka nginap dirumahku" terus aq diam aja.
" Ayo donk bukain, katanya suruh bangunin!"


- Dalam keadaan duduk dan bersandar di dinding di tambah lagi Norma yg tiduran tengkurap di kakiku, jadi agak repot juga aq buka celana jeansku, cuma aq plorotin sampai batas paha aja. Begitu dia melihat penisku, langsung digenggamnya sambil berkata,

" Ini masih tidur, ya?… biar aq bangunin"

 Lalu dia mulai mengocok dan tangan sebelah lagi mengelus bagian kepala penis, membuatku merasa geli tapi enak. Lalu ketika penisku mulai tegang, dia semakin mendekatkan wajahnya dan mulai menjila dengan ujung lidahnya di sekitar bagian bawah kepala penisku. Sesekali dia menggigit kecil, hal ini membuatku merem melek, akhinya kukatakan,

" Mbak kaosnya dibuka donk!"
" Lho kenapa mas?" katanya.
" Aq menjawab, Pengen liat aja!"


- Lalu sambil tersenyum dian bangun dan mulai melepas celana jeans dan kaos T-shirtnya, sehingga sekarang yg tersisa hanya BH dan CD saja.
Ohh.. celana dalamnya yg mini sekali, betapa indahnya tubuh wanita ini montok dan padat setelah itu dia kembali tiduran ke posisi semula. Tapi kali ini dia tdk memainkan penisku tetapi sudah mulai diamsukkan ke dlama mulutnya. Terasa lidahnya bermain di kepala penisku dan oohhh.. sungguh nikmatnya.

 Sambil melepas baju, aq mencoba mengankat pantatku agar lebi masuk ke dalam, rupanya dia tau maksudku, dia masukkan full sampai mentok ke tenggorokkannya, sampai Norma sempat tersendak sesaat. Aq pun segera berputar lalu merebahkan tubuh sehingga posisi sekarang 69.


- Kubiarkan Norma memainkan penisku, sementara aq menciumi paha dalam Norma yg putih dan mulus, sambil meremas-remas pantatnya yg masih tertutup CD. Perlahan-lahan kutarik CD nya, sampai terlihat jelas bulu lebat disekitar memeknya sehingga kontras dengan warna kulitnya yg putih mulus, begitu lebatnya sampai ada bulu yg tumbuh disekitar lubang anusnya. Ohh, sungguh indah sekali panorama yg ada di hadapanku, dan aq pun mulai menjilat memeknya yg harum sebab kelihatannya dia rajin pakai shampo khusus untuk kemaluan. Pada saat terdengar suara rintihan lirih.

" Ooogghhhh Mas aq sudah nggak tahan nih….. ooohhh" dan dia tampak bersemangat.

Memeknya mulai basah oleh lendirnya, toketnya mengeras, akhirnya aq bangun dan ubalikkan tubuhnya dan kulepas BH nya, sehingga tampak tubuhnya yg montok dan mulus dalam keadaan bugil. Kuperhatikan dari atas sampai bawah nampak sempurna sekali tubuhnya, putih, mulus, bulu memeknya tampak lebat. Waktu kuperhatikan itu, tangan Norma terus memegang penisku, akhirnya kukangkangkan kedua pahanya dan kuangkat sehingga tampak jelas lubang memek dan lubang anusnya.


- Lalu kucabut pelan-pelan batang penisku dari mulutnya dan merubah posisi. Kupeluk tubuhnya sambil menciumi bibir, telinga, serta lehernya. Hal ini membuatnya terangsang sambil berkata lirih,
“Mass, masukkin aja mas… aq udah nggak tahan….” lalu aq bangun dan kupandangi dia, dan kuatur posisi kedua kakinya dilipat sehingga pahanya menempel didadanya.

 Lalu aq berjongkok dan kuarahkan penisku ke lubang memeknya lalu kutempelkan kepala penisku. Kutekan sedikit demi sedikit, dan dia mulai merintih, tangannya mencekram tanganku dengan kuat, matanya terpejam, kepalanya bergerak kekanan dan kekiri dan memeknya basah hebat. Ini membuat kepala penisku basah, dan aq mulai bergerak keluar masuk, tetapi hanya sebatas kepala penisnya saja. Kini ia mulai mencoba menggerakkan pinggangnya dan mencoba menekan agar penisku masuk sepenuhnya tapi aq pertahankan posisi semula dan mempermainkannya terus. Akhirnya karena tak tahan dia pun memohon,

" Ayo Mas… oohhhhh.. msaukin semua mas,, nggak kuat nih… ooohhh… Masss" pintanya.


- Akhirnya aq mulai menekan lagi penisku dengan pelan tapi pasti. Dengan posisi jongkok dan kedua kakinya berada diatas pundakku, aq mulai menciumi lututnya yg halus itu, Norma pun mulai menggerakkan pinggangnya ke atas dan kebawah, kira-kira sepuluh menit kemudian dia mulai merenggang dan gerakkannya tdk stabil sambil mendesah.

" Mass… aaahhhh… ssshhhh…"
" Ayo Mass.. oogghh.. terusss Mass….." aq pun mulai mengocok dengan cepat, sesekali dengan putaran sehingga bulu kemaluanku mengenai klit nya.

:: Hal ini menyebabkan Norma 'orgasme', dan terasa cairan hangat menyirami batang penisku, tubuhnya mengejang hebat.

" Mass Aaaghhh… ppssthhhh… oogghhhh…" nafasnya memburu, sesaat kemudian dia terdiam dan aq pun menghentikan kocokkanku. Kucabut pelan batang penisku dari lubang memeknya tampak ada bekas cairan yg meleleh membasahi permukaan memeknya.

 Nafasnya tampak terengah-engah seperti orang habis lari, aq pun duduk terdiam dengan batang penisku masih tegang mengeras, Norma pun tersenyum. Sambil tiduran kembali di atas kedua pahaku dan rambutnya terurai sambil dia memandangi batang penisku yg masih tegang. Tanganya memegang penisku sambil berkata,

" Mas ini nikmat sekali, diapain sih kok bisa besar begini"
" lalu kujawab, Ah ini masih ukuran normal orang asia" dan dia bilang,
" Tapi ini termasuk besar lho mas" aq hanya terdiam sambil mengambil sebatang rokok, lalu menyulutnya, dan kulihat Norma tetap memainkan penisku dan berkata,
" Kasih kesempatan lima sampai sepuluh menit lagi ya Mas, bia aq bisa nafsu lagi" aq diam hanya menganggukan kepala.


- Ronde kedua dimulai, direbahkan tubuhku lalu dia ambil posisi diatas tubuhku, dia kangkangin kedua pahanya, dipegangnya penisku yg masih tegang lalu dimasukkan ke dalam lubag memeknya, dan dia pun mulai melakukan gerakan naik turun. Kedua toketnya berayun-ayun lalu secara reflek kupegang kedua putingnya dan kupilin-pilin, membuat Norma terangsang hebat. Sekitar 30 menit aq merasakan pejuhku akan segera menyembur. Segera kubalikkan tubuh Norma dan kukocok memeknya dang nafsu, Norma merasakan aq akan menyemburkan pejuhku, dia segera berkata,

" Mas semburin aja, aq pengen liat" aq diam sesaat kemudian Norma mulai merintih,
" Aduhhh Mas oogghhh… nikmaatttt.. oogghhhh… mASS…." akhirnya Norma kembali orgasme membuat memeknya basah.

 Hal ini membuatku semakin nikmat. Akhirnya aq tak mau menahan lebih lama pejuhku, terasa sudah di ujung tak dapat kutahan lagi. Segera kucabut penisu, tangan kananku mengocok batang penisku sendiri dan tangan kiriku menekan pangkal penisku sendiri. Pada saat itu Norma memasukkan salah satu jarinya kelubang pantatku membuat pejuhku nyembur banyak sekali berceceran diatas dada, perut, dan bulu kemaluannya. Aq pun segera berbaring di sampingnya, istrihata sejenak lalu kekamar mandi untuk mandi bersama.


- Dikamar mandi kami saling menyabuni, sambil keremas-remas toketnya yg basah oleh sabun. Norma pun memainkan penisku yg masih setengah loyo tapi masih saja mengeras. Lama-lama penisku menegang lagi karena permainan tangan Norma dengan sabunya, waktu aq tanya,

" Mbak tadi kok minta disemburin diluar kenapa?" dia hanya bilang suka melihat penis cowok lagi keluar pejuhnya.
" Mas ini tegang lagi ya?" aq hanya mengangguk sambil tanya,
" Boleh dimasukkin lagi nggak?" Dia mengangguk sambil berkata,
" Dari belakang ajaya mas!" sambil membalikkan tubuh yg masih penuh dengan sabun dan posisi setengah membungkuk.

 Kedua tanganya bertumpu di sisi bak mandi dan kedua kakinya agak dilebarkan sehingga tampak jelas sekali lubang memeknya, juga lubang pantatnya. Aq berjongkok dibelakangnya sambil menjilati memeknya dan pantatnya, lamat-lamat aq mendengar suara diantara gemricik air yg mengalir ke bak mandi. Segera kuambil sabun kugosokkan di batang penisku, lali keugenggam batang penisku dan kepala penisku kutempelkan di permukaan lubang memeknya.

- Terdengar desahanya dan aq mulai menggerakkan batang penisku maju mundur, sungguh nikmat sekali dan Norma pun tampak menikmati dengan menggerakkan pinggulnya kekanan dan ke kiri. Sekitar 15 menit Norma kembali meraih orgasme. Lenidr hangat kembali membasahi batang penisku. Aq bertanya,

" Keluar lagi mbak?" Ia hanya menganggukkan kepalanya, lalu dengan perlahan kembali kugerakan batang penisku maju mundur sambil emnunggu Norma terangsang lagi, kulihat lubang anusnya yg agak mencuat keluar, lalu kucoba masukkan jari telunjukku kedalam lubang anusnya setelah aq beri sedikit sabun, terdengar sedikit rintihan,
" Ssstthh.. ooghh mas pelan-pelan” rintihan yg membuatku semakin nafsu, tiba-tiba aq ingin sekali mencoba untuk menikmati lubang anusnya yg keliatan masih 'perawan' itu, kucabut batang penisku yg masih basah itu akibat lendir memek Norma.

 Kutempelkan kepala penisku yg keras di permukaan lubang anusnya, kupegang batang penisku sehingga kepela penisnya mengeras. Aq mencoba menekan batang penisku, karena licin oleh sabun maka kepala penisku segera melesak kedalam lubang anus, dia pun mengeluh,

" Aaghh aduh Masss… ssthhh oogghhhh!" aq berhenti sejenak, dan dia bertanya,
" Kok dimasukkin disitu mas?" lalu aq menjawabnya dengan pertanyaan,
" Sakit nggak mbak?" Norma hanya diam saja, dan aq melanjutkan sambi berdiri agak membungkukkan badan, tangan kiriku melingkar diperutnya menahan tubuhnya yg mau maju, dan tangan kanaku berusaha memegang memenya mencari klit nya. Hal ini membuat dia terangsang hebat, dan kutekan terus batang penisku sampai masuk penuu\h.


- Terasa olehku otot-otot anusnya mencengkram batang penisku, permainan ini berlangsung 30 menit lamanya, dan kembali aq tak mampu menahan pejuhku di dalam luabang anusnya sambil kupelu tubuhnya dari belakang, kutekan batang penisku sedalam mungkin, tubuhku mengejang hebat dan menymeburkan pejuhku di dalam anusnya, kudiamkan sejenak batang penisku di dalam lubang anusnya sambil tetap memeluk tubuhnya dari belakang, dan tubuh kami masih berlumuran sabun. Kami melepaskan nafas karena lelah lalu kami selesaikan dengan saling menyiram tubuh kami, lalu berpakaian dan duduk kembali Astrid pulang, Norma pun teridur dikursi sofa karena kelelahan.

:: Ketika mulai senja kulihat Astrid pulang dan aq membukakan pintu, dia bertanya,

" Mana si Norma?" kutunjukkan dan dia berkata,
" Oh tidur ya, capek kali ya?" aq hanya diam dan Astrid masuk kekamarnya, tiba-tiba aq ingin kencing dan aq kekamar mandi melewati kamar Astrid.

 Secara tdk sengaja aq melihat diantara daun pintu kamarnya yg tdk tertutup rapat, Astris sedang ganti pakaian, kulihat dia hanya memakai CD saja. Tubuhnya bagus, putih bersih dan sangat berbentuk.


- Sejenak aq terpana dan ketika ia memakai baju aq buru-buru kekamar mandi untuk kencing, dan waktu keluar dari kamar mandi, Astrd telah menunggu di depan pintu, sambil tersenyum bilang,

" Tadi kamu ngintip ya?" aq hanya senyum dan berkata,
" Boleh liat semuanya nggak?" dia menjawab,
" Boleh tapi nggak sekarang, nggak enak sama….." sambil menunukkan tanganya ke arah Norma.

 Aq paham maksudnya, lalu dia masuk kekamar mandi sambil tenganya meremas penisku, aq segera kembali keruang tamu dan membangunkan Norma.


- Akhirnya aq dan Norma sering ngentot dengan berbagai gaya di hotel, villa kadang juga dirumahku senidir, dan ketika aq ingin kerumahnya dia selalu melarang dengan berbagai alasan. Ternya Norma ini sduah bersuami dan memilikki 1 anak, ini membutaku sangat kecewa.

 Disaat aq mulai benar-benar mencintainya, dan norma pun sebenarnya menginginkan hal yg sama, tapi dia sudah terikat oleh tali perkainannya. Hanya saja dia tak pernah merasakan nikmatnya hubungan sex dengan suaminya, dan saat jumpa denganku dia cukup lama mengambil keputusan untuk menjadikan diriku sebagai kekasihnya (PIL), katanya bersamaku dia menemukan apa yg dia inginkan (kata norma lho)
Hubungan kami berlangsung 2 tahun lebij sampai dia pindah bersaman suaminya ke Kota S. Tapi aq yakin suatu hari aq pasti bertemu lagi. Oh Norma sayangku, ternya kami milik orang lain. Hingga saat ini aq masih berharap bisa bertemu denganmu lagi, setiap pagi aq masih setia menunggumu, walau tdk ketemu tapi kenanganmu masih tersisa didalam hatiku...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Friday, April 28, 2017

Pacarku Yang kasar Tapi Nikmat

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Pacarku Yang kasar Tapi Nikmat - Namaku Almira. Namun teman-temanku lebih suka panggil aq Mira. Kejadian pahit ini terjadi sekitar pertengahan tahun 2005. Saat itu aq masih duduk dibangku sekolah SMU merangkap sebagai penyiar radio di Pali. Setiap pulang sekolah, makan, langsung siaran.


CERITA DEWASA - Pacarku Yang kasar Tapi Nikmat | Sampai pada suatu saat aq kenalan sama cowok yang namanya Andri… Dia adalah salah satu pendengar setiaku saat aq siaran.

 Singkat cerita, suatu hari dia telpon ke studio saat aq siaran. Kuangkat telponnya dan saat itu aq nggak live sehingga apa katanya nggak kedengaran semua pendengar. Dia Minta ketemuan sama aq dan aq menyanggupinya saja. Setelah pertemuan itu dia rajin main kestudio. Kita jadi akrab sampai jadian sama dia.


- Suatu malam saat aku siaran, dia nemenin aq sampai larut malam, dan saat jam pulang aq baru sadar kalau udah larut malam. Ada perasaan takut juga kalau dia kayak gini…. Terus dia menawarkan untuk mengantarku pulang. Aq setuju aja mlah seneng banget… Dengan berboncengan pakai sepeda motornya kami jalan-jalan sebentar dan beli nasi goreng terus kami bawa ke kost nya… dan dimakan disana.

 Malam semakin larut aja saat aq memintanya untu mengantarku pulang ke kost. Dia menyanggupinya…. Setelah sampai di tempat kostku, aq cuma mau ngasih dia ciuman met malam gitu… ternyata nggak sampai situ. Dia langsung menarik pinggangku merapat ke tubuhnya… aq pasrah aja dilakuin kayak gitu. Dia mencium bibirku, mengecup selruh wajahku, sampai ke leher, telinga, bahkan tangan dia sudah mulai memegang pantatku yang bulat montok.


- Aq tau kalau dia sudah mulai naik nafsunya. Dan kuingatkan dia kalau sudah larut dan dia harus segera pulang…. dia malah tak memperdulikan ucapanku.. malah mendorong tubuhku masuk kedalam kostku… sampai di dlam kost, dia mulai menjamah dadaku, sementara bibirnya masih melumat bibirku.. aq merasakan aliran darah dalam tubuhku terasa berhenti.
Andri semain bernafsu. Masih dalam posisi berdiri, dia menyudutkan tubuhku di tembok kamar kastku. Tubuhnya begitu begitu rapat… dan dalam hitungan detik, dia berhasil membuka kancing celana jeansku.. aq terkejut dan menahan tangannya.

" Jagan Ndri…" kataku kepadanya.
" Nggak papa kok, kamu nikmatin aja ya…" katanya pula.
" Tapi aq belum pernah gini sebelumnya, Ndrii" kataku.

 Dia malah melanjutkan aktifitasnya menjamah tubuhku, saat itu aq sadar kalao celana jeans yang aq pakai sudah melorot sampai ke betis. Sehingga bagian bawahku hanya tinggal celana dalam aja…. dan bagian atas atas masih lengkap….


- Dalam hati aq ingin nolak perlakuan kayak gini. Namun disisi lain, aq ingin juga mencoba yang namanya sex… gimana rasanya ya…???? pikirku.
Aq membiarkan aja perlakuannya sama aq. Sambil tetap melawan semua perlakuannya, membalas ciuamannya, menjamah tubuhnya juga. Sampai nafasku mulai memburu dibuatnya….

 Tanpa lagi melakukan oral di wilayah kemaluan kayak lazimnya yang aq baca dibuku, dia langsung melepas celananya beserta celana dalamnya sekalian… dan langsung mengarahkan batang penisnya ke lubang memekku… aq berpikir, pasti dia akan langsung memasukkan batang penisnya kedalam memekku.. tapi aq salah, penisnya cuma digesek-gesekkannya di memekku sampai beberapa saat… sampai kakiku terasa lemas karena perasaan yang tak menentu lagi, dan aq tau kalau dia juga berpikir sama sepertiku….


- Terus menkan nekan luar memekku pakai penisnya, dia melepas bajuku sekalian BH ku… menjilati dadaku, memainkan putingku yang telah menantang tepat di depan wajahnya… sementara tangannya yang satunya masih memegang penisnya yang masih tergesek di memekku….

 Lalu ciumannya makin kebawah, perut, dan sampai wajahnya tepat berada didepan memekku… aq tau kalau dia akan menjilati memekku… dengan jarinya dia mulai memainkan memekku… mengelusnya pelan, sambil sesekali memilin lembut klit ku.. tanpa melupakan jilatan-jilatan yang baru pertama kali ini aq rasakan… darahku berdesir… jantungku berdegup kencang mendapat perlakuan seperti itu… tapi sungguh luar biasa nikmatnya….

" Oogghhh… hhh.. gila.. Kamu belajar dimana Ndri…" tanyaku dengan nafas memburu.
" Emangnya kanapa Mir..?" dia balik bertanya.
" Nggak kok, hmmm.. nikmat bangettt…."
" uhhhh….hhhh….gila…."

:: kamu belajar dimana Jr..??? tanyaku dengan nafas memburu.

" emang nya kenapa..???" dia balik tanya
" gak kok , hmmm…enak banget….."


- Memekku yang belum pernah mendapatkan serengan seperti itu, serta merta jadi basah dan licin. Ternyata hal itu membuat Andri makin nafsu aja. Dia bangkit dan menarik tubuhku kearah meja dekat tempat tidurku… dengan lembut dia mengangkangkan kedua kakiku. Sementara pantatku pas tersandar di sisi meja…. dengan agak berjongkok sedikit, dia mengarahkan batang penisnya ke memekku yang semakin basah…. aq merasa sakit luar biasa… saat dia mulai memasukkan batang penisnya ke lubang memekku… aq sempat berbisik padanya….

" Aduhhhh.. lain kali aja ya Ndri… aq nggak bisa sekarang, sakit banget… aq nggak kuat…"

 Tapi dia nggak habis cara, dia menarik tubuhku lagi dan menelentangkannya di tempat tidurku… tubuhku terlentang di sisi tempat tidur, sementara kedua kakiku masih dilantai.. kedua kakiku di kangkangkannya lagi… kemudian dia mencoba lagi memasukkan batang penisnya ke lubang memekku….

" Ooouuwwwwhhh.. udah ndri udahhhh…. oogghhhhh…. aq nggak kuat… sakit bangett…. uuugghhhh… sakittttt Ndriiii…uuhhh"
" Sayang, aq udah nggak tahan nich.. sebentar aja ya… tahan dikit ya… sakitnya cuma sebentar kok" katanya mengiburku.

:: Dia mencoba memasukkan lagi.. tapi sakit yang aq rasakan membuat suaraku makin kencang aja….

" Oouuuuhhhwwwww… hmmm… udaahhh.. aq nggak tahannn… sakit bangettt… aaaghhhhh…mmmhhhh"


- Aq mencoba mendorong tubuhnya dan berusaha bangun… benar-benar aq nggak tahan rasa sakit itu… batang penisnya sungguh besar banget bagiku….

 Tapi aq lihat kalau Andri sudah sangat bernafsu… dia menubruk tubuhku sehingga aq terjatuh lagi ke kasur… sambil tetap berusaha memasukkan batang penisnya yang baru masuk sedikit ke lubang memekku….

" Oooohhh uuhhhhh.. ooouuuwwwhhhhh…. sakittt….." keringat makin membanjiri tubuhku….


- Mendengar aq mulai teriak keras, perlakuan Andri mulai kasar…. dia mengangkagkan makin lebar kedua kakiku dan kasar banget… menekan batang pesninya makin keras dan aksar banget….

" Diamlah… bentar aja kok… yaa….???"

 Tapi aq udah nggak tahan banget… aq meronta dan sambil berteriak kesakitan lagi….

" Udah Ndriii… udahh… sakit bangettt…."

:: Makin kers aja dorongan pantatnya dan penisnya menyodok lubang memekku….

" Uuugghhh… uugghhhhh…."


- Kayaknya Andri makin kesetanan… menekan makin keras, aq rasakan batang penisnya masuk lagi… demikian juga rasa sakit yang aq rasakan. Dia menekan lagi, makin masuk batang penisnya makin sakit… dia menutup mulutku dengan telapak tanganya dan diiringi tekanan kuat pantatnya, semakin masuk aja batang penisnya aq rasakan….

 Aq pun makin merinta…. aq mencoba membuka bekapan tanganya di mulutku. Tapi tenaganya lebih kuat lagi…. bahkan makin kuat dia menutup mulutku… makin kuat tekanan pantatnya… makin masuk batang penisnya di lubang memekku….


- Dengan kasarnya, dia melepaskan bekapan tanganya dari mulutku, dan memegang pinggulku dengan kedua tangannya… dan dengan hentakkan keras dia mendorong batang penisnya masuk ke dalam lubang memekku.. slheebbbb.. masuklah semua batang penisnya di dalam lubang memekku.

" Auuuwwwhhhh… hhhhh….aduuhhh… duhhhh… sakitttt…." rintihku.
" awwwwwwhhhh….hhhhhhh……."
" duhhh….aduhhh……sakit……." rintihku.
" Uuugghhh…." dia membiarkan sejenak batang penisnya di dalam memekku.

:: membiarkan aq merasakan batang penisnya dalam memekku.

 Kemudian dengan perlahan mulai mengeluarkan dan memasukkannya lagi berirama….


- Anehnya, rasa sakit yang tadi menyiksaku kini mulai hilang dengan kenikmatan luar biasa saat batng penisnya keluar masuk dari lubang memekku…. beberapa saat aq terdiam sambil memejamkan mata, mencoba menenangkan perasaanku….

" Emmpphh.. emmpphhh.. oghhh… hhhh…” mmppphhhh… ouuuwwwhhhh…"

 Tubuhku bergoyang-goyang mengikuti goyangan pinggulnya yang naik turun di atas memekku. Andri bener-bener menikmatinya.

" Ooghh… gimana sayangg…?" tanyanya.
" Mmmhhh.. mmhhhhh.. entahlah"
" Kamu kasar banget, Ndri….." kataku.


- Sepintas aq melihatnya tersenyum dan mencium keningku sambil terus menggoyang memekku yang makin basah dan kemerahan itu….

 Setelah beberapa saat, aq merasakan sesuatu yang bergetar di sekujur tubhku…. sesuatu yang seperti mau meledak didadaku dan sekujur tubuhku. Aq bergetar dengan hebatnya,,,, Andri tau kalau aq udah mau mencapai orgasme… dengan segera dia menggoyang memekku makn lama makin cepat… aq merasa geli, nikmat luar biasa dan belum pernah aq merasakannya.. dan kemudian….

" Ooohhhh… hhhhhhhh….." ternyata Andri juga udah sampai puncaknya.


- Andri memeluk tubuhku dengan erat… membenamkan batang penisnya makin dalam ke memekku… dan aq merasakan denyutan-denyutan penisnya di iringi semburan caitan hangat di dalam lubang memekku…. dia membiarkan penisnya masih tertancat di dalam memekku, samapai denyutan-denyutannya makin lama makin kecil… dia mencapai orgasmenya setelah sebelumnya aq juga meraih orgasme… Dia mencabut batang penisnya dari memekku, dan terlentang disampingku… yang juga udah lemas dari tadi.

 Beberapa saat kemudian, aq dengan sekuat tenaga berusaha bangkit menuju kamar mandi belakang mau bersihkan diri aq. Jelas aq nggak bisa tidur dengan keadaan gini… jijik….


- dia mencabut rudal nya dari memek aku , dan telentang disamping aku…yang juga udah lemas dari tadi.

 Aq terkejut melihat darah bercampur dengan cairan kental kekuning-kuningan di sekitar memekku dan pahaku… aq sempoyongan berusaha melangkah menuju kamar mandi.


- Ketika Andri mengejarku, memelukku dari belakang dan mencium leher belakangku… aq merasakan penisnya tegang lagi mengganjal di pantatku… dan dengan cepat pula memaksa memasukkan batang penisnya di memekku… slhheeebbbb…. ooohhh… oohhhh… penisnya langsung masuk sampai ke pangkalnya sekalian. KAkiku lemas banget… tapi tenaganya yang kuat menahan pahaku yang satunya sambil tetap memaju mundurkan pantatnya… menggoyang keluar masuk penisnya di memekku….

" Udahh… Ndriii, aq lemas banget.. nggak kuat lagi…"

 Tapi Andri tak memperdulikan ucapanku terus dan terus menggoyang memekku sampai aq merasakan semburan hangat itu memenuhi dalam memekku….

" Ooogghhh… Miraa… memek kamu nikmat banget… aq mau semalaman tancapin penisku di dalamnya.. ooogghhh…hhhhh"


- Aq nggak bisa pungkiri kalau aq merasa nikmat banget…. tapi aq akui juga kalau aq lemas banget….. Anehnya, setelah ejakulasi kedua… penis Andri nggak mati kayak pertama tadi. tetap tegang mengeras, besar….

 Andri mencabut batang penisnya yang baru aja menyemburkan pejuh di memekku, dan membantuku ke kamar mandi.

:: Sampai kamar mandi, dia menyiram seluruh tubuhnya pakai gayung…. dia mandi tengah malam….???


- Kemudian dia menarik pingulku, memelukku, dan menyiram lagi tubuh kami… dingin banget…. terus dia menyabuni tubuhnya, tubuhku,,,, semuanya….

:: kemudian menyiramnya lagi dengan air… makin dingin aja….

 Penisnya yany udah mulai loyo karena dingin, kini bangkit lagi saat dia menyiram memekku… segera dia mendorong tubuhku ke bak mandi. Menciumo bibirku… sambil tanganya masih mengelus-elus memekku… kami berciuman beberapa lama, sampai aq merasakan batang penisnya mulai menyentuh bibir memekku lagi…. ingin measukkanya, tapi agak susah…. karena licin yang tadi udah tersiram air….


- Dia mengangkangkan kedua kakiku lagi….dan dengan bantuan kedua tanganya, dia mencoba membuka lubang memekku dan mengarahkan batang penisnya kembali…. batang penisnya masuk lagi ke dalam memekku… aq hanya bisa merangkul lehernya karena aq sudah nggak kuat untuk berdiri lagi….

 Ternyata dinginya air malam itu membuat Andri lama keluarnya. Aq nggak tau berapa lama dia entotin aq di kamar mandi itu. Yang pasti aq merasa lama banget.. sampai memekku terasa perih… tapi aq dah nggak kuasa lagi meronta. Hanya berharap agar cairan kentalnya cepat keluar. Sampai beberapa saat, Andri mengerang dan menyembur lagi dalam memekku… tapi udah nggak sebanyak tadi.


- Kemudian dia membersihkan memekku dengan air, mengelap tubuhku dengan handuk… demikian juga tubuhnya dan membantuku kembali ke tempat tidur. Kami ketiduran dalam keadaan bugil malam itu. Dia memelukku dari belakang didalam selimut.

 Saat aq terbangun paginya, aq liat dia udah nggak ada lagi. Ternyata dia takut kalai ketauan nginap di kostku semalaman oleh tetanggaku. Makanya dia cepat bangun dan pulang….


- Sejak kejadian itu aq ketagihan sex. Kadang aq yang minta sma dia… ngundang dia ke kostku. Tapi jujur aha, aq nggak pernah ngentot sama cowok lain. Kalau aq butuh, aq pasti cari dia atau sebaliknya….
Entah gimana jadinya nanti kalau dia udah nggak ada dikota ini lagi…???
Kota Palu sangat berkesan bagiku…...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Wednesday, April 26, 2017

Nikmatnya Wanita Yang Penuh Birahi

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Nikmatnya Wanita Yang Penuh Birahi -
" Hallo?" kataku ketika tilepon tersambung.
" Hallo?" terdengar suara lembut sorang wanita tersambung.
" Ini pasti Ibu Muna, ya? Sy Robby Subakja, Bu…" kataku.
" Owhh, pak Robby.. apa kabar, pak?" tanya Muna ramah.
" Baik, Bu… bisa bicara dengan pak Ikbal, Bu?" tanyaku
" Suami sy kemarin sore pulang ke solo, Pak…." kata Muna.
" Owh begitu ya, Bu… Baiklah, kalau begitu sy pamit dulu saja, Bu…" kataku cepat.
" Sebentar, Pak Robby!" kata Muna menyela.
" Iya, Bu ada apa?" tanyaku.
" Nggak papa kok, Pak. Hanya saja rasanya kita sudah lama tak pernah bertemu" katanya.
" Iya, Bu. Kebetulan saja saat ini sebetulnya sy ada perlu dengan pak Ikbal tentang masalah bisnis kami, Bu" kataku.
" Ada yang bisa sy bantu, Pak Robby?" tanya Muna serius.
" Mmmm.. kayaknya nggak ada, Bu, makasih,,," kataku lagi.
" Sekarang pak Ikbal sedang dimana?" tanya Muna kian melebar.
" Sedang dijalan, Bu. Tadinya mau ketempat Ibu. Tapi ternyata pak Ikbal tidak ada dirumah…"
" Kesini saja dulu, Pak Robby!" ajak Muna.
" Gimana ya, Bu?" kataku ragu.
" Ayolah, Pak Robby… Teman suami sy bearti teman sy juga. Pliissss…" Pinta Muna.
" Baiklah, Bu sy akan mampir sebentar…" kataku setelah berfikir sejenak.
" Oke… sy tunggu, pak Robby. Byee" kata Muna sambil menutup telpon.


CERITA DEWASA - Nikmatnya Wanita Yang Penuh Birahi | Segera aq menuju ke rumah Ikbal, rekan bisnisku. Diteras sebuah rumah dikawasan cipinang indah, nampak seorang perempuan tersenyum ketika aq mendekat, itulah istri rekanku yang bernama Muna. Aq biasa memanggilna Ibu Muna. Usianya sektiar 36 thn, wajahnya enak dipandang. Kulit putih bersih, postur tubuh sedang saja. Yang membuatku suka adalah tubuhnya yang sexy dan terawat.

 Aq mengenalnya sekitar setahun yang lalu ketika aq mengantar Ikbal suaminya, pulan dari urusan bisnis. Sejak pertemuan itu kami masih saling bertemu. Dan memang dalam pertemuan-pertemuan itu mataku dan mata Bu Muna sering bentrok sepengetahuan suaminya. Dan kerlingan matanya kadang mengandng birahi terpendam.


- Bahkan pernah ketika aq nekat mengedipkan mata… ia membalsnya dengan menggigit bibir bwahnya dengan gaya yang binal… tapi itu semua belalu…..
Sampai pada suatu ketika….

" Mari masuk, pak Robby" katanya sambil membuka pintu rumahnya.
" Makasih" kataku sambil duduk di sofa ruang tamu.
" Mau minum apa, Pak Robby?" tanyanya sambil tersenyum.
" Aapa aja boleh, Bu…." jawabku sambil membalas senyumannya.
" Baiklah…" katanya sambil berbalik dan segera berjalan menuju dapur.

 Mataku tak berkedip melihat penampilan Muna pagi itu. Dengan mengenakan kaos tank top serta celana hotspan, membuat mataku dengan jelas bisa melihat punggung mulusnya serta bentuk dan lekuk paha serta pantat yang padat bulat bergoyang ketika dia berjalan. Bu Muna ini benar-benar bohay….

" Maaf, Pak kelamaan…" jata Muna sambil membungkuk menyajikan minuman di meja.


- Saat itulah jelat terlihat Payudara Muna yang montok. Darahku berdesir dibuatnya.

" Mari, Pak diminum…" katanya sambil duduk.

:: Kembali mataku selintas melihat selangkangan Muna yang dengan jelas menampakkan menggembungnya bentuk vagina Muna.

" Iya.. Bu… makasih…" kataku sambil meneguk minuman yang disajikan.
" Sudah lama sekali ya kita tidak bertemu…" kata Muna membuka obrolan.
" Iya, Bu. Sudah sekitar empat bulan sy tidak kesini…" jawabku.
" Senang rasanya bisa bertemu pak Robby lagi…." kata Muna tersenyum sambil menyilangkan kakinya.

 Kembali mataku disuguhi pemandangan yang indah luar biasa. bentuk pahanya yang sekal dan padat Muna membuat darahku kembali berdesir. Ini perempuan kayaknya bisa juga…, pikiranku mulai ngeres.

" Heii! Pak Robby lihat apa?" tanya Muna sambil tersenyum nakal ketika melihat mataku tertuju terus ke pahanya.
" Eh.. emm.. nggak papa, Bu…" jawabku kikuk.
" Hayoooo.. ada apa?" kata Muna lagi sambil tersenyum menggoda dan kerlingan matanya menatapku. Aq suka tatapan matanya yang terkesan binal.
" Jujur saja, Sy suka sekali melihat bentuk tubuh Ibu.." kataku memancing.
" Emangnya kenapa dengan tubuh sy?" tanya Muna sambil matanya menatap tajam mataku.
" Emmm… nggak ah… nggak enak mengatakannya…" jawabku agar dia penasaran.
" Nggak enak kenapa? Ayo donk pak Robby…" katanya penasaran.
" Sudah ah, Bu… malu…" kataku sambil tersenyum.
" Iiihh! Robby bikin gemse dech…." katanya sambil berdiri lalu menghampiri dan duduk disampingku. Aroma tubuhnya benar-benar membangkitkan birahku…..
" Sy cubit nih….! Ayo donk, pak Robby katakan apa?" katanya sambil mencubit tanganku.
" Yeee… Ibu orangnya agresif juga ya?!"
" Tapi suka, kan?" katanya manja.
" Iya sih, Bu…" kataku mulai berani karena melihat gelagatnya seperti itu.
" Kalu begitu, ayo donk pak Robby kasih tau ada apa dengan tubuh sy?" tanya Muna agak berbisik sambil tangannya di tumpangkan diatas pahaku.


- Aq tidak menjawab pertanyaanya, hanya tersenyum sambil mataku tajam menatap mata Muna.

" Iihh, kenapa pak Robby tak mau jawab sih?" suara Muna berbisik sementara matanya menatap nakal mataku.

 Beberapa saat mataku dan matanya saling menatap tanpa bicara. Sedikit demi sedikit kudekatkan wajahku ke wajahnya. Terdengar jelas nafa Muna mulai memburu disertai remasan tanbgannya dipahaku ketika bibirku hampir bersentuhan dengan bibirnya.

" Tubuh Bu Muna seksi sekali…" bisikku sambil mencium menempelkan bibirku ke bibir merahnya.
" Mmmhhhh… ssshhhhh…" desahnya ketika kucium dan kulumat bibirnya.
" Pantatmu semok bu Muna…." kataku sambil tanganku meremas pantatnya.
" Eeggghhhhh…" bu Muna mendesah.


- Bu Muna melepas bibirnya, lalu mendesakku semakin rapat. Bibibirnya terbuka… lalu melumat mulutku dengan penuh nafsu. Ia memutar-mutarkan mulutnya dan sambil mendesah ia memaguti bibirku.

 Tak kusangka nafus bu Muna begitu liarnya. Lumatan bibirku dengan sangat hot dam liar dibalas dengan pagutan yang lebih liar lagi. Lumatan bibir, hisapan dan permainan lidah bu Muna benar-benar membuat gairahku melambung tinggi. Apalagi ketika tangan kiri bu Muna dengan berani langsung memegang dan meremas kemaluanku yang sudah mulai mengeras dari luar celanaku. Tangan kananya dengan lembut memegang belakang kepalaku dan meremasi rambutku.

" Eemmmhhh…" desahnya ketika tanganku mulai menyentuh payudaranya yang montok menantang.


- Kami melepas lumatan bibir kami… lalu seperti dikomando kami saling menjilat leher… disela jilatanku di lehernya kudekati telinganya lalu aq berbisik…

" Ohh… bu Muna payudaramu montok…" desahku.

:: Aq begitu intens meremasi payudaranya.

" Eemmhhh… mmm kamu suka ya…mmhhh…" desahnya di telingaku.

 Bu Muna begitu liar menciumi dan menjilati leherke. Sesekali ia menggigit kecil. Lalu disela-sela jilatannya di leherku ia berbisik….

" Kita pindah ke kamar saja, pak RObby.." bisiknya.


- Ia melepaskan bibirnya. Matanya menatapku dengan nakal sambil tanganya meremsai batang kemaluanku… I memandangiku penuh birahi….

" Kita kekamar… aq mau ini.. aq mau penis ini…" desahnya mandja sambil meremasi batang penisku dan memandangi mataku dengan tatapan penuh nafsu.

 Aq tak sanggup menahan nafsuku yang sudah memuncak. Kukeluarkan lidahku lalu kujilati bibirnya yang tersebyum nakal itu….

" Mmmhhhhh…" desahku sambil mengusap lengannya dan mengjakanya bangkit.


- Segera kuikuti bu Muna ke kamarnya sambil sesekali memegang dan meremas pantat bulatnya. Di dalam kamr. Bu Muna tanpa segan lagi langsung melucuti semua pakaianya hingga dengan jelas aq bisa menyasikkan betapa sexynya tubuh dia. Aq suka payudaranya yang cukup besar dengan putingnya berwarna agak coklat. Apalagi ketika melihat vaginanya yang dihiasi bulu bulu yang tak terlalu banyak tapi rapi.

" Aoy donk cepat lepas pakaiannya…" kata bu Muna ketika melihatku belum melepas pakaian.

 Tubuhmu sangat indah, Bu… pinggul ibu sunggh bulat dan padat…” kataku tersenyum sambil membuka pakaianku.

" Apa yang paling pak Robby sukai?" tanya bu Muna sambil menghampiri dan membantu melepas pakaianku.
" Sy suka ini, Bu…." kataku sambil meremas payudaranya lalu meraba vaginanya.
" Hmmm, nakal…!!" katanya sambil memegang dan mengelus-elus penisku yang sudah mulai mengeras.


- Kurengkuh kepalanya lalu segera kulumat bibirnya, bu Muna pun segera membalas lumatanku sembari tangannya makin keras meremas penisku.

" Oooghhhh…" desah bu Muna ketika tanganku meremas payudaranya dan sesekali memilin putingnya.

 Sambil berdiri kami berciuman, saling meraba dan saling meremas. Sampai beberapa saat kemudian, kudorong dan kurebahkan tubuh mulus bugil bu Muna ke atas tempat tidur.

" Owhhhh… pak Robby! Nikmat…" desah bu Muna ketika bibirku memainkan belahan vaginanya sementara tanganku ,e,egang dan meremas payudaranya.
" Aahhh… ahhh… jilatanmu…." jerit bu Muna sambil menggelinjang ketika lidahku menjilati klitorisnya dan lubang vaginanya bergantian.


- Tubuh bu muna makin mengejang ketika sambil kujilat klitorisnya, kumasukkan jari-jariku ke lubang vagiananya. Terasa di jariku cengkraman-cengkraman pelan lubang vaginanya ketika jari-jariku kukeluar masukkan dengan perlahan.

" Aaagghhh…" jeritan bu Muna makin keras serta keras menjambak kepalaku dan mendesakkan kepalaku ke vagiananya.
" Aq nggak tahan, Robbyyhhh…. aq mau keluarrr…." jerit bu Muna sambil menggerakkan dan mendesakkan vaginanya kemulutku.
" Aaaghhh!!! nikmaattttt…!!!" jerit bu Muna ketika meraih orgasme, lalu tubuhnya melemas. Aq bangkit lalu kutindih tubuhnya.
" Bagaimana rasanya, Bu?" tanyaku sambil mengecup bibrnya.

 Bu Muna tak menjawab pertanyaanku, tapi membalas kecupanku dengan lumatan ganas walau mulutku masih basah oleh cairan vaginanya sendiri.

" Gantian ya, Pak…" kata bu Muna sambil tersenyum lalu bangkit.
" Mmmm.. nikmat, Bu…" kataku ketika penisku dikocoknya sambil sesekali bu Muna menjilati kepala penisku.
" Oogghhhh…" desahku ketika terasa mulut dan lidah bu Muna melumat dan menghisap penisku.


- Hisapan dan jilatannya sangat terasa nikmat luar biasa. Sangat lihay sepertinya bu Muna dalam hal ini. Apalagi ketika lidah bu Muna dengan tanpa ragu menjilat lubang duburku berkali-kali sembari tanganya tak henti mengocok penis. Apalagi ketika ujung jarinya dimasukkan ke lubang duburku, lalu mulutnya tak henti menjilat dan mnghisap penisku.

" Bu Muna… nikmat bangetttt…." kataku sambil terpejam lalu memegang kepalanya. Kemudian kugerakkan penisku keluar masuk mulutnya.
" Oohhh… nikmat sekali, Buu…" kataku sambil meremas rambut bu Muna. " Sudah deh… naik sini!" pintaku. Bu Muna menurut.

 Setelah menghentikkan hispannya, dia segera bangkit lalu segera naik ketubuhku. Kemudian dengan satu tangan dipegang penisku lalu diarahkan ke lubang vagiananya. Slheebbbb… tak lama kemudian vaginanya sudah mulai digerakkan ketika penisku sudah masuk.

" Sudah lama sekali aq memipikkan bercinta dengan pak Robby…" kata bu Muna sambil tetap menggoyangkan pinggulnya naik turun diatas penisku.
" Memamngnya kenapa, Bu… Mmmhhhh…" kataku sambil meremasi payudaranya yang bergoyang seiring gerakakan tubuh bu Muna yang bergerak naik turun dengan cepat.
" Emmhhh …. karena.. emmhh.. karena sejak pertama kita bertemu, aq sudah suka sama pak Robby. Aq tertarik pada pak Robby.. emmhhh…" kata bu Muna sambil mengecup bibirku.

:: Aq tersenyum lalu membalas kecupannya sambil meremas pantat bulatnya.

" Aghh, pak Robby.. nikmat sekali rasanya…" bisik bu Muna mempercepat goyangannya.
" Aaahhh… synggg… aaahhhhh" jerit bu Muna sambil tubuhnya bergerak makin cepat seperti meronta. Sampai akhirnya, serrr… serrrr… serrrrr… bu Munameraih orgasme.
" Aaaghhhhhh…" jerit bu Muna sambil mendekap erat tubuhku sambil mendesakkan vagiananya ke penisku. Tubuhnya mengejang hebat dan meronta nikmat yang amat sangat.
" Aagghhh… pak Robby… nikmat sekali…" bisik bu Muna sambil mengecup bibirku. Aq terseyum sambil membalas kecupannya.
" Mau posisi apa lagi, synggg?" tanya bu Muna tetap berada di atas tubuhku.
" Posisi kesukaan bu Muna apa?" aq balik bertanya.
" Doggy… mauu?" tanya bu Muna sambil senyum lalu mengecup bibirku.
" Whatever you want..", jawabku. -cerita sex selingkuh-
Bu muna bangkit lalu mulai nungging di pinggir tempat tidur. Tampak jelas lubang vaginanya merekah merangsang.. Segera kuarahkan batang penisku ke libang vaginanya, lalu slheebbb.. lhebbb.. Aq mulai mengocok penisku dlam-dalam di lubang vaginanya. Rasanya sangat nikmat luar biasa.
" Aaghhh.. nikmat banget lubang bu Muna… ohhh nikmatnya menyetubuhi bu Muna…." kataku sambil meremas pantat bu Muna.
" Eemmhhh.. oghh pak Robby… kocokkanmu nikmat.. oogghhh penismu dalem banget masuk dalam lubangku… oghh… entotin… masukkin sedalam dalamnya pak Robyyy… oohhhhh…" erang bu Muna sambil menoleh kearahku, sementara pantatnya digoyang-goyangkan dan diputar mengimbangi kocokkan batang penisku.
" Remassss… remasshhhh payudaraku, pak Robby…" desah bu Muna sambil meremas-remas payudaranya sendiri.


- Aq pun segera menuruti kemauan bu Muna. Sambil mengocok penis, tanganku segera memegang, meremas payudara dan memilin puting bu Muna bergantian.

" Aghhh ahhh.. nikmathhhh…." jerit lirih bu Muna sambil memegang tanganku yang sedang meremasi payudaranya….
" Oohhhh… rasanya penismu makin keras dan besar di dalam vaginaku… ohhh… entot aq… oh entotanmu… ohhhh nikmatnya luar biasa…."

 Lalu kembali merubah posisi. Ia langsung merebah mengangkangkan lebar kedua kakinya di tempat tidur… vaginanya benar-benar terlihat nikmat untuk di entot. Aq arahkan batang penisku ke lubang vaginanya… lali….

" Ooghhhh…. aaahhhhh…." kami mendesah bersamaan ketika penisku masuk ke dalam lubag vaginanya.

:: Bu Muna merangkul bahuku lalu menjilati leherku… dan berbisik….

" Oohhh… entotanmu nikmat… penismu panjang dan besar…. oohhhhh… dalam sekali pak Robby…."

 Aq pun tak kalah liar menjilati lehernya… dan kubalas bisikkannya….

" Vagina bu Muna tebal… vagina Ibu nikmat dientot… penisku keenakkan Buuu…."


- Kami terus berpacu di tempat tidur. Lalu tiba-tiba ia merangkulku erat. Tangannya meraih kepalaku….

" Pak Robby…." desah bu Muna.

 Aq mengangkat kepalaku… lalu menatap wajahnya.. ia menyentuh bibirku dengan bibirnya tetapi hanya sentuhan-sentuhan pelan…. bibir kami salng bergesekkan seirama goyangan pinggul kami yang saling menggenjot….

" Ooohhhhh… pak Robyyy.. aq bisa ketagihan dientoti penismu pak… oghhh… nikmat pak…." kedua tanganya berada dibelakang kepalaku. Bibir kami beergesekkan pelan….
" Aq juga bu Muna… nikmat sekali mengentoti vagina bu Muna… aq juga pasti ketaginah ngentot sama bu Munaa…."
" Aghhh pak aq ketagihan penismu…."
" Ooghhh bu Muna aq ketagihan vaginamu…"

:: Gerakkan pinggul kami makin lama makin ketat dan cepat…

" Ohh bu Muna… aq akan ketagihan sama bu Muna…." desahku.
" Oohhh… oogghhhh… aq mau setiap waktu ngentot sama pak Robby… kalau perli setiap hari pak Robby datang aja… kita bisa ngentot terus pak… oohhhhh….."
" Ketika entotan kami semakin liar…. dan nafas kami sudah tak beraturan… tiba-tiba ia menahan pinggulku… kami lalu bergerak pelan… ia memegang kepalaku… bibirnya menjilati telingaku…" sambil saling menggenjot perlahan ia berbisik….
" Pak Robby… aq lagi sybur pak…."


- Aq kaget mendengar bisikkannya yang penih birahi…

" Ohhh bu Muna…." desahku.

 Lalu aq pun mulai mengocok vagina bu Muna dengan entotan yang dalam. Aq meregangkan pahaku agar tusukkan penisku makin dalam.

" Tekan penismu sedalam-dalamnya pak… ogghhh… iya gitu pakk… masukkin yang dalam pak… ohhh gituu.. ohhh… iya tekan terusss…."
" Ahh pakk… aghhh.. masukin rahimku pak…. masukkan kepala penismu yang dalam kerahimki… oohhhh gituuu.. ogghhhh… pakkk.. oghhhhh…."
" Ohh bu Muna aq keenakkan bu oohhh… penisku rasanya mentok bu… oohhhh… nikmatnya buu.. ohh.. buu… buuu Munaaa… pejuhku lagi banyak buuu.. udah 2 minggu aq tidak ngentot sama istriku buuu…. ooghhh… buu…."
" Ooghhh pakk.. oghh… pak aq suka pakk.. aq suka pejuh banyak pakkk…"

:: Lalu tiba-tiba aq merasa penisku diperas dan dihisap lubag vagina bu Muna….

" Ooggghhh… buuu… oogghhhhh…." erangku tak kuasa menahan nikmat yang luar biasa.
" Iya synggg… oogghhh pakkk… nikmatnyaaa…."
" Oghhh… nikmat sekali, syng…" kataku sambil mempercepat kocokkan penisku karena sudah mulai terasa ada seseuatu yang ingin menyembur seiring rasa nikmat yang aq rasakan.
" Bu Munaaaa.. aq mau keluar buuu…."
" Keluarin aja di dalam, synggg.. sembur rahimku yang subur ini… aaahhh pak Robby…." kata bu Muna sambil mempercepat goyanganya.
" Oogghhhh akan kusembur rahimmu yang subur ini bu Munaaa… aq akan semburkan pejuhku sebanyak-banyaknya dalam rahimmu buu…. oogghhh… ogghhh… buuu…. ogghhh… bu Munaaa… aq akan membuatmu hamil bu Munaa.. aq akan mengahmilimu bu Munaaa… oogghhhh…."
" Iya pak Robyy.. entoti… ogghhhh… entotin vaginakuuu.. oghh… pak Robyy.. semburkan pejuhmu sebanyak-banyaknya… sirami rahimku.. oggh … hamili aq… entoti sampai aq bunting pak Robby… aq pasti hamil oleh pejuhmu… oghhhh… aq relaa pak robby entot sampai hamil…."


- Kupercepat kocokkan penisku di vaginanya sambil meremas payudaranya, lalu tak lama kemdian kudesakkan penisku dalam-dalam ke vaginanya… crett.. crett.. crett.. crettt… pejuhku menyembur sangat banyak di dalam vagiananya seiring rasa nikmat kurasakan. Aq terus desakkan penisku dalam-dalam ke dalam rahim bu Muna sambil kukertahkan otot dan nafasku agar pejuhku keluar sebanyak-banyaknya… sampai kurasakkan pejuhku habis keluar… aq lakukan semua itu sambil menjilati biirnya….

" Ooghhhh… pak Robby banyak sekali pejuhmu… oogghhh… rahimku terasa hangat oleh pejuhmu.. oogghhhh semprot terus pejuhmu yang banyak … oohhhh iyaaa… oogghhhh iyaaa…." kata bu Muna sambil meliuk-liukkan pinggulnya…
Aq merasa lubang vaginanya meremasi dan menghisap batang penisku… kepala penisku serasa di hisap-hisap oleh vaginanya… Bu Muna seolah ingin meremas pejuhku sebanyak-banyaknya.
" Ooghhhh… aq juga keluar paakkk…" desahnya…
" oogghhh… pak Robby… aq nikmat pakkk… aq puas sekali pakkk…. aaggghhhh… nikmatnya pakkk…."

 Lalu akhirnya irama pergumulan tubuh kami berhenti… ia mendesah dan memeluk kepalaku dalam dadanya… nafas kami terengah-enbgah… lalu bisikanya terdengar lirih…

" Penis pak Robby nikmat… penismu panjang dan besar pakk… aq suka ngentot sama pak Robby…"
" Bu Muna juga hebat,, vagina bu Muna tebal dan tembem… payudaramu besar bu… tubuh bu Muna semok… vagina ibu nikmat dientot…." kataku lirih.
" Kapanpun pak Robby mau, aq mau dientoti pak Robby… aq suka birahimu pak Robby.. penis pak Robby panjang dan besar… aq bisa ketagihan ngentot sama pak Robby…" kata bu Muna sambil tersenyum lalu mengecup biirku.
" Aq juga suka sama bu Muna… aq juga suka birahi dalam tatapan matamu bu… aq juga suka ngentoti Ibu kapan aja… oohhhh…" kataku sambil mengelus punggung bugilnya.
" Aq mandi dulu, pak Robby… mau ikut..?" tanya bu Muna sambil bangkit dan turun dari tempat tidur.
" Mandi bareng bersama wanita cantik siapa yang mau nolak?" kataku sambil bangkit pula dari tempat tidur.
" Iihh Genitt!!!" katanya sambil mencubit tanganku.
" Kalau sudah kena air, bisa ronde kedua donk…" bisik bu Muna sambil memeluk tubuh bugilku.
" Siapa takut…" jawabku sambil mencium bibirnya. Bu Muna,, aq syng kamu…...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Tuesday, April 25, 2017

Nikmatnya Vegina Ira Yang Berdenyut

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Nikmatnya Vegina Ira Yang Berdenyut - Perkenalkan namaku Ira (27 thn), seorang wanita keturunan yg sudah memiliki seorang anak dari suami yg sangat kucintai dan kusayangi. Akan tetapi ada satu sifat dari diriku yg tak dapat kukendalikan, aq merasa bahwa aq tak dapat hidup dan bercinta hanya dengan 1 pria, aq senang menggoda dan bercinta dengan pria yg kuanggap menarik, dan setelah itu meninggalkannya untuk kembali pada suamiku...!!


CERITA DEWASA - Nikmatnya Vegina Ira Yang Berdenyut | Singkat cerita. Sejak duduk dibangku SMP aq sudah mulai merasakan kejanggalan ini, dan yg mendukung sifatku ini adalah aq selalu dikelilingi oleh para pria yg menarik. Pertama kali aq bermasturbasi adalah sewaktu aq berumur 14 thn, aq suka memainkan putingku dan klit ku sambil membayangkan merasakan nikmatnya bercinta. Dan dari masturbasi ini, aq mendapatkan kepuasan yg luar biasa.

 Pacar pertamaku saat aq berumur 16thn adalah Irfan, dia lebih tua lima thn dariku, dia sudah cukup berpengalaman dalam hal sex, karena dia tau aq suka berfantasi, maka dia sering mencium dan mengulum bibirku dengan penuh birahi. Apabila kebetulan rumahku kosong, kami sering melakukan oral sex di kamarku.


- Aq paling terangsang bila dia memainkan puting susuku, mengulum dan menjilati sampai basah dan tangan satunya memainkan klitku. Karena aq terangsang, maka kuberanikan diri untuk memegang batang kemaluannya. Kumasukkan tanganku ke alam celananya, kuelus buah zakarnya, pangkal dan kepala kemaluanya. Dia mengerang, ujung kepala kemaluanya telah basah, kumainkan dengan jari telunjukku, dia semakin kencang mengulum puting susuku, dan mendesah keeanakkan. Memekku mulai berdenyut, cairan kenikmatan itu makin banyak keluar dan aq semakin tak tahan.

 Kudorong tubuh Irfan sehingga posisiku berada diatasnya, kutarik celana dan CD nya dan terpampanglah batang kemaluanya yg tegang mengeras. Aq belum pernah melihat benda itu sebelumnya, oleh karena itu aq cukup terkejut, tetapi nafsuku untuk mengoral batang kemaluan Irfan lebih besar dari rasa terkejutku.


- Kupegang lembut batang kemaluannya, dengan perlahan tanganku naik turun mengikuti irama erangan Irfan, kuelus dan kuciumi hingga puas. Irfan menggelinjang nikmat. Kujilati, kukulum dan kuhisap perlahan dan sesekali kugigit pelan, erangan Irfan semakin tak beraturan.

" Ssshhhh…, aq sudah nggak tahan lagi… aq mau keluarr….!" katanya waktu itu.

 Aq tak dapat menjawab, karena mulutku sedang mengulum batang kemaluannya, aq hanya mendesah, menjilat, menggigit dan menghisap. Memekku kembali berdenyut-denyut. Sambil menghisap batang kemaluan Irfan, kumainkan puting susuku secara bergantian dengan klitku. Aq pun sudah hampir meraih orgasme, kugeser posisi tubuhku hingga membentuk poisisi 69, dan Irfab dengan cepatnya menjilat serta menghisap memekku.

" Aaghh… Ira… keluarkan sayang… aq sudah nggak bisa nahan lebih lama lagi, aq mau keluaaarrrr… ooogghhh… ahh.. aahhh…..!" eranganku dan erangan Irfan semakin tak beraturan dan menyemburlah pejuhnya di dalam mulutku.


- Aq masih mengulum, menghisap dan menjilati sisa-sisa pejuhnya, batang kemaluan Irfan berdenyut-denyuy dan setiap kali kuhisap, dia menggelinjang. Irfan juga menjilati memekku dan menghisapnya.

" Ooghhh, it feels so good.." batinku waktu itu.

 Aq pun tergeletak lemas di samping Irfan sambil masih memainkan puting susuku yg basah terkena pejuhnya, rasanya puting susuku masih mengeras dan masih minta untuk dihisap dan dikulum, memekku pun masih berdneyut, rasanya masih ada yg mengganjal meminta untuk dilampiaskan.


- Akhirnya dalam posisi terlentang, tanganb kananku memainkan memekku dan tangan kiriku memilin-milin puting susuku, kusap-usap dan kutekan tangan kananku di memekku semakin cepat dan cepat sambil memejamkan mata dan membayangkan batang kemaluan di dalam memekku.

:: Irfan yg dari tadi memperhatikanku mulai beringsut mendekatiku dan berbisik,

" Mau aq bantu sayang…? biar kamu dapat kepuasan lebih….?"

 Aq hanya mendesah dan mengiyakan dan mulai mengerang saat Irfan menggigit pelan puting susuku, dimainkannya satu persatu. Dikulum, digigit, dijilat sampai akhirnya memekku bertambah basah dan ada sesuatu yg mendesak ingin meraih puncak kenikmatan. Tubuhku bergetar hebat dan Irfan pun semakin liar meremas-remas buah dadaku. Aq terkulai lemas dan tercapai sudah keinginanku untuk mendapatkan multi prgasme.

2 thn kemudian

- Saat ini aq sudah tdk berhubungan lagi dengan Irfan dan aq mempunyai seorang pacar yg umurnya jauh lebih tua dariku, 10 thn bedanya. Menurutku dia seorang pria yg cukup berpengalaman, terutama dalam hal sex, akan tetapi dia menganggapku anak kecil yg sama sekali belum mengerti tetntang nikmatnya sex. Walaupun aq masih tetap perawan (aku dan irfan hanya melakukan oral), tetapi aq benar-benar ingin merasakan nikmatnya bercinta.
Namanya Indra, aq sangat menyukai tanganya yg kekar dan pantatnya yg berisi, entah mengapa, aq selalu terangsang bila melihat tangan yg kekar dan pantat berisi. Aq ingin sekali dia mengentotku, dan aq berfikir bagaimana caranya dia tergoda olehku.

 Waktu itu hari minggu, dan aq dirumah hanya dengan pembantuku. Kedua orangtuaku sedang pergi keluar kota. Aq baru saja bangun tidur waktu kudengar pembantuku menerima telpon dari Indra, dan Indra mengatakan kalau di akan sampai dirumahku 15 menit lagi. Mungkin karena sudah beberapa ini produksi hormonku meningkat, aq merasa teruse menerus terangsang dan sangat bernafsu sekali.


- Kuambil baju tidurku warna hitam yg berupa tank top dengan belahan dada rendah dan transparant, sehingga memperlihatkan buah dadaku yg montok, puting susuku yg mengeras menonjol keluar seperti sedang mempersiapkan diri untuk dihisap. Kuganti CD ku dengan g-string warna hitam senada dengan atasanya. Kuoleskan parfum kesukaan Indra di telingaku dan belahan buah dadaku.

 Aq berpesan pada pembantuku, bila Indra datang, suruh saja langsung ke kamarku, karena aq agak sedikit pusing. Aq kembali berbaring di ranjang, menutup kembali selimutku dan berpura-pura tidur sambil menunggu kedatangan Indra.


- Tak lama kemudian Indra datang. Setelah pembantuku meympaikan pesanku, kudengar perlahan-lahan Indra masuk ke kamarku. Bau harum menyegarkan dan merangsang datang dari tubuh Indra, Indra duduk pinggir ranjang sambil membelai rambutku dan membisikkan sesuatu di telingaku.
" Hai, sayang.. kata bibi kamu sakit…? pusing kenapa sayang…?" katanya mesra sekali.

 Aq menggelinjang dan membalikkan badanku menghadap Indra. Sekilas sempat kulihat dia menelan ludah kerna pahanya tersnggol oleh buah dadaku, kusandarkan kepalaku di pahanya dan kutarik sedikit selimutku ke bawah, sehingga dia dapat melihat dengan jelas gundukkan buah dadaku. Kupeluk pinggangnya sehingga posisi wajahku menghadap ke perut dan kemaluannya, lalu kemudian aq bangkit dan duduk di pangkuannya.

:: Kupeluk lehernya, kubisikkan ditelinganya dengan desahan nafasku yg hangat,

" Aq pusing karena kamu nggak datang-datang sayang…."

Indra membalas pelukanku, diciuminya leherku sambil berbisik,

" Mmmhhh, kamu seksi sekali, baumu sungguh membuatku terangsang, kamu tau aq paling nggak bisa tahan kalau kamu pakai parfum ini… nanti kalau nggak tahan gimana…?"


- Kueratkan pelukanku dan menempelkan buah dadaku ke dadanya sambil kugesek-gesekkan, kucium telinganya, kujilati lehernya.

" Kalau nggak tahan, ya dikeluarin ajaaa… aahhh…"

 Aq merubah posisiku menjadi menghadap ke arahnya dengan kedua kakiku mejepit pinggulnya. Kuremas rambutnya, semerbak wangi kelakiannya membuat memekku berdenyut. Indra mengangkatku dan merebahkanku di atas ranjang, Indra menciumi dadaku, melepas tali tank topku dengan mulutnya satu persatu, menyembulah buah dadaku. Indra mulai memainkan buah dadaku dan menjilat putingku, sementara tangan satunya meremas buah dadaku yg satunya.

" Ooohhhh…, Indra… aq paling terangsang kalau putingku dimainkan, aq bisa lakukan apa aja yg kamu minta, asal jangan berhenti memainkan putingku… aacchhh… sshhhhh…!"


- Indra semakin bernafsu mendengar ucapanku dan eranganku, batang kemaluanya sudah mulai mendesak dari celananya, kurasakan hal itu dan aq pun tak tahan untuk tdk memegang batang kemaluanya. Kubuka kancing celananya dan tangaku masuk kedalamnya, kurasakan cairan hangat di kepala kemaluannya dan hangat batang kemaluannya, Indra mengerang nikmat sambil menggigit pelan putingku. Setelah itu dia menciumi sekujur tubuhku hingga aq terangsang hebat.

 Indra memang sangat lihay dalam hal ini, setelah itu aq berpindah ke depan batang kemaluannya dan mulailah aq melakukan aksiku membuat laki-laki tergila-gila. Kucium kepala kemaluannya, kujilat cairannya, kumasukkan kepala kemalauannya ke dalam mulutku, kuhisap dan kumainkan dengan lidahku.


- Indra masih memainkan buah dadaku sambil mengerang nikmat, kumasukkan lagi batang kemaluannya lebih dalam ke mulutku sambil kukocok-kocok dengan mulutku naik turun. Pertama perlahan, makin lama makin cepat. Donie semakin kuat meremas buah dadaku dan kemudian dia menarikku ke atas tubuhnya.

 Indra melepas CD ku dan aq duduk di atas batang kemaluannya, kugosok-gosokkan memeku di atas batang kemaluannya sambil menggoyangkan tubuhku dan meremas serta memaiinkan puting susuku. Aq mengerang, dan Indra tampaknya saudah sangat terangsang oleh gerakan-gerakan tubuhku. Dia duduk dan diangkatnya aq hingga batang kemaluannya tegang mengeras dan siap menusuk ke lubang memekku.

:: Aq memeluknya dan berbisik,

" Sayang, I'm still virgin, so do it smoothly, because I want to feel the excitement.."
" Sure, sweetheart.. I'll do this very, very gently so you won't forget this moment.."


- Dengan pelan Indra mulai memasukkan batang kemaluannya, terasa sempit, akan tetapi karena didorong oleh nafsuku yg sudah melambung tinggi dan Indra melakukannya dengan sangat berhati-hati, lama-lama seluruh batang kemaluannya telah masuk ke dalam lubang memekku dan terasa nikmat sekali.

 Ooghh…, Indra mulai menggoyangkan pantatnya dan aq mulai mengoyang-goyangkan pinggulku. Cairan yg keluar dari memekku memang sangat membantu, terasa sempit, mencengkram namun tdk sakit. Indra semakin mempercepat menggerakkan batang kemaluannya, keluar masuk. Oogghh, rasanya nikmat luar biasa. Peluh membasahi tubuh kami, hawa dingin yg keluar dari AC sudah tak dapat mendinginkan kami yg sedang dibakar gairah.


- Sambil menggoyangkan tubuhnya, Indra kembali menghisap puting susuku dan membuatku gila. Rasanya aq tak ingin dia melepaskan hisapannya. Kupeluk tubuhnya dan kujilat lehernya, kulumat bibirnya sambil mengerang nikmat.
Indra membisikkan sesuatu padaku,

" Ganti posisi yuk, sayang… aq yakin dengan posisi ini kamu bakalan ketagihan ML…"

 Indra kemudian mengangkat dan memutar tubuhku, sehingga aq membelakanginya, dia melakukan gaya doggy yg pada saat itu aq belum pernah membayangkan sampai kesitu.


- Indra kembali memasukkan batang kemaluannya ke lubang memekku dan maju mundur, dari perlahan hingga semakin cepat. Pengalamanku kali ini sangat luar biasa, belum pernah aq merasakan kenikmatan yg seperti ini. Memang benar kata Indra, ini akan membuatku ketagihan. Semakin cepat Indra menggerakkannya, semakin aq terangsang dan merasakan sesuatu kenikmatan luar biasa yg berbeda dengan yg kurasakan pada saat masturbasi maupun oral sex.

:: indra memelukku dari belakang, meremas buah dadaku dan membisikkan,

" Ohhh.. aq mau keluar… kamu sangat luar biasa, kamu bisa membuatku begitu terangsang dan aq nggak mau kehilangan kamu… ogghh… ogghhh..ohhhh…"
Bersamaan dengan keluarnya pejuh Donie, aq pun merasakan yg sama, cairan hangat milik Indra membasahi memekku. Bau khas kejantanan itu menyentuh penciumanku. Aq mengatakan bahwa aq tdk menyesal melakukan hal ini, karena ini timbul dari keinginanku, tetapi Indra mengatakan berkali-kali bahwa dia tak mau kehilangan diriku...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Monday, April 24, 2017

Buk Ratna Yang Mengoda

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Buk Ratna Yang Mengoda - Minggu pagi ini langit begitu cerah, rumah Lita ramai dipenuhi oleh tamu, yang sebagian besar adalah anak-anak temannya Edo...!!


CERITA DEWASA - Buk Ratna Yang Mengoda | Singkat cerita. Tepat di hari minggu ini Edo merayakn ultahnya yang ke 13 tahun, banyak teman yang hadir di acara ultahnya. Lita terlihat sibuk mengurus keperluan acara tersebut, dia kesana kemari untuk melihat kesiapan acara. Lita mengurusinya sendiri karena suaminya tak berada di rumah, seminggu yang lalu suami Lita kembali berangkat mengurusi pekerjaanya.

 Suami Lita mendapat jatah proyek di pulau Sumatra tepatnya di Propinsi Riau. Saat mengantar suaminya di bandara bersama Edo seminggu yang lalu, suami Lita berpesan padanya Lita untuk menjaga kehamilannya. Wajah Lita terlihat murung. Namun berbeda saat ditinggal suaminya untuk mengerjakan proyek di Sulawesi, Lita justru tidak terlihat murung sama sekali. Karena dengan keberangkatan suaminya bekerja, dia dengan leluasa bisa menikmati kontol dari para selingkuhannya.



- Pada waktu suaminya berada di rumah Lita kurang bebas untuk memuaskan nafsu birahinya Pak Sam dan Pak Gono. Dan ketika suaminya menjanjikan untuk pulang seminggu sebulan sekali, Lita justru melarangnya dengan membikin seribu alasan.

 Kembali tentang acara ultah Edo, tamu undangan sudah mulai berdatangan sementara Lita masih sibuk kesan kemari dengan perut yang mulai membesar. Usia kehamilan Lita menginjak bulan ke 5 yang membuat gerakannya agak susah.

" Pak tolong kado-kadonya ditaruh di meja semua ya"
" Baik bu"
" Oya mbak nanti kue ultahnya jangan dikeluarin dulu kalau belum waktunya tiup lilin"
" Iya bu"
" Mbak itu makanan sama minuman yang untuk tamu sering-seing di cek ya jangan sampai kehabisan"



- Begitulah kesibukan Lita yang mengatur semuanya sendiri, sebagai kepala divisi di sebuah perusahaan itu bukanlah hal sulit untuk Lita melakukannya.

 Setelah belakang sudah beres, Lita berpindah menuju depan untuk menyambut para tamu yang datang. Dengan ramah Lita menyalami satu persatu tamu undangan yang hadir, yang kebanyakan teman Edo.



- Menjelang acara dimulai, tamu yang datang mulai berkurang. Lita yang baru saja akan ikut bergabung dengan tamu undangan di dalam ruangan, tiba-tiba munculah sesosok laki-laki yang tak asing bagi Lita, yaitu Pak Dimas. Dia datang berpakaian santai beda dengan penampilan yang selama ini di lihat Lita di kantor.

" Selamat pagi bu Lita" sapa Pak Dimas.
" Pagi juga Pak Dimas" jawab Lita.
" Bu Lita pagi ini terlihat sangat cantik sekali" kata Pak Dimas basa-basi.
" Pak Dimas bisa saja deh" timpanya malu-malu. Lita lantas memanggil anaknya yang lagi asyik berbaur dengan teman-temannya.
" Edo sayang sini sebentar nak"
" Iya Ma" jawab Edo berlari menuju mamanya yang sedang berbincang dengan Pak Dimas.
" Kenalain Bos mama di kantor, namanya Pak Dimas ayo Edo kasih salam sama Pak Dimas" kata Lita mengenalkan Pak Dimas pada Edo anaknya. Edo pun lantas menyodorkan tangannya untuk bersalaman dengan Pak Dimas tak lupa juga Edo mencium tanganya.
" Kenalin Pak, ini anak saya namanya Edo"
" Oh ini toh yanga namanya Edo?" kata Pak Dimas sambil mengelus kepala Edo.
" Iya Pak" jawab Edo singkat.
" Sudah gede kamu ya, ngomong-ngomong ni ulang tahun yang keberapa?" tanya Pak Dimas.
" Yang ke tiga belas Pak" jawab Edo.
" Ini ada kado dari saya jangan dilihat dari harganya ya?" kata Pak Dimas sambil menyodorkan bingkisan kado pada Edo.
" Iya Pak terima kasih" kata Edo senang.
" Oya katanya Edo mau punya adik ya?" tanya Pak Dimas diluar tema ulang tahun. Tiba-tiba Pak Dimas membicarakan soal kehamilan Lita yang membuat Lita agak sedikit terusik.
" Hehehe iya Pak" jawab Edo.
" Mamanya dijaga ya, jangan sampai kecapekan" pesan Pak Dimas untuk Edo
" Siap Pak, maaf Pak Dimas dan mama, Edo kebali kesana dulu ya sama teman-teman Edo" pamit Edo.
" Iya Edo silakan" jawab Pak Dimas.

 Edo berjalan meninggalkan Lita dan Pak Dimas tanpa mengetahui tentang hubungan mamanya dengan bosnya itu.

" Ih Pak Dimas kog pake bilang gitu segala sih sama Edo"
" Kan ya benar kamu harus jaga diri dan tak boleh kecapekan"
" Kan Pak Dimas yang bikin saya jadi capek"
" Capek tapi enak kan?heheheee…"
" Pak Dimas bisa aja deh"
" Ayo Pak kita kesana acara sudah mau mulai"
" Ayo, tapi nanti jangan lupa ya?"
" Iya Pak beres,hehehee…"



- Acara demi acara sudah dilalui sampai akhirnya pada acara puncak yaitu meniup lilin dan memotong kue tart yang berukuran cukup besar itu.

" Kini saatnya kue tart dibawa keluar" kata pembawa acara memberi aba-aba agar kue tart yang telah disiapkan untuk dibawa keluar ditengah-tengah acara.
" Tiup lilinnya tiup lilinnya tiup lilinnya sekarang juga sekarang juga"

 Semua para undangan ikut bernyanyi mengikuti nyanyian pembawa acara yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Edo. Setelah lilin yang berjumlah 13 itu tertiup semua, giliran memotong kue tartnya. Pembawa acara bernyanyi kembali mengiringi acara potong kue yang akan dilakukan oleh Edo sendiri.

" Potong kuenya potong kuenya…"

:: Usai Edo memotong ku para tamu undangan bertepuk tangan dan mengucapkan selamat pada andi yang berulang tahun.

" Potongan kuenya mau dikasih siapa?"
" Ini buat Mama"



- Edo pun menyerahkan potongan kue pertamanya pada Mamanya.
 Lita pun menereminya dengan semringah dan segera memberi ciuman di di dahi serta memberi nasehat.

" Edo udah besar, udah mau punya adek nggak boleh nakal ya"
" Iya Ma…."

 Acara pemotngan kue ultah anak Lita sudah selesai, dan dilanjutkan dengan permainan dan hiburan.



- Lit dengan diam-diam meninggalkan kerumuman undangan di halaman rumahnya dan berjalan menuju kerumah.

 Acara pemotongan kue ulang tahun anak ambar sudah selesai, dan dilanjutkan dengan game dan hiburan untuk semua undangan.



- Lita melanjutkan menuju kearah tangga dan melangkah menuju ke lantai 2.
Setelah memastikan sekali lgi bahwa tidak ada orang lain yang melihatnya, Lita segera masuk kedalam kamarnya.

 Pak dimas sedang berbaring di atas tempat tidur dengan santai tanpa sehelaipun pakaian menutupi tubuhnya.

" heehhh… hehhhh…heehhhhh"



- Nafas Lita mulai terdngar berat dan tak beraturan karena nafsu birahinya yang semakin menggelora melihat batang kemaluan Pak Dimas.

" hhhhheeeehhhh… hheehhh…hhaahhhh"

 Meskipun hampir setiap hari mereka selalu bercinta di kantor, Lita selalu merasa sangat terangsang ketika bersama Pak Dimas.

" Eeehhhh… hheehhhhh"



- Pak Dimas bangkit dari kasur tepatnya berbaring dan meyambut Lita yang terlihat semakin bergairah.

" Aagghhh masukkin meqiku yang basah ini"
" Aaghh Bu Lita"
" Pak Dimas hheeehhhhh"
" Bu Lita sudah nggak sabar ya.."
" Aq sudah kangen sama penismu pak oghh entotin aq"
" Aq juga sudah nggak sabar ngentot Bu Lita…"

 Pak Dimas dan Lita berpelukan erat, tangan mereka saling meraba dan meremas tubuh mereka satu sama lain.



- Mereka berciuman mesra dan hot, mulut mereka saling mulumat sementara lidah mereka saling membelit.

 Air liur mereka bercampur menjadi satu dan mereka pindahkan dari mulut kemulut sehingga sebagian ada yang menetes dari tepi bibirnya.

" Oghh… ayo penisku di hisap dulu Bu"
" Oghh iya pak penis oghhh"



- Lita mulai menrunkan tubuhnya hingga kepalanya kini sejajar dengan selangkangan pak Dimas dengan penis yang sudah tegang mengeras.
Penis pak Dimas tegak mengeras di depan wajah Lita dan terus berdenyut-denyut seakan akan segera menyemprotkan pejuh.

 Lita dengan hati berdebar mulai memeganng batang penis Pak Dimas dengan tangan kanannya dan mulai mengocoknya pelan.

" Ooghh… penismu pak besarr"
" Ooghh… sshhh bu Lita".



- Lita pun mulai mengulum batang penis itu tanpa kesulitan sambil menghisapnya dan sesekali lidahnya pada buah zakar pak Dimas.

" Emmpphhh… sreeeeppppp"
" Oghh bagaiaman rasanya penisku bu…?"
" Nikmat sekali pak besaarhhh sreepppp"
" Emmmmnnhhhh… heehhhh"

 Pak Dimas menarik rambut Lita yang sebelumnya tertata rapi hingga berantakkan tak beraturan.

" Ooghhh terus bu hisap yang kuat"
" Eeghhhh empppphh eppehmmhhh slreppp”
" Ooooohhhhhh"



- Pak Lita menahan kepala Lita sehingga gerakan mengulum batang penisnya berhenti dan mengeluarkan batang penisnya dari mulut Lita.

" Ooghhh sekarang siap siap ku entot bu…"

 Pak Dimas menaruk tubuh Lita dan membalikkanya sehingga posisi Lita sekarang nungging membelakangi pak Dimas.
Rok Lita disingkapkan ke atas pinggulnya menampakkan bongkahan pantat bulat padat Lita.

" Ooghhh berikan penismu pakkk"
" Ooghhh terima penisku di mewi Ibu…"
" Heeeennnhhhhhhhhhh" Lita mendesah pelan ketika kepala penis pak Dimas mulai membelah bibir meqinya.
" Hhhnnnnneeehhhhhhh"
" Eeeggghhhhhh"
" Masuk pak Ooghhh meqiku terasa penuh sekali ogghhh"



- Pak Dimas melesakkan batang penisnya dalam-dalam di meqi Lita dan setelah itu mulai mengocok maju mundur meqi Lita yang sudah basah dan licin itu.

" Ooogghhhhhh iyyaahhhhh terus kocok terusss paakkk"
" Ooghhh bu Lita heeggghhhhhh"
" Kocok teruss pak meqiku… ooogghhhhh"
" Oogghhh… oghhh.. oghhh"
" Iyaahhhh yaahhhh"

 Tangan pak Dimas membuka paksa baju Lita lalu merenggut BH yang dibaliknya keatas toket Lita.

:: Toket Lita yang montok tersembul menantang setelah terbebas dari kungkungan BH berwrna putih itu.

" Oooghhhhhh"
" Emmmmpphhhhhhh"
" Ooghhh pakk terushh paakkk kocok lebih dalam sampai mentokk oogghhhhh"



- Tangan pak Dimas meremas-remas toket Lita dan sesekali jari-jari pak Dimas memilin-milin putingnya sehingga menyebabkan air susunya keluar.

" Ooogghhhhh… oogghhhh"
" Ayoo pakkk kocok meqiku lebih cepat oghh.. oghhh…"
" Ooghhh bu Lita meqimu sempit dan nikmat oghhh"
" Aaaghhh lagi pak terus terus kocok pakk"

 Pak Dimas menyosorkan mulutnya ke puting Lita dan mulai menghisapnya kuat-kuat agar keluar air susunya.

" Oooohhhhhhhh"
" Heehhhhhhh.. creeekkkkk"
" Iyyaahhhhh pak terushhhh hisap toketku pak ooghhhhhh terusss yang kuatt"
" Heeehhhhhhhhh creekkkkkk"
" Hooooooohhhhhhhh"



- Sambil terus menghisap toket Lita pak Dimas semakin mempercepat kocokkanya pada lubang meqi Lita.

" Ooghhhhhh iyyaahhhh teruss paakkkkk"
" Mmmmmmpphhhhhhh creeekkkkk"
" Terusss kocok meqikuuu terussshhhhh"
" Aq mau keluarrr buuu aq mau keluarrrrr"
" Semburkan pejuhmmuuu dala meqiku oaakkkk"
" Ooghhh terima pejuhku buu aq sebentar lagi keluaarrrr"
" Oghh semburkan pejuhmu pak sirami janin dalam perutku ini oogghhhh"
" Ooooogghhhhhhhhhhhh"

 Pak Dimas menyemburkan pejuhnya yang hangat dalam meqi Lita sampai meluber hingga menetes keluar.

" Heeeeehhhhggghhhhhh"
" Kamu benar benar lonteku buu ooogghhh"
" Iyaahhh aq lonte bapakkk ooghhh"
" Oghh semoga calon bayi dalam perut Ibu tumbuh sehat dengan pejuhku.."
" Iyah pak semoga oogghhhh"..!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Sunday, April 23, 2017

Bunyi Gesekan Yang Nikmat

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Bunyi Gesekan Yang Nikmat - Perkenalakan aq Ade (nama samaran) usia 30 thn, wni keturunan cina-manado, tinggal di kota Semarang. Aq bekerja di pengelolaan gedung mall yang cukup besar di kota ini...!!


CERITA DEWASA - Bunyi Gesekan Yang Nikmat | Singkat cerita. JDitempat ini, aq tak hanya dikenal sebagai salah satu staf perusahaan, tapi juga orang mengenal aq sebagai ‘dokter’, walaupun aq tak pernah merasakan bangku kuliah di kedoktoeran, tapi karena kemampuanku untuk mengobati sebagai penyakit baik penyakit medis maupun nonmedis, mereka sering datang ke kantorku untuk berkonsultasi.

 Pada suatu hari telpon di kantorku berdering. Saat kucapkan, ‘Hallo’ terdengar suara merdu dari seberang sana.

" Selamat siang, bisa bicara dengan Pak Ade?"
" Ya, saya sendiri, dengan siapa saya bicara?"
" Oh, ini Pak Ade? Pak, ini Via dari toko xxx " Aq hanya mengiyakan, aq tau itu adalah sebuah toko handphone di mall ini.



- Aq mengira dia pasti akan membicarakan masalah operasional, atau komplain tentang pengelolaan gedung ini. Ternyata dugaanku meleset.

" Ada yang bisa saya bantu Bu Via?" Aq biasa memanggil semua orang dengan sebutan Bu, baik masih muda ataupun sudah berumur, sekedar untuk formalitas.
" Saya dengar-dengar cerita tentang Bapak, saya ingin bertemu dengan Bapak, kapan Bapak ada waktu?"
" Saya selalu ada waktu Bu, silakan datang kapan saja Anda suka."

 15 menit kemudian, gadis muda berusia 22 taun ini telah ada didepanku dan menceritakan segala keluhannya. Dia merasa tidak PD dan minder dengan penampilannya, padahal menurutku dia sudah dalam segala hal, dari wajahnya yang cantik, ukuran tubuhnya sangat proporsional, kulitnya yang kuning langsat tanpa noda, hanya saja dadanya kecil, tapi paVig tidak nilai totalnya 8 (menurutku).

" Apa yang membuat Ibu berpikir demikian? Saya rasa Ibu sudah memiliki segalanya. Saya yang gemuk gini aja PD kok" Dia tersipu sambil berbisik,
" Maaf Pak, tolong jangan panggil saya Ibu, saya masih single, panggil saya Via." Aq mengangguk.
" Dan jangan panggil aq Pak, panggil aja Ade." Dia mengangguk.
" Dan.., kamu bisa menyimpan rahasia ngga Ade?" Aq memastikan hal itu kepadanya. Kemudian dia menceritakan, bahwa dia minder dengan dadanya yang berukuran hanya 34A.



- Aq cukup kaget, karena sebelumnya aq tidak pernah menjumpai “pasien” yang mempunyai keluhan seperti ini.

" Via, jujur saja aq baru pertama kali menghadapi keluhan seperti ini. Kamu pasti tau kan, kalau selama ini aq hanya menangani pasien pasien dengan keluhan yang 'lumrah', Aq ngga tau bisa berhasil atau tidak. Lagipula aq punya istri, gimana aq harus menjelaskan ke istriku?" Via mengangguk dan tersenyum,
" Aq tidak akan menceritakannya kepada siapapun, aq juga malu kalau sampai orang tau. Dan aq harap kamu mau mencobanya dulu, kita ngga tau hasilnya kalau belum mencoba dulu kan?” Aq berpikir keras sebelum aq menyanggupinya.

:: Via tersenyum dan memberikan kartunamanya kepadaku.

" Aq tunggu kamu di rumahku malam ini jam delapan."

 Jam delapan lewat lima menit aq sudah berada di rumah Via. Rumahnya tidak begitu besar tapi terasa nyaman dan sejuk.

" Kamu tinggal sendiri di sini?" tanyaku.
" Ngga, sama temen-temen, tapi pada punya acara sendiri-sendiri ama pacarnya. Makanya aq nyuruh kamu datangnya hari ini, biar dirumah ngga ada orang. Yuk cepetan, nanti keburu temen-temen pulang" Aq mengangguk dan mengikuti Via yang melangkah ke kamarnya.



- Kamarnya didominasi warna pink muda, dingin hembusan angin dari AC terasa di kulitku, membuatku merinding. Dengan malu-malu Via membuka kaos dan branya, dan aq menyuruhnya tidur terlentang. Sejenak aq agak grogi karena baru pertama kali melihat tubuh wanita selain istiku setengah telanjang, tapi bagaimanapun aq harus melaksanakan kewajibanku. Aq mulai terapi dengan memijit titik-titik darah yang berada di pundak dan dada atasnya. Setelah kurasa darahnya telah mengalir lancar, aq mulai memijit toketnya dengan pijitan yang lembut.

 Toketnya kecil tetapi terasa kencang. Via memejamkan matanya dan sesekali mengeluarkan lenguhan dan erangan saat tanganku menyentuh putingnya yang berwarna coklat muda itu. Tak kusadari, adikku mulai berdiri. Bagaimanapun juga, aq sebagai manusia normal tetap bisa terangsang, apalagi berada dalam satu ruangan dengan wanita muda yang cantik setengah telanjang dan aq sedang memijit toketnya.

" Ade.., jangan disitu terus dong mijitnya, geli.." Aq terkejut, tanpa kusadari pijitanku lebih sering berada di daerah sekitar putingnya.
" Ha? ehm.. iya.. maaf." Via mungkin melihat wajahku yang memerah, dia tertawa dan berkata,
" hi..hi..hi.., kenapa? Kamu terangsang ya..? Ngga pa pa deh, aq juga suka kok.. Cuma agak geli aja.." kata-katanya membuatku semakin gugup.
" eh.. kayaknya hari ini cukup dulu deh Vi, mungkin besok bisa diterusin.." jawabku.

:: Via semakin ngakak,

" Ade.. kamu kok lugu banget sih? Nggak pa pa.. terusin aja.. Kenapa? takut ketauan istri kamu ya?"



- Via merengkuhku dalam pelukannya dan mencium bibirku dengan lembut. Aq terhenyak, tapi dia kembali menarikku dan memagut bibirku dengan penuh nafsu. Dalam kebingunganku dia berbisik,

" Ade.., sudah lama aq menantikan hal ini.., begitu lama aq memendamnya.., aq sayang kamu Ade.. Bercintalah denganku Ade.." Aq cuma bisa duduk diam kayak orang bego.
" Aq pikir kamu salah orang Vi.. Kalau kamu pikir aq bisa membuat kamu bahagia, kamu bener-bener salah.. Aq gemuk, eemm.. barangku kecil.. terus.. ekonomiku pas-pasan, dan yang terutama, aq sudah punya istri dan anak.. Kamu becanda.. Kamu pasti becanda kan?" tanyaku tak percaya. Via tersenyum manis dan berkata,
" De, biar kujelaskan dulu.., dari dulu aq memang suka dengan pria yang bertubuh gemuk. Aq ngga peduli barangmu kecil atau apa.. kamu lihat juga dong, susuku kan kecil juga. Aq rela jadi istrimu yang kedua, dan lagian aq kan kerja juga, jadi kamu ngga usah bingung masalah perekonomian.." Jelasnya panjang lebar.

 Via menatap mataku dalam-dalam, seakan ingin menunjukkan ketulusan hatinya. Kupeluk dia erat-erat, Via menciumi seluruh wajahku, dan kubalas ciumannya dengan tak kalah bernafsu.



- Via membuka satu persatu kancing kemejaku lalu tangannya membelai dada dan perutku dengan lembut. Kurasakan bulu ?bulu halus di sekujur tubuhku berdiri. Sentuhan tangannya begitu lembut. Via tidak berhenti, dia memelorotkan celana panjang dan celana dalamku, lalu dengan sigap dia memegang adikku yang sudah berdiri tegak. Barangku memang tidak panjang, bahkan bisa dikatakan ukuran mini.

 Via mulai mengelus-elus adikku dan mengocoknya dengan lembut. Jari-jarinya yang lentik terasa dingin saat menyentuh batang kemaluanku. Aq tak mau kalah, kulepaskan celana pendek yang dia kenakan, dan terlihat dia memakai CD semi transparant sehingga terbayang rerimbunan bulu-bulu yang tidak begitu lebat. Kuelus bukit kemaluannya dari luar CD yang ia kenakan, Via melenguh,

" ooogghhhhh.. Ade.., aq milikmu.." Aq hisap puting susunya yang telah mengeras, lalu aq mainkan dengan lidahku, kupuntir-puntir dengan bibirku sementara tangan kiriku meremas-remas toketnya yang satu lagi, dan tangan kananku menyelusup masuk di balik CDnya dan membelai bukit kemaluannya. Perlahan kubuka belahan memeknya, terasa sekali memeknya telah basah oleh cairan yang keluar terus menerus dari memeknya.



- Kumainkan kelentitnya dengan jari tengahku, Via mengerang dengan sangat keras, merasakan kenikmatan yang dia terima saat ini.

" ooogghhh..ooohhh.. aaahhhh teruuss Dee, teruuss.. ooohhhhh.." Aq terus memainkan kelentitnya sambil terus menyusu padanya, sementara tangannya masih terus mengocok-ngocok kemaluanku dengan lembut, dan sesekali pegangannya agak mengencang, apabila dia merasakan kenikmatan.

 Aq tak sabar lagi, jari tengahku aq masukkan sedikit demi sedikit ke dalam lubang memeknya, spontan dia berteriak dan menarik tubuhnya,

" jangan.."

:: Aq memandangnya dengan perasaan heran, kemudian dia berbisik di telingaku,

" I’m still virgin.., aq ngga mau perawanku hilang oleh jari, aq ingin dengan ini," katanya sambil mengelus kemaluanku.” Lagi-lagi aq terkejut.



- Aq tidak menyangka masih ada gadis sekarang yang bisa menjaga keperawanannya sampai usia yang cukup matang. Dan lagi-lagi kebimbangan hadir dalam pikiranku, masa aq harus memerawaninya?

" Vi, kamu masih perawan?" tanyaku tak percaya. Dia mengangguk.
" Aq ingin memberikan mahkotaku ini kepada orang yang ku cintai. Aq sudah bilang, aq rela menjadi istri kedua. Toh nanti pada akhirnya aq akan memberikannya padamu juga, jadi untuk apa kita tunggu lama-lama?" Via mengatakan hal ini dengan mantap.

 Sejenak kemudian dia merebahkan dirinya diatas kasur sambil mengangkangkan kakinya lebar-lebar.

" Aq siap untuk menerimamu sayang.." Setelah ia mengatakan ini, aq langsung berlutut di depannya dan kupeluk dia erat-erat.



- Dia menciumi wajahku dan aq memulai mneggesek-gesekkan batang kemaluanku di lipatan memeknya. Terasa sekali banyaknya cairan yang keluar dari liang kewanitaannya.

 Perlahan-lahan kutusukkan k0ntolku ke memeknya, Via memejamkan mata sambil menggigit bibir bawahnya. Sedikit-sedikit kudorong k0ntolku, dan kurasakan ada yang sedikit mengganjal, lalu kudorong sekuat tenaga, bleess..

" Eeeggghhhh..ooouugghhh.." Via menjerit tertahan, dan terasa ada cairan hangat yang membasahi k0ntolku, mengalir keluar ke pangkal pahaku.



- Lalu aq perlahan mulai menggoyangkan pantatku maju mundur dan terasa jepitan memek Via di k0ntolku. Via mulai merasakan nikmat, terlihat dari nafasnya yang memburu dan desahan-desahannya yang membuat suasana bertambah merangsang.

" mmpphh..mmpphh..oooghhh..ooghhhh.. Adeo.. teruuss.. aauughhhh.."
" Aduh.. Pelan dikit Ade.. "
" Via.. oooghhhh.. nikmat banget sayang.. oouuh.. goyangin pantatnya Vi.."
" Ooouuhh.. aq ngga tahan Ade.. enak banget.. terus.. aahh.. uuhh.. aq.. aq.. ngga tahan lagi.. aahh..Ade.."
" Jangan ditahan Vi.., keluarin aja.. "
" Adeo.. Auuhh.. aq sayang kamu Adeo.."
" serrr..serrr..serrrrr.." terasa hangat di k0ntolku saat Via mengalami orgasme.

 Aq tetap menggoyangkan pantatku maju mundur semakin cepat sehingga mengeluarkan bunyi-bunyian akibat gesekan k0ntolku dengan memek Via.

" Crekk..crekk..crekk..clokk.. crekkk.."

:: Via terkulai lamas merasakan kenikmatan yang baru saja dia dapatkan, aq pun merasa akan mencapai klimaks,

" Vi, aq.. mau.. keluaarr.."
" iyaa.. Keluarin aja.. di daleem.." beberapa detik kemudian, aq memuncratkan seluruh energiku di dalam memeknya
croott..croott.. croott.. croott.. Beberapa kali pejuhku menyemprot di dalam memek Via.



- Aq merebahkan diri di samping Via, dan sepintas kulihat pejuhku bercampur darah perawan Via mengalir keluar dari memek Via. Kulihat wajah Via begitu damai dengan nafas yang masih agak memburu. Beberapa saat kemudian Via membuka matanya dan tersenyum kepadaku, sambil memelukku ia berkata,

" Ade, jangan tinggalkan aq yah.. Aq sayang banget sama kamu.." Aq hanya mengangguk pelan, walau di hatiku masih terdapat kebimbangan.

 Sampai aq menulis cerita ini hubunganku dengan Via masih tetap berjalan tanpa ada orang yang mengetauinya.



- Istriku sempat curiga denganku, tetapi setelah kujelaskan bahwa Via adalah rekan kerja, dia percaya dan tidak pernah lagi menanyakan hal ini lagi. Untuk para netters yang ingin berbagi pengalaman dengan saya, silakan kirim imel. Begitu juga bagi para netters yang ingin berkonsultasi mengenai pengobatan alternatif, juga dapat menghubungi saya via imel atau telepon langsung. Terima kasih...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Friday, April 21, 2017

Akhirnya Tercapai Harapan'ku

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Akhirnya Tercapai Harapan'ku - Aq mengalihkan pandanganku keluar, terlihat beberapa pesawat di Charles de Gaulle airport. Tanpa kusadari, mobil yg lalu lalang di higway 1 yg berawal dari belgia ini bertambah banyak. Perhatianku segera tertuju ke apartemen-apartemen yg kini berserakan di pinggiran higway. Tdk terlihat adanya perumahan, ciri khas kota metropolitan...!!


CERITA DEWASA - Akhirnya Tercapai Harapan'ku | Singkat cerita. Jhon, Ricky, dan Tino teman kuliah aq yg berasal dari Singapore, Malaysia dan Indonesia juga terdiam menunggu tibanya bus tersebut di hotel yg akan didiami selama empat malam. Kemacetan di jalan raya semakin bertambah
Apalagi ketika bus keluar dari highway dan menuju jalanan yg lebih kecil.

 Dengan tdk sabaran aq memperhatikan jam tangan aq yg sudah menunjukkan pukul 16:45. Di ufuk barat, mentari musim dingin mulai menyembunyikan dirinya.

" Come on, lets go out for nice dinner…" Jhon yg sekamar dengan aq mengajak makan malam. Memang, perut aq yg kosong sudah meminta sesuatu buat dicerna. Siraman air hangat sewaktu mandi menghilangkan keletihan tubuh aq dan mengantinya dengan perasaan lapar.



- Berjalan kaki, kami menyusuri kota Paris. Kota ini begitu istimewa, keramaian dan kemacetan jalannya mengingatkan aq pada London. Tetapi design bangunan dengan ukiran dan patung-patungnya sangat mencolok dan berbeda. Hampir setiap bangunan mempunyai ciri khasnya masing-masing dan begitu indah.

images (5)

 Sebuah Chinese restaurant di Boulevard Montmarte menarik minat kami. Perut-perut yg keroncongan akhirnya berteriak kegirangan ketika nasi dan beberapa lauk menganjalnya. Memang perut Asia kami lebih menikmati nasi dibandingkan roti.



- Dengan tambahan energy dari makanan, perjalanan menyusuri kota Paris dilanjutkan kembali. Di sepanjang jalan Boulevard Montmarte ini hadir toko yg banyak menjual parfum, pakaian dan makanan. Louis Vuitton, Giorgio Armani, Christian Dior, dsbnya seakan-akan berlomba memamerkan produk-produk terbarunya.

" Eh, Hard Rock Café Paris!" seru Ricky tiba-tiba,
" Lets have some drinks."

 Segelas Southern Comfort memberikan kehangatan kepada tubuh aq. Duduk berempat di café yg masih sepi, kami membicarakan keindahan kota yg menakjubkan ini.



- Selesai minum, kami berjalan keluar melalui toko yg menjual sourvenir Hard Rock. Tertarik oleh kaos hitam special edition café tsb, aq mengantri di belakang dua orang cewek yg lumayan manis. Perhatian aq segera tertuju ke mereka ketika mereka mengobrol. Mereka menggunakan bahasa Indonesia! Aneh rasanya mendengar bahasa tersebut di tempat yg begitu jauh.

" Hallo, dari Indonesia ya?" sapa aq ramah.

:: Mata kedua gadis di depan aq terbelalak, kaget.

" Iiiyaaa…" jawab gadis yg berdiri di depan aq. Tubuhnya yg kecil tertutup oleh jaket tebal berwarna hitam. Rambutnya yg pendek dicat merah dan matanya yg bulat terlihat jernih.

 Perkenalan pun berlanjut, gadis tersebut bernama Lisa dan temannya bernama Hellen. Sungguh enak mengobrol menggunakan bahasa yg sudah lebih dari satu tahun tdk pernah aq pakai.



- Alangkah sayangnya, pertemuan sekitar 10 menit tersebut harus berakhir ketika mereka berjalan meninggalkan café tersebut bersama teman-teman mereka. Entah karena suasana Paris yg romantis, atau kerinduan akan cewek setanah air, atau karena mata Lisa yg bulat dan jernih, jiwa aq seakan-akan terbang bersama mereka. Aq termenung melihat mereka menghilang di keramaian kota.

 Bodoh! Goblok! Kenapa tdk meminta nomor telepon? Atau e-mail? Penyesalan datang melingkupi diri aq sesudah pertemuan tersebut.



- Perasaan menyesal ini semakin menggelora ketika keesokan harinya aq mengunjungi menara Eiffel. Seandainya saja aq bisa menikmati keromantisan kota Paris bersama Lisa. Seandainya… Sang Pencipta ternyata mengasihani jiwa yg penat menahan dahaga kasih sayang ini. Di bawah Eiffel tower Sang Pencipta menunjukkan kekuasaannya. Lisa bersama temannya berdiri di salah satu kaki Eiffel Tower, menunggu kesempatan untuk naik ke menara tersebut.

:: Kesempatan ini tdk kusia-siakan. Segera aq membeli empat tiket yg berharga total 180 franc dan ikutan mengantri.

" Lisa…" panggil aq, “Ketemu lagi!”
" Ehh… kamu…" dia kaget. Tetapi dari sinar matanya aq tahu kalau dia juga merasa senang. Dan ini membuat jiwa aq melayang-layang.

 Pembicaraan akrab berlanjut kembali. Lisa dan teman-temannya kuliah perhotelan di Switzerland. Dia sudah lebih dari 3 tahun di sana dan ini adalah tahun terakhirnya. Teman-temannya berasal dari sekolah yg sama, cuma beberapa dari mereka masih berada di tingkat pertama atau kedua.
Aq berusaha selalu berdekatan dengan Lisa, dan mengenalnya lebih jauh.



- Jangan mau kehilangan dia lagi… bisik hati aq. Di lantai dua Eiffel Tower kami berfoto bersama.

:: Saat mempunyai kesempatan berdua, aq berbisik di telinganya,

" Semalaman aq memikirkan kamu." Matanya yg bening menatap aq dan dia berbisik lirih,
" Aq juga." Ingin rasanya aq berteriak dan melompat kegirangan.
" On the romantic Seine’s river bank, the lovers go hand by hand."

 Perjalanan menggunakan kapal menyusuri sungai Seine melewati 22 jembatan merupakan pengalaman yg tdk terlupakan. Dari kapal yg kami tumpangi, kami bisa melihat pasangan yg sedang mabuk cinta bergandengan tangan dan berciuman di tepi sungai yg membelah kota Paris tersebut.



- Bulu kuduk aq merinding ketika kami melewati gereja Notre Dame yg terkenal dengan cerita The Hunchback of Notre Dame-nya. Bangunan yg persis sama dengan bangunan di film kartun yg aq tonton. Di sebelah aq Lisa terlihat termenung, entah apa yg sedang dipikirkan.

" When you pass this oldest bridge in Paris, close your eyes and make your wish. It will come true."

 Aq menutup mata aq dan diam-diam menyatakan harapan aq. Lisa juga menutup matanya dan menyatakan harapannya. Seandainya saja aq tahu apa yg dia minta, akan aq penuhi apapun keinginannya.



- Melalui jalan mendaki menuju gereja Sacre Coeur, aq mencoba memegang tangan Lisa yg tertutup sarung tangan merahnya. Dia tdk menolak! Di sebelah aq Jhon terlihat akrab dengan Hellen. Mereka bercanda dengan mesranya. Memang, di kota ini cinta mudah sekali bersemi.

 Jam baru menunjukkan pukul 17:30, namun mentari sudah bersembunyi di peraduannya. Dari halaman gereja berwarna putih yg terletak di atas bukit ini, aq kehilangan kata-kata aq. Di depan aq terpampang kota Paris dengan lampu-lampunya yg berwarna-warni, begitu menakjubkan.



- Dari kejauhan terlihat Eiffel Tower yg terang benderang. Aq memberanikan diri untuk memeluk tubuh Lisa. Pelukan yg tdk aq lepaskan sampai kami kembali ke kamar hotel mereka.

 Aq berbaring di kasur sambil melanjutkan pelukan aq. Lengan Lisa melingkari leher aq dan kepalanya menyender di dada aq. Di kasur sebelah aq Jhon dan Hellen sedang bercanda mesra.



- Kekuatan cinta aq membuat aq berani mencium pipinya, tanpa mempedulikan Jhon dan Hellen. Lisa cuma tersenyum misterius. Ciuman aq kemudian berlanjut ke bibirnya yg merah merekah. Terasa bibirnya yg sedikit kering karena dinginnya angin musim dingin.

 Kegilaan kami bertambah ketika Hellen memadamkan lampu kamar. Dari sinar yg masuk lewat jendela, aq bisa melihat mata Lisa yg sendu. Seperti magnet, bibir aq kembali tertarik ke bibirnya, saling berpagutan dengan mesranya.



- Perlahan Lisa menarik selimut menutupi tubuhnya. Aq menganggap tindakan dia sebagai undangan untuk melakukan hal yg lebih jauh. Aq ikutan menyusup ke dalam selimut.

 Jari-jari tangan aq mulai bergerilya menyusuri sepasang gunung Lisa yg masih tertutup sweater. Usaha mencari puncak gunung tersebut agak terganjal oleh tebalnya sweater dan bra yg masih dikenakannya. Namun kekenyalan gunung tersebut membuat tangan aq betah bermain di sana, meremas dan meremas.



- Kemudian tangan aq menyusup ke balik sweaternya dan menyusuri kulit perutnya yg mulus menuju dadanya. Dengan lincah jari tangan aq menyusup ke branya. Ketika ujung gunung kembarnya tersentuh, tanpa ampun jari-jari tangan aq bermain di sana.

 Jari tangan Lisa ternyata tdk tinggal diam. Kedua tangannya beralih ke ikat pinggang aq dan berjuang melepasnya. Jari tangannya yg cekatan berhasil melepas ikat pinggang aq diikuti celana jeans dan CD aq.



- Ketika terlepas, aq menendang celana tersebut keluar. Penis aq yg terkekang berjam-jam segera berontak menunjukkan kekuatannya.

 Belaian tangan Lisa membuat penis tersebut mencapai kekerasan dan ukuran maksimumnya. Tdk sabar, Lisa membuka sendiri celana jeans dan CDnya.



- Sesudah itu dia berbaring membelakangi aq, sepasang pinggul montok dan mulus menekan penis aq, menan- tang dia untuk bertindak lebih lanjut.

 Dengan tubuh masih tertutup selimut, jari tangan aq menuju daerah kemaluannya. Terasa oleh tangan aq rambut yg keras dan pendek. Rupanya rambut tersebut dicukur! Jari tangan aq akhirnya bermain di daerah klirotisnya, memutar dan kadang menggosok dengan cepat.



- Sekali-kali jari tangan aq masuk ke dalam lubang vagiananya yg sudah basah oleh cairan kewanitaannya.

 Mata aq beralih sebentar ke kasur sebelah. Jhon dan Hellen rupanya tdk mau kalah, terlihat tubuh mereka yg juga tertutup selimut saling menindih.



- Akhirnya aq menggerakkan penis aq yg sudah tdk sabar menuju rongga fovaritnya. Dari belakang aq mencoba memasukkan batang tersebut, lumayan susah. Dengan tuntunan tangan Lisa, akhirnya batang tersebut berhasil menyusuri goa kewanitaannya yg sudah basah kuyub.

 Cengkraman otot lubang vagiananya Lisa pada penis aq membuat aq memejamkan mata. Aq menggerakkan penis aq, keluar masuk, keluar masuk. Jari tangan aq masih bermain di daerah klitorisnya.

" Ahhhh…" terdengar desahan Jhon. Rupanya dia sudah mencapai pulau kenikmatan bersama Hellen.



- Sekitar 5 menit kemudian, Lisa menjerit histeris tanpa mempedulikan kehadiran Jhon dan Hellen di ruangan tersebut. Satu badai kenikmatan sudah dilalui.

" Kamu di atas ya…" bisik Lisa dengan nafas terengah-engah.

 Aq mengambil posisi di atas, Lisa dan kembali memasukkan penisku. Kegiatan keluar masuk yg tdk pernah membosankan tersebut kembali berlanjut. Goyangan pinggul Lisa menambah kenikmatan yg aq rasakan.



- Tanpa kami sadari, selimut yg menutupi tubuh kami terbuka memamerkan kekekaran tubuh aq dan sepasang payudara Lisa yg menjulang indah. Aq membungkukkan tubuh berusaha menjangkau puncak gunung tersebut dengan lidah aq. Karena tubuh aq yg jauh lebih tinggi, aq tdk berhasil melakukannya.

 Tiba-tiba terasa ada kepala di samping aq. Aq tercegang, rupanya Hellen sudah berdiri di sebelah tubuh Lisa. Matanya yg sayu menatap wajah Lisa. Perlahan dia mendorong tubuh aq ke atas dan dia menggerakkan mulutnya yg munggil ke gunung kembar Lisa.

dita6



- Dia menjulurkan lidahnya dan bermain di sana. Lisa membuka matanya yg tersenyum. Dia membelai rambut Hellen!

:: Gila! Kata pertama yg melintas di kepala aq.

 Peduli Amat! Kata kedua yg membuat aq memutuskan untuk jalan terus.



_ Aq memperbaiki posisi aq, tangan aq menahan sepasang kaki Lisa yg tertekuk membentuk sudut 90 derajat dengan tubuhnya dan dengan posisi berlutut aq memasukkan penis aq setelah sebelumnya menganjal pinggulnya dengan bantal.

 Selanjutnya hujaman penis aq semakin ganas, sementara lidah Hellen masih bermain di dada Lisa. Tdk terlukiskan dengan kata teriakan histeris Lisa saat itu. Teriakan Lisa, pemandangan lidah Hellen yg sedang bermain di payudara nya Lisa Dan perasaan sayang yg menggebu-gebu membuat aq tdk bisa bertahan lama walaupun segala teknik menahan ejakulasi sudah aq keluarkan.

:: Akhirnya penis aq menumpahkan cairan putihnya di dalam tubuh Lisa.



- Tetesan air mata mengantar perpisahan kami berpisah. Aq kembali ke Amsterdam dan dia kembali ke Swiss. Sampai saat ini, harapan aq saat melewati jembatan tertua di kota Paris tdk terpenuhi. Sebenarnya harapan aq adalah,

" Hidup berbahagia bersama Lisa selamanya!"
" Aq tdk pernah bisa mempercayai lelaki kembali. Tiga tahun lalu di sini, Paris, aq menyerahkan milik aq yg paling berharga kepada pria yg sangat aq sayangi. Ternyata dia penipu, dia sudah beristeri. Luka tersebut meninggalkan bekas yg sangat dalam dan tdk ada satu lelakipun yg bisa menyembuhkannya, aq berbahagia bisa bertemu dengan kamu."
" Lisa… Lisa… mengapa kamu tdk mau memberikan kesempatan kepada aq? Akan aq buktikan bahwa tdk semua lelaki itu bangsat! Cinta memang mengakibatkan luka, namun luka tersebut hanya bisa disembuhkan kembali oleh cinta." Cuma itulah yg bisa ucapkan ketika membaca mail terakhirnya...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...