Wednesday, May 31, 2017

Di'Balik Jilbab Epesode 1

 poker terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Di'Balik Jilbab Epesode 1 - Saya di besarkan dari keluarga yang muslimah, dari kecil saya pun sudah di wajibkan untuk memakai kerudung sampai aku dewasa di jenjang SMA. Saat di SMA hidupku agak sedikit berubah dengan tatanan dari keluargaku. Di SMA saya sudah mengenal diriku yang sebenarnya, istilahnya jati diri saya. Sebut saja saya Yuni.
Pada saat itu, saya merasakan gejolak birahi saya dengan merasakan kelembutan dan kenikmatan tubuh seorang laki-laki dari keponakan Ayahku yang seumuran dengan saya.

 Dan saat itulah petualangan saya berawal, saya yang saat itu doyan mencari kenalan beberapa laki-laki hanya untuk mengetahui apa rasanya dan seperti apa itu Penis. Dan ini merupakan suatu pengalaman perjalanan hidup yang sangat menyenangkan dan menantang yag tak pernah saya dapatkan di lingkungan dari kekolotan karena yang saya pinginkan hidup saya lebih berarti dan berwarna! ! ! !


CERITA DEWASA - Di'Balik Jilbab Epesode 1 | Nah…, selepas dari jenjang SMA, saya meneruskan kuliah di daerah Salatiga dan di sini saya tinggal yang jauh dari keluarga saya di daerah Demak. Saya hidup di Salatiga menempati sebuah kontrakan rumah bukan kos-kosan, karena saya piker ngontrak sebuah rumah lebih bebas ketimbang dari kos-kosan.

 Dan di Kota ini lah hidup saya bener-bener menjadi pengalaman yang sangat menarik. Dan untuk menjaga citra dari keluarga saya di kampung halaman, saya kalo plang kadang ikut pengajian bersama ibu di rumah dan sesame temen-temen hijabers.


- Dibalik Kerudung | Di kampung halaman saya ada guru ngaji yang sudah berumur dan sering memberi ceramah-ceramah pada masyarakat kampung ini. Orang-orang sering memanggilnya Ustadz Z.

 Ketika dalam memberikan ceramah-ceramah, Ustadz Z seing kali di dampingi oleh murid nya yang masih muda, kurang lebihnya usia nya sama dengan saya. Dia bernama Ali.


- Kalaupun dia ngasih ceramah yang ini itu,saya kadang tak begitu memperhatikannya. Apalagi kalo saya mengetahui pendampingnya itu , yang melirik atau curi-curi pandang untuk menatapi tubuh saya, yang pada saat itu saya mengenakan pakaian ketat berlengan panjang dengan kemeja yang tidak begitu tebal. Sehingga sangat terlihat sedikit garis lintas daleman saya yang melintang.

 Nah.., pada saat itu pengajian yang sedang di adakan di rumah ibu saya, seusai selesai dari ceramah-ceramah saya pun membereskan gelas-gelas.
Pada saat orang tua saya pergi keluar sebentar, dan Ustadz Z serta rombongan ibu-ibu telah pulang. Kemudian saya di kagetkan dengan ulah si Ali anak didik nya Ustadz Z, dan menatap dengan mata jelalatan.

" Eh, …Ali ..kaget banget saya kamu tiba-tiba di ruang dapur". saya bersikap masih sopan.
" maaf ..kalo saya mengagetkan kamu ya mbak..?" jawabnya.


- Dengan mata yang celilikan menatap tubuh saya, dia sepertinya mengarah pada payudara saya. Saat itu memang saya masih menggunakan hem berlengan panjang yang sedikit ketat pada di bagian dada, karena baru saja saya pulang dari salatiga dan belom sempat untuk menggatinya.

 Dibalik Kerudung | Kemudian saya menyibukkan dengan merapikan gelas-gelas yang kotor. Dan Ali ternyata masih melototin bagian pantat saya.

" Apa ada yang aneh Mas Ali…?" ucap saya kepadanya.
" Kamu kok sangat cantik sih Mbak, juga.. padat. ?" ucapnya.


- Saya begitu kaget mendengar dari perkataan Ali. Debar jantungku berdetak kencang and mulai merinding. Saya kok gak begitu bernafsu , padahal saya juga sama kontol-kontol baru.

 semoga saja hanya bercandaan saja. Dan saya mencoba untuk menenangkan pikiran saya.

" Terima Kasih.." jawabku.

:: Dengan sedikit gemeteran aku bertatapan dengannya.

" Sebenarnya Mbak sangat menggairahkan, setiap kali aku dekat Mbak pasti tubuhku merangasang dan terbangun."
" Saya masih yakin dapat membuat Mbak enak". Ali berkata tanpa basa-basi.


- Dugaan saya ternyata benar, saya takut sekaligus marah dengan Ali karena caranya yang gak sopan dan ceplas ceplos. Mungkin akan berbeda jika kalau mau lebih halus. Aku menghadapnya dengan mengambil dan mengarahkan pisau dapur yang berada tak jauh dari saya.

" Eh, kamu Ali. . . jangan kurang ajar kepada saya". Ingatlah lah kamu ini anak didikan Ustadz Z.
" Saya bisa mengadukanmu ke Uztad Z karena kelakuanmu yang tidak sopan terhadap saya".

 Aku membentak dan dengan cepat dia memelintir tanganku yang memegang pisau sehingga pisau itu terlempar. Aku sedikit kesakitan dan tangan kirinya telah merangkul saya sangat erat. Aku tidak bisa bergerak sama sekali, karena himpitan tenaganya yang kuat.

" Kamu kira aku bisa ditakuti dengan mainan seperti itu…. Hahahahah……"


- Dia sekarang menelikung tanganku dan mendekapkan badanku ke badannya. Aku gemetar dan tidak terpikir untuk berteriak saking gugupnya.

" Aku memang mengincarmu dari dulu, karena itu setiap kamu datang ke pengajian aku pasti selalu berusaha memperhatikanmu," lekuk tubuhmu begitu sangat menggoda dan membuat birahiku muncak.
" Jika kamu berusaha menolak, aku tidak segan-segan mencelakaimu."

 Ali dengan mengancam, saya mulai ketakutan dan kaget karena ternyata Ali yang selalu diam dan sopan bisa berkata kasar seperti itu. Ohh..apakah tubuhku sudah membuatnya begitu bernafsu.

" Aku akan melepaskan pelukanku kalau kau mengerti kondisi sekarang saat ini."


- Ali meneruskan, dan saya hanya diam mengangguk. Dia menyeringai dan melepaskan pelukannya. Aku langsung terduduk di lantai dan menangis karena cemas terhadap tubuhku, takut jika Ali adalah orang yang suka bersetubuh dengan kekerasan. Mengerikan jika membayangkannya.

 Ali tertawa penuh kemenangan, sedangkan hatiku sangat ketakutan. Ali bisa melakukan apa saja terhadapku, Kalau aku melaporkan dia pada Uztad Z atau warga kampung, juga tidak akan dipercaya karena dia juga menjadi salah satu orang yang disegani di kampung ini.

" Kamu tidak perlu menangis… karena aku akan memberikan kepuasan batin yang tak terhingga kepadamu. Aku tahu kamu sering tidur dengan lelaki bukan ?"
" Bahkan aku tahu kalau kamu sering memasukkan lelaki ke rumahmu ini, apa kamu ingin keluargamu dan warga di sini mendengarnya….?"

:: Ali berkata dengan tenangnya.


- Debar jantungku seolah-olah berhenti mendengar perkataannya tadi, memang saya sangat doyan dengan kontol lelaki tapi tidak begini caranya.

" Asal kamu menuruti kemauanku, jilbab sholekahmu tidak akan terlepas kemana-mana.." Ancamnya, saya menjadi jengkel dengan lelaki seperti ini yang bersikap kasar begini kepada wanita.

 Sambil duduk Ali membuka celananya. Kontolnya tampak telah membesar dan kini tepat mengarah di depan wajah saya. Saya kembali membuang muka sambil memejamkan mata dan Ali mulai memaksa untuk mengoral batang kontolnya. Tangannya yang keras segera meraih kepalaku yang berjilbab dan wajah saya di depan kontolnya. Kemudian Ali memaksakan kontolnya masuk ke dalam mulut saya hingga sampai pangkalnya dan zakarnya bergelantungan di depan bibir saya.


- Dengan terpaksa saya membuka mulut dan mulai menciumi kontol Ali. Sebenarnya ukuran kontol Ali hampir sama dengan milik teman lelaki yang lain, standarlah tetapi punya Ali lebih panjang dan agak membesar di bagian kepalanya. Akhirnya perlahan saya mulai menjilati dan mengulum kontol itu.

" Ohhhh…. Nikmat sekali sayaang…, kau memang pintar" Ali mengerang sambil meremas rambut di kepalaku yang masih terbungkus oleh jilbab lalu dia mendorong dan menarik kontolnya di mulut saya.

 Saya gelagapan karena dengan mulut yang disumpal oleh kontol Ali yang lumayan panjang itu. Ali mulai mengocokkan batang kontolnya dimulut saya yang tersengal-sengal karena kekurangan udara. Di genjotnya kontolnya keluar masuk dengan cepat hingga zakarnya terasa bertumbukan dengan daguku.


- Bunyi berkecipak karena gesekan bibir saya dan batang kontol yang sedang dikulum tidak dapat dihindarkan lagi.

 Hal ini membuat Ali makin bernafsu dan makin mempercepat gerakan pinggulnya yang tepat berada di depan wajah saya. Batang kontolnya juga semakin cepat keluar masuk di mulut saya, dan sesekali membuatku tersedak dan ingin muntah. Lama sekali rasanya batang kontol Ali saya kulum dan membuat saya makin lemas dan pucat.


- Dibalik Kerudung | Akhirnya tubuh Ali pun mengejang kuat dan Ali memuncratkan spermanya di wajah saya sambil meremas dan mengocoknya sendiri sehingga membasahi wajah dan jilbab saya, kemudian dilesakkanlah kontolnya yang masih mengeluarkan sperma itu di rongga mulut saya. Hal ini membuatk saya tersentak dan kaget, ingin memuntahkannya keluar namun pegangan dan remasan tangan Ali di kepala saya yang berjilbab sangat keras sekali.

:: Sehingga dengan terpaksa saya menelan sebagian besar sperma itu.

" Aaaahhhhhh..," Ali pun mendesah.
" Akhirnya aku bisa menikmati mulutmu yang indah sayang…….."

 Gumamnya sambil tetap menancapkan kontolnya di mulut saya untuk di hisapi.

" Ayo ikut aku….."


- Ali kemudian menarik tangan saya dengan kasar. Dengan setengah menyeret saya dia membawa ke kamar tidur saya. Didorongnya tubuh saya ke atas ranjang.

" Hmm.. . . . Kamar yang bagus dan wangi…. Cocok untuk kita saling melepas hasrat yang sangat nikmat."

 Ali mengagumi kamar tidur saya yang bersih dan sejuk. Saya tetap berbaring telungkup dans percuma walaupun berontak bahkan mungkin dia bisa menjadi lebih parah. Saya masih cemas dengan tubuh saya karena teringat pernah melihat gadis-gadis di bondage di Film Porno membuat saya gerah dan taku.
Kalau saja Ali bisa bersikap sedikit halus, saya pasti merontokkan kontolnya dengan goyangan saya, batinku. Saya sebenarnya mau saja dientotin kontolnya tapi caranya membuat saya muntah.

" Hei… jangan diam saja. Bangun sini."


- Ali membentak saya, kemudian saya bangun mendekatinya. Dia menyeringai dan berkata.

" Lepaskan seluruh pakaianmu dan bergoyanglah."
" Gila… …"

 Saya semakin gemetar penasaran…. Perlahan-lahan saya mulai melepaskan pakaian yang kupakai. Saya buka kancing kemeja panjang ku satu persatu dengan tangan gemetar.


- Nafas Ali nampak sedikit tertahan tegang ketika saya membuka BH warna Putih yang saya kenakan. Saya menggoyang-goyangkan bokong perlahan-lahan sambil membuka celana dalam yang merupakan bagian terakhir perlengkapan pakaianku.

 saya akan membuka jilbab yang saya pakai karena tadi sudah terkena pejuhnya ketika dihentikan oleh Ali,

" Jangan dibuka jilbabmu, kamu lebih merangsang kalau begitu dan aku sangat bernafsu jika bisa meniduri wanita-wanita muslimah".


- Aku menutupi tetek ku dan bagian vaginaku dengan kedua belah tanganku sebisa mungkin. Hatiku semakin tidak karuan, antara takut dikasari dan pingin merasakan kontolnya yang lumayan panjang itu menerobos masuk liang vaginaku. Mata Ali semakin beringas

" Beruntung sekali aku mendapatkanmu……. Tubuhmu yang putih mulus dan kencang sungguh luar biasa indahnya."
" Mari sini sayang.. . .. "

 Ali kemudian menarik tanganku dan membaringkanku telentang di ranjang. Dia dengan tergesa-gesa melepaskan pakaiannya. Badannya yang hitam menandakan dia kuat.


- Kepalaku terasa berkunang-kunang, rasanya aku hampir tidak sanggup menahan peristiwa ini.

 Ali perlahan-lahan mendekati aku yang tergolek lemas ditempat ranjangku. Diambang kesadaran kurasakan sesuatu yang basah merayap menelusuri kakiku dan terus beranjak naik menuju pahaku, tanganku berusaha mencari tahu apa sebenarnya yang menelusuri kaki dan pahaku.


- Aku begitu kaget ketika kudapati ternyata lidah Ali yang menempel di belahan pahaku.

" Tenanglah…. di rasaakan saja dan nikmati saja….",

 aku menggelinjang dengan lemas, akan tetapi terasa dorongan hasrat menjalari seluruh tubuhku.

" Aakkkhhhhh…..Ohhh…..mmmhhhh….".


- Ternyata Ali memperlakukan memekku dengan sangat halus tapi belum tentu juga kalau ternyata dia bermain dengan kasar, akan tetapi…

" Oohhh….."

 Nikmat sekali rasanya lidah orang ini, tubuhku mengejang lama dan lidah Ali bermain dengan memek dan sesekali dia menyentuh dan menggigit clitorisku yang mulai mengembul dan mengeras. Cairan memekku mulai keluar lumer dengan air liur Ali yang masih saja menusukan lidahnya ke memekku. Oke cukup sekian dulu ya guys, nantikan kisah saya selanjutnya. Yang pasti lebih seru lagi deh Guys . Oke !!..!!!*****BERSAMBUNG


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Tuesday, May 30, 2017

Bercinta Dengan Anak Gadis Yang Telantar

Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Bercinta Dengan Anak Gadis Yang Telantar - Hallo saya, termasuk type laki-laki yang semua bikin gampang aja. Kenalin nama saya Rinto, dengan usia saya yang sekarang ini sudah menginjak usia 35 tahun.! ! ! !

CERITA DEWASA - Bercinta Dengan Anak Gadis Yang Telantar | Cerita ini sungguh aku seritakan tetapi nama sudah aku ganti saja. Saya telah bekerja di suatu perusahaan , yang bergerak di bidang otomotif. Denggan jabatanku yang sekarang ini, saya sudah termasuk karyawan yang dalam posisi ini enak dalam segala hal. Dengan fasilitas yang saya dapatkan, seperti mobil kantor dan perumahan. Akan tetapi dengan jabatan saya yang seperti ini , saya masih saja belom menikah.

 Sehingga ketika saya sudah bekerja saya gak langsung pulang rumah , tetapi saya berkeliling dulu untuk jalan-jalan dan refresing saja untuk mencari hiburan sendiri. Kisah ini berawal saat saya sedang pulang bekerja,dan habis jalan-jalan menyusuri kota kisaran pukul setengah 1 malam. Saat saya sedang melaju kencang , tiba-tiba saya menyrempet seorang anak gadis yanhg bersama ibunya sedang menyusuri jalan. Dengan cepat untung saja saya menginjak rem sehingga anak gadis itu tak terluka parah . Hanya mendapat luka ringan saja, saat gadis itu jatuh ke tanah.

" Ya udah mbak, sekarang saya antar Mbak pulang, dimana rumah Mbak?"
" Tidak usah Tuan, si mbok tidak usah diantar".
" Kenapa Mbak, ini kan sudah malam, tidak apa-apa Mbak saya antar ya?" Si Mbak ini tidak menjawab pertanyaanku dan hanya menunduk lesu dan saat dia mau menjawab, dari arah ujung trotoar mencul anak kecil sambil membawa daun talas.
" Ini Mbok daun talasnya, biar luka Mbak Anik cepat sembuh".


- Ibu itu menerima daun talas dari gadis itu, meremas dibagian ujung dan mengoleskannya diluka gadis yang ternyata namanya Anik. Tapi, Setelah selesai mengoleskan, si Mbak itu mengandeng Anik dan adiknya mau pergi. Sebelum melangkah jauh, saya hadang dan berusaha untuk mengantarnya pulang.

" Si Mbak mau pulang.., saya antar ya Mbak, kasihan Anik jalannya pincang". " tidak usah Tuan, si Mbok..".
" Kenapa Mbak, jangan malu –malu , ini kan sudah malam, kasihan Anik Mbak..".
" Si Mbok ini tidak punya rumah Tuan, si mbok cuma gelandangan".

 Saya sempat benggong mendengar jawaban si Mbak ini, akhirnya saya putuskan untuk mengajaknya ke rumah saya walaupun hanya untuk malam ini saja. Terus terang saya kasihan kepada mereka.

" Ya sudah Mbak, kamu dan kedua anakmu itu malam ini boleh tidur dirumahku"
" Tapi Tuan..".
" Sudahlah Mbak ini juga kan untuk menebus kesalahanku karena menabrak Anik".


- Dari informasi yang saya dapatkan didalam mobil selama perjalanan pulang, si Mbak ini ternyata di usir sama suaminya saat mengandung adiknya Anik, yang akhirnya saya ketahui namanya Nita. Si Mbak ini yang ternyata namanya Nandar, usianya sekitar 40 tahun, dan anaknya si Anik umurnya 15 tahun sedangkan Nita baru 12 tahun.

 Anik sempat lulus SD, sedangkan Nita hanya sempat menikmati bangku SD kelas 5 saja. Setelah Mbak Nandar bercrita kepada saya. Sesampai dirumah, Mbak Nandar dan kedua anaknya langsung saya suruh mandi dan makan malam. Ternyata siMbak, Anik dan Nita tidak membawa baju ganti sehingga setelah mandi baju yang dipakainya ya tetap yang tadi.


- Padahal baju yang dipakai ketiganya sudah tidak layak untuk dipakai lagi.
Si Mbak memakai daster yang lusuh dan sobek disana-sini sedangkan Anik dan Nita sama saja lusuh dan penuh jahitan disana sini. Besok yang kebetulan hari minggu, saya memang mempunyai rencana membelikan baju untuk mereka bertiga. Saya memang tipe orang yang tidak bisa melihat ada orang lain menderita. Kata temen-temen sih, saya termasuk orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.

" Anik dan juga kamu Nita makan yang banyak ya.. biar cepet besar..". " Inggih Tuan.., boleh tidak kalau Nita habiskan semuanya, karena Nita sudah 2 hari tidak makan".
" Boleh nduuuk.., Nita dan Anik boleh makan sepuasnya disini".

 Mulai dari sinilah awal dari petualangan seksku. Setelah acara makan malam selesai, ketiganya saya suruh tidur di kamar belakang. Sekitar jam 1 malam setelah saya selesai nonton acara TV yang membosankan, saya menuju kekamar belakang untuk meneggok keadaan mereka. Kemudian saya masuk kekamar mereka, jantungku langsung berdeguk cepat dan keras saat saya melihat daster Mbak Nandar yang tersingkap sampai ke pinggang.


- Ternyata dibalik daster itu, Mbak Nandar ku ini memiliki paha yang betul-betul mulus dan dibalik CD nya yang lusuh dan sobek dibagian depannya terlihat dengan jelas jembutnya yang tebal dan hitam. Pikiranku langsung melayang dan kontolku yang masih perjaka ini langsung berontak.

 Setelah agak tenang, tanganku langsung bergerilnya mengelus paha mulus Mbak Nandarku ini. Setelah puas mengelus pahanya, saya mulai menjilati ujung paha dan berakhir dipangkal pahanya. Saya sempat mau muntah ke Anik mulai menjilati klitorisnya. Di depan tadi kan saya sudah bilang kalau CD Mbak ku ini sobek dibagian depan.., jadi clitnya terlihat dengan jelas. Sedangkan yang bikin saya mau muntah adalah bau CDnya.


- Ya.. mungkin sudah berhari-hari tidak dicuci. Setelah sekitar 13 menit saya jilati itilnya dan ternyata Mbak Nandarku ini tidak ada reaksi.. ya mungkin terlalu capek shingga tidurnya pulas banget, saya mulai keluarkan kontolku dan mulai saya gesek-gesekkan di clitnya. Saya tidak berani melapas CDnya takut dia bangun. Ya.. saya hanya berani mengocok kontolku sambil memandangi clit dan juga teteknya.

 Ternyata Mbak Nandarku ini tidak memakai BH sehingga puting payudaranya sempat menonjol di balik dasternya. Saya tidak berani untuk memeras teteknya karena takut Mbak Nandar akan bangun. Sedang asyik-asyiknya saya mengocok kontolku, si Anik bangun dan melihat ke arahku. Anik sempat mau teriak dan untung saja saya cepat menutup mulutnya dan memimta Anik untuk diam. Setelah Anik diam, berhubung saya sudah tanggung, terus saja saya kocok kontolku. Anik yang masih terduduk lemas karena ngantuk, tetap saja melihat tangan kiriku yang mengocok kontolku dan tangan kananku mengusap-usap paha mulus ibunya.


- Sambil melakukan aktivitasku, saya pandangi si Anik, gadis kecil yang benar-benar polos, dan saya lihat sesekali Anik melihat mata saya terus berpindah ke paha ibunya yang sedang saya elus-elus berulangkali. Setelah sekitar 8 menit berlalu, saya tidak tahan lagi, dan akhirnya

" Ccroot.. Ccrrott..Ccroot.."

 ada 6 kali saya menembakkan pejuhku ke arah itil Mbak Nandarku ini. Saat saya keluarkan pejuhku, si Anik menutup matanya sambil memeluk kedua kakinya. Pada saat itulah saya tanpa sengaja melihat pangkal pahanya dan ternyata.., Anik tidak memakai CD. Saat saya sedang melihat memeknya Anik, dia bilang..

" Tuan.. kenapa pipis di memeknya siMbak". saya sendiri sempat kaget mendengarnya.
" Nduuuk.. itu biar ibumu tidur nyenyak..".
" Tuan. .. Anik kdingingan.., Anik mau pipis.. tapi Anik takut ke kamar mandi..".
" Ya.. sudah Nduuuk.. ayo saya antar ke kamar mandi". Anik kemudian saya ajak pipis ke toilet di kamar tidurku. Saya sendiri juga pengen pipis, terus Anik saya suruh jongkok didepanku.


- Anik kemudian mengangkat roknya dan.. suur.. banyak sekali air seni yang keluar dari memeknya. Saya sendiri hanya sedikit sekali kencingku. Setelah acara pipisnya selesai, Anik saya gendong dan saya dudukkan di pinggir ranjangku. Lalu saya peluk dan saya belai lembut rambut panjangnya yang sampai ke pinggang.

" Tuan.. Anik belum cebok.. nanti memeknya Anik bau lho.. Tuan..".
" Tidak apa-apa Nduuuk.. biar nanti Tuan yang bersihin memeknya Anik.. Anik bobok disini ya.. sama Tuan mu ini..". Kemudian Anik saya angkat dan mulai saya baringkan di ranjang empukku ini. Tangganku mulai aktif membelai rambutnya, pipinya, bibirnya.. dan juga payudaranya yang lumayan montok.

:: Pada saat tanganku mengelus pahanya..

" Tuan.. kenapa mengusap-usap kaki Anik yang lecet..".
" Oh iya Nduuuk.. Tuan lupa..".

 Tahu sendirilah, saya memang benar-benar sudah horny untuk mencicipi Anik, gadis kecilku ini. Bayangkan pembaca, disebelahku ada gadis 14 tahun yang begitu polos, dan dia diam saja keAnik tanganku mengelus-elus seluruh tubuhnya. Pembaca.. gimana udah belum ngebayanginya.. udah belum..! udah yaa.. saya terusin ceritanya. Kemudian saya jongkok diantara kakinya dan mulailah saya singkap rok yang dipakai Anik sampai ke pinggang. Sekarang terpampanglah dihadapanku seorang gadis kecil usia 14 tahun denga bibir kemaluan yang masih belum ditumbuhi bulu.


- Setelah pahanya saya buka, terpangpanglah segaris bibir memek yang dikanan-kirinya agak mengelembung.., eh maksudku tembem. Dengan jari telunjuk dan Ibu jari saya berusaha untuk menguak isi didalamnya. Dan ternyata.. isinya merah muda, basah karena ada sisa pipisnya yang tadi itu lho dan juga agak mengkilap.

 Tanganku pun mulai mengelus memek keperawanannya, dan sesekali saya pijit, pelintir dan saya tarik-tarik clitorisnya. Ake sendiri heran clitnya tiksaya ini ukurannya tidak kalah sama ibunya.

" Aduuh.. Tuan.. memeknya Anik diapain.. Tuan..".
" Tenang Nduuuk.. tidak apa-apa.. Tuan mau nyembuhin luka kamu kok.. Anik diam saja yaa..".
" Inggiih.. Tuan..". Setelah Anik tenang, sayapun mulai menjilati memeknya dan memang ada rasa dan bau pipisnya Anik.
" Tuan.. jangaan.. Anik malu Tuan.. memek Anik kan bau..".


- Saya bahkan sempat memasukkan jariku ke liang perawannya dan mulai saya kocok-kocok dengan pelan. Anikpun mulai menggelinjang dan mengangkat-angkat bokongnya. Saya pun mulai menyedot memeknya Anik dengan kuat dan saya lihat Anik menggigit bibir bawahnya sambil kepalanya digoyang kekanan kiri.

" Tuan.. geli Tuan.. memeknya Anik diapain sih Tuan.". Sayapun tidak peduli dengan keadaan Anik yang kakinya menendang-nendang dan tangannya mencengkeram seprei ranjangku sampai sobek disana sini. Dan akhirnya..
" Tuan.. sudah Tuan.. Anik mau pii.. piis dulu Tuan..". Dan tidak lama kemudian.
" cuuuurr…cuuur….criit…criiit.." Banyak sekali cairan hangatnya membanjiri mulutku. Saya berusaha sekuat tenaga untuk menelan semua cairan memeknya yang mungkin baru pertama kali ini dikeluarkannya. Setelah kujilati dan kuhisap sampai bersih, sayapun tiduran disebelahnya dan kurangkul saja dia. " Tuan.. maafin Anik ya.. Anik tadi pipis di mulutnya Tuan.. pipis Anik bau ya Tuan..".
" Tidak apa-apa Nduuuk.. tapi Anik harus dihukum.. karena udah pipis dimulut Tuan.."
" Anik mau dihukum apa saja Tuan.. asalkan Tuan tidak marahin Anik..". " Hukumannya, Anik gantian minum pipisnya Tuan.. mau tidak..”. “Iya Tuan..".

 Akhirnya saya keluarkan kontolku yang sudah tegang. Begitu kontolku sudah saya keluarkan dari CDku, Anik yang masih terlalu polos itu menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Saya lihat wajah Anik agak memerah. Setelah saya lepaskan kedua tangannya, saya sodorkan kontolku kedepan wajahnya dan saya suruh Anik untuk memegangnya.

" Nduuuk.. ayo dipegang dan dielus-elus..!"
" Inggih Tuan.. tapi Anik malu Tuan.. Anik takut Tuan..".
" Tidak apa-apa Nduuuk.. ini tidak nggigit kok.. ini namanya kontol Nduuuk..". Kemudian gadis kecilku ini mulai memegang, mengurut, meremas dan kadang-kadang diurut.
" Nduuuk.. kontolnya Tuan mu ini diemut ya..".
" Tapi Tuan.. Anik takut Tuan.. Anik jijik Tuan..".
" Tidak apa-apa Nduuuk.. diemut saja seperti saat Anik ngemut es krim.. ayo nanti Anik Tuan kasih es krim.. mau ya..".
" Benar Tuan.. nanti Anik dikasih es krim..".
" Iya Nduuuk..". Anik pun jongkok diantara paha saya dan mulai memasukkan kontolku ke mulutnya yang mungil. Agak susah sih, bahkan kadang-kadang kontolku mengenai giginya.
" Nah gitu nduuuk.. diisep ya.. yaa.. ya gituu.. nduuuk..". Sambil Anik mengoral kontolku, kaos lusuhnya Anik pun saya angkat dan saya lepaskan dari tubuh mungilnya. Saya elus-elus teteknya dan kadang saya remas dengan keras.
" Saya gemes banget sih sama payudaranya yang bentuknya agak meruncing itu" .


- Sekitar 12 menit kemudian, saya rasakan kontolku sudah berdenyut-denyut. Saya tarik kepala Anik dan saya kocok kontolku dimulut mungilnya.. dan.. saya tekan sampai menyentuh kerongkongannya dan akhirnya,

" Jruuoooot…croot.. croot.. croot.. cruut..!"

 Cairan pejuhku sebagian besar tertelan oleh Anik dan hanya sedikit yang menetes keluar dari mulutnya.

" Tuan.. pipisnya banyak banget.. Anik sampai mau muntah..".
" Iyaa nduuuk.. tapi enak kan.. pipisnya Tuan..".
" Inggih Tuan.. pipis Tuan kental banget.. Anik sampai tidak bisa telan.. agak amis Tuan..".


- Saya memang termasuk laki-laki yang suka merawat tubuhku. Hampir setiap hari saya fitnes. Menuku setiap hari susu khusus lelaki, madu, 6 butir telur mentah, dan juga suplemen protein. Jadi ya wajar kalau sperma saya kental dan agak amis. Kemudian saya peluk gadis kecilku ini dan sesuai janjiku dia saya kasih es krim rasa coklat mocalate.

 Setelah habis Anik memakan es krimnya, dia saya telentangkan lagi diranjangku. Terus saya buka lagi pahanya dan saya mulai lagi menjilati memek tembemnya. terus terang saja saya penasaran sebelum membobol selaput daranya.

" Tuan.. mau ngapain lagi.. nanti Anik pipis lagi lho Tuan..".
" Tidak apa-apa Nduuuk.. pipis lagi aja Nduuuk.. Anik mau lagi khan es krim..” “Mau Tuan..".


- Setelah saya siap, pahanya saya buka lagi lebih lebar, dan saya mulai memasukkan kepala kontolku ke lubang surgawinya. Baru masuk sedikit, tiksaya meringgis.

" Tuan.. memek Anik diapain.. kok sakit.." Saya sempat tarik ulur kontolku di liang memeknya. Dan setelah kurasa mantap, saya tekan dengan keras. Saya rasakan ujung kontolku merobek selaput tipis, yang saya yakin itu adalah selaput daranya.
" Tuaaan.. sakiit.." Langsung saya peluk Anik, kuciumi wajah dan bibir mungilnya.
" Tidak apa-apa Nduuuk.. nanti enak kok.. Anik tenang saja ya..". Setelah kudiamkan beberapa saat, saya mulai lagi memompa memeknya dan saya lihat masih meringis sambil menggigit bibir bawahnya.
" Oohh.. ahh.. auuhh.. geli Tuan.. ahh.." itulah yang keluar dari mulutnya Anik.
" Auuhh.. oohh.., Tuan.., periih.., aahh.. gelii Tuan.. aahh..,".

 SAmbil saya terus menusuk-nusuk memeknya, saya selalu perhatikan wajah imutnya Anik. Sungguh pemandangan yang luar biasa. Wajahnya memerah, bibirnyapun kadang-kadang menggigit bibir bawahnya dan kalau saya lihatnya matanya terkadang hanya terlihat putihnya saja. Kedua kaki Anik pun sudah tidak beraturan menendang kesana-kesini dan juga kedua tangannya menarik-narik seprei kasurku hingga terlepas dari kaitannya.

" Auuhh.. oohh.., Tuan.., aahh.. ooh.. aahh, Tuan..".


- Saya mulai rasakan ada denyutan-denyutan vaginanya di kontolku, pertanda tiksaya sebentar lagi orgasme. Kepala Anik pun mulai menengadah ke atas dan kadang-kadang badannya melengkung. Sungguh pemandangan yang sensasional, gadis 14 tahun yang masih begitu polos, tubuhnya mengelinjang dengan desahan-desahan yang betul-betul erotis. Saya yakin para pembaca setuju dengan pendapatku, tapi tangannya pembaca kok megang-megang “itu” nya sendiri, hayo udah terangsang ya. Saya tahu kok, tidak usah malu-malu, terusin aja sambil membaca ceritsaya ini.

" Oohh.. ahh.. auuhh.. geli Tuan.. ahh..".
" Tuan.. Anik mau pipiiss.. Tuan..”
" cuuuur, , , cuurr. . . . .criit…..criiiittt…".
" Kontolku seperti disiram air hangat..". Saya peluk sebentar tiksaya untuk memberikan kesempatan gadis kecilku menuntaskan orgamesme. Setelah agak reda, saya lumat-lumat bibir mungilnya.
" Maapin Anik ya Tuan.. Anik pipis dikasurnya Tuan..".
" Anik malu Tuan.. udah besar masih ngompol di kasur..".
" Tidak apa-apa Nduuuk.. (lugu sekali gadisku ini).. Tuan juga mau pipis di kasur kok..".

 Saya sendiri sudah tidak tahan. Kakinya saya angkat, lalu kuletakkan di pundakku. Dengan posisi ini kurasakan kontolku menyentuh dinding rahimnya. Memeknya jadi becek banget, dan saya mulai mempercepat sodokan kontolku.

" Tuan.. Anik capek.. Anik mau bobok.. Tuaan..".
" Iya nduuuk.. Anik bobok saja yaa..".
" Memeek Anik periih.. Tuaan..". Ku tekan keras-keras kontolku ke liang ke nikmatannya dan kutarik bokongnya dan,
" Jroooot. . . croot.. cruut.. croot.. croot.. cruut.. croot..!".


- Saya muntahkan pejuhku kedalam rahimnya. Saya cabut kontolku dari memek tembemnya, terlihat lendir putih bercampur dengan darah segar mengalir keluar dari liang kemaluannya.

" Tuan.., kenapa Tuan pipis diperutnya Anik.., perut Anik jadi hangat Tuan..".
" Iya nduuuk.., biar kamu tidak kedinginan.., ayo sekarang Anik bobok ya.., sini Tuan kelonin..".
" Inggih Tuan.., sekarang Anik capek.., Anik pengen bobok..".

 Saya perhatikan memeknya sudah mulai melebar dan agak membelah dibandingkan sebelum saya perawanin. Saya peluk dia dan saya cium dengan mesra Anik, si gadis kecilku. Saya dan Anik pun akhirnya tertidur dengan pulas...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Saturday, May 27, 2017

Gadis Lugu Rupanya Binal

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Gadis Lugu Rupanya Binal - Keluguan yang Binal | Di tahun 2008 ,aku yang bekerja di perusahaan swasta di semarang. Aku yang dapet tugas dari pimpinan untuk mengisi di wilayah pekalongan. Busett… gila bener , aku yang berpikiran untuk di pindahkan tapi tanpa uang tambahan pindah ke kota lain. Info dari temen-temen kalo di pekalongan kantor cabang nya kecil dan berantakan.
Pikiranku terus aku mau tinggal dimana, tanpa uang kos pula. Dan pimpinan yang berkata kepadaku , aku hanya di tugaskan paling lama 3 bulan saja di pekalongan.

 Waduuhhh…saya yang di semarang langsung bisa tinggal di rumah sendiri, tanpa biaya tambahan. Dan saat ini aku yang akan di tugaskan tanpa uang tambahan pula..
Buseet ! ! ! !

CERITA HOT DEWASA - Gadis Lugu Rupanya Binal | Apa di kata , aku mengiyakan saja perintah dari pimpinan dari pada aku kena pecat bisa boro-boro, cari kerjaan lagi sulit-sulitnya masalahnya.
Oke !! Ke esokan harinya aku langsung meluncur dengan kendaraan pribadi, sepeda motoran. Sesampainya di kota pekalongan aku mencoba tengok sebentar saat melewatinya dan ingin tau juga untuk keadaan kantor cabang di pekalongan itu seperti apa , karena aku belom pernah melihat kondisi di kantor cabang pekalongan. Aku muter-muter aja di daerah pekalongan utnuk mencari tempat kos yang berdekatan dengan kantor cabangku dan aku mendapat arahan teman sekantorku untuk mencari tempat kos yang nyaman.

 Karena aku juga punya temen yang berdomisili Pekalongan , jadi sedikit terbantu lah. Kemudian saya menemukan tempat kos dari arahan temen aku. Tempat kosnya kok kayak gini ya ??? kayak rumah .??tanyaku .

" Memang , tapi jangan di lihat dari bentuk rumahnya ??" pemilik rumahnya kenal baik sama saya lho. .!!


- Rumah tempat tinggal Mbak Susan ini sangat nyaman juga lho dan suaminya bekerja di perhutani dan Mbak Susan ini sudah punya anak 2 perempuan. Mbak Susan yang bekerja sendiri dan punya toko deket pasar Setono.

:: Sebelum Mbak Susan pergi ke toko , dia berpesan :

" Oke kamu tinggal disini saja , anggaplah ini rumahmu sendiri".
" Terima kasih mabk Susan" jawabku.
" Oiya ini anakku, Eliz masih kelas 2 smp dan sedikit bongsor. Yang pertama sudah kuliah di purwakarta " ucap Mbak Susan.

 Keluguan yang Binal | Buseett. . .mantep benenr bleehh. . .aku lihat Eliz yangn masih berumuran masih muda tapi sudah berbadan semok gini ya ?? Bahenol banget dari atas ampe bawah udah di kasih bemper semua, biar nabrak nya aman kali ya….
1 bulan sudah berlalu , aku yang tinggal di rumahnya mbak Susan , setiap kali kalo aku sedang balik kerja sering kali melihat Eliz yang sedang lonjoran sambil nonton tv dan mengemil. Dan kadang kadang Eliz juga bertanya ke aku,

" Baru pulang ya Om..??"
" Wah lembur teru nih Om. . ?"

:: Dan aku menjawab seadanya.

" Iya, Liz. . .lumayan capek hari ini..?" ucapku
" Oiya , Ibu kamu kemana Liz. . ??" tanyaku .
" Belom pulang ya… ?"
" Mungkin sebentar lagi OM.. ?" jawabnya.


- Aku yang selalu memperhatikan tubuh Eliz yang sedang mengenakan rok mini, di samping gitu lonjorannya cuek lagi!! Sehingga terlihat jelas dengan paha yang mulus putih dan Eliz juga sangat cuek cuek saja.
Hmmmmm….bikin tambah gemems aku. Kadang kala Eliz juga suka masuk kamar nyamperin aku, dan sering tanya-tanya masalah kerjaan dan kadang pula juga minta bantuan untuk mengerjakan PR nya.

 Dengan perasaan risih kalo Eliz masuk ke kamar ku dan sepertinya Mbak Susan dan suaminya biasa biasa aja tuh, tau kalo Eliz suka maen di kamar ku . Yauda tapi gak ada masalah kalo gitu !!
Dan Mbak Susan malah kadang nyuruh Eliz buat nemenin aku ngobrol atau gak sering bantu beresin berkas-berkas ku.


- Saat itu aku ijin pulang dari kantor cabang kisaran jam 12.30 siang. Karena semalam aku lembur ampe pagi. Tapi sebelumnya tugasku sudah aku beresin semua.
Dan aku masih ngantuk banget brooww..

 Setibanya sampai di tempat kossan , kok sepi banget ya rumahnya??
Keluguan yang Binal | Pada kemana nih..kok gak kelihatan. Waktu aku buka pintu…eh ada si Eliz seperti biasa yang sedang nonton tv sambil tiduran disofa…
Dengan rok mini andalannya & kaos ketat…
Buseeett. . .!!
Semok banget…!

" lho udah pulang ya Om ! ” tanya Eliz..
" Iya nih ..mungkin Om kecapekan kemarin" jawabku singkat.

:: Aku langsung aja menuju ke kamar buat ganti baju.

" Om. .Om. . .mau makan sekarang gak Om?" tanya Eliz depan pintu kamar.
" Oiya , Nanti aja deh kalo makan nya. .. "
" Eh ,bikinin es sirup buat om aja deh..?" jawabku


- Beberapa menit kemudian . .

" Ini Om Es sirup nya. . !!!"
" Mau Eliz pijitin sekalian gak OM. . .?" tanyanya polos Beruntung banget aku…
" heheehe. . .boleh jg nih…" pikir mesum ku.

:: Lalu Eliz pun segera berbincang-bincang dan menanyakan ,

" Om udah punya pacar belum sih. .?"
" Kok Eliz gak pernah ngobrol lewat telpon dan rencana mau nyamperi pacar om??"
" Udah , tapi di a juga kerja Di Semarang" jawabku singkat.
" Kalo kamu udah pacaran belom Liz?" tanyaku
" Ya gitu deh…ada temen satu sekolah, tapi kalo mo kesini malu dan gak berani Om. . .gak boleh sama Ibu"
" Kalau ketahuan sama Ibu, ntar bisa marah marah !!"
" Pacar Eliz genit , suka minta di ciumin terus !!" jawabanya .
" Ohh. . lha kok bisa gitu ?? kan enak di cium sama Pacar Eliz??" celotehku.
" iya juga sih Om. ..tapi Eliz gak bisa ciuman pake bibir" ucap Eliz.
" lha kenapa ??masa gak bisa sih??"
" Mau Om ajarin yang lebih enak gak eliz??"
" hehehehe.."
" Hmm…gimana Om??Gimana sih Om??" Tanya polos.
" bener ya Om ajarin dikit , tapi ingat jangan bilang ke Ibu ya?? Terus jangan marah kalo Om keterusan Eliz…" ucapku.
" Oke deh . Om tenang saja ??" jawab Eliz
" Bujuuuuk Buseeet. . .kena juga nih gadis kecil bertubuh semok"

 Yang biasanya tiap harinya, aku hanya bisa memandangi bagian tubuhnya yang semok aja dan sekarang kini bisa ku raba-raba dan kurasakan. Rejeki gak kemana bung. . . .!!!


- Kebeneran lingkungan di rumhanya lagi sepi, hanya ada aku dan Eliz.
Keluguan yang Binal | Aku langsung saja memulai menhgajari untuk bercipokan dengan pemanasan dulu .kemudian aku pegangi pipinya yang lembut nan kenyal halus terus aku langsung libas bibirnya yang seksi. Aku kulum bibirnya yang seksi itu, sperti kue aci . lembut kenyal –kenyal. Saat aku melihat mata Eliz nampak merem melek yang tadinya bibirnya tertutup yang sekarang sudah sedikit membuka. Ketika sudah terbuka aku segera mainkan lidah dan terus aku jilati dengan lidahku , mirip mencicipi es krim jilat jilat gitu deh. .

" ya begitu lah dek Eliz kalo sedang berciuman bibir" ucapku dan berharap lebih.
" lho kayak gitu aja ya Om…?? kirain lebih Om..??" jawabnya.
" sebebtulnya ada lagi dek Eliz yang lebih nikamt dan dasyatt??"
" kamu mau ..?"
" boleh juga Om ..?" jawab Eliz
" oke , sekarang kamu tiduran aja sini ..?" jawabku .

 Setelah eliz sudah tidur dengan posisi yang enak dan nyaman , aku segera menyambar lagi bibir Eliz. Dan tangan ku juga ikutan menyambar tak tinggal diam. Payudara Eliz yang montok dan kenyal sangat terasa sekali di genggaman tanganku dan kemudian tanganku segera menyusuri ke arah paha yang seksi dengan roknya. Lalu aku mencium ulang kearah bibirnya dan menyusuri kea rah bagian lehernya dan bagian telinga nya yang bersih putih. Aku hajar abis abisan. .

" Om geliii om, ,, , , ," ucap Eliz
" Mhhhhh. .. . ."


- Kemudian payudara Eliz aku remas-remas habis-habisan sampai tak ada ampun. Tanganku langsung mengarah ke dalam payudara yang masih tertutup bajunya.
Keluguan yang Binal | WAuuuuuw. . .pucuknya dah bangun dan sudah mengeras menjulang kencang sekali puting susunya. Langsung aja aku plintir –plintir dengan lembut putingnya di kanan dan di kiri .

" MHhh. . … . Uhhh..Om. . …" ucap Eliz

 Seketika aku sosor langsung puitng susunya satu persatu punya Eliz, dan kemudian dengan gak tahan nya kegelian yang dia rasakan , Eliz menjambak rambutku yang bertanda sedang horny. . .
Lalu tanganku segera menjelajah ke arah selakangan nya Eliz. .
Woow. ..tenyata masih polos , belom ada rambut rambutnya memeknya dan sudah mulai becek berlendir memeknya. aku segera mengelus-ngelus klitorisnya, wahh. . . ..masih original ternyata dan lalu aku segera pelorotin CD nya yang berwarna putih .

" uh. . .jangan lah Om,Eliz malu . . ." ucapnya.
" gak apa apa kok dek Eliz…nanti kamu juga tau kok dek Eliz. .?"


- Kemudian sengaja aku buka baju dan roknya, tanpa menanyakan langsung ke Eliz , aku sosor saja dan menjilati memeknya yagn sudah berlendir dan becek …!!
Wangi nya , aroma khas. . .bingiiiit. .!!

" sshhhhhh…ahhhhhhh…geli Om!"
" Ssssshhhhhh…ooohhhhhh AHhhhhhh….!" rintih Eliz

 warna memeknya yang masih merah, makin nambah bersemangat aku dan ku jilat terus sampe kedalem2nya
Tiba2 kaki si Eliz ngejepit kepala ku…

" Hhmhhhhhhh…sssshhhhhhh…ohhhhhh…!" cuma itu yg keluar dari mulut si Eliz sambil ngangkat pantat sedikit tanda klimaks…


- Keluguan yang Binal | Gak pake nunggu langsung , segera aku jilat habis cairan putih khas moci memek si Eliz…..gurih guriih nyooi !!

" Ada apa dek Eliz???"
" Kenapa dek ELiz?"
" Gimana rasanya?"
" Mau lg dak?" tanyaku
" Pengen kencing sih Om. . .!"
" habis gak kuat nahannya!"
" Udah yah Om geli banget sih…" jawab Eliz
" Coba sekali lagi ini deh ya….yg ini lain lagi ELiz !" kataku sambil tiduran disampinya.
" Yang lain lagi gimana sih Om?" tanya Eliz penasaran
" Coba kamu tiduran aja ya. . !" jawabku

 Eliz nurut aja dan tiduran…terus aku renggangin kakinya..
waduh..memeknya si Eliz imut banget, itu yg bikin aku gak tahan dan semakin bernafsu. Aku gak mau nglewatin buat nyodok memek orisinil kayak gini nih….
aku buka celanaku…si Eliz melongo lihat aku gak pake celana…tapi dia gak bisa ngomong apa2 lagi, kepalang tanggung kali…kaki kiri si Eliz aku angkat n aku taruh di pundak…trus aku arahkan kontolku ke memeknya Eliz…

:: Busyet…kenceng banget….

" Auuu. . . aaah. . . sakit Om…."
" Pelan2 aja ya..ssshhhhhh. . … !" rintih si Eliz.


- Aku berkeringat sangat deras dan terlalu semangatnya….
Kemudian aku sodok lg, masih belum bisa si Eliz melenguh lg….

" Mmmmmhhhh…sssshhhhhh…aaahhhhh!"

 aku tarik lg etrus aku sodok lg sampe bener masuk e memek-nya si Eliz….

" Bbleeeeessssss….Jluuuub. . ."

:: Sampe kerasa banget ngedobrak memek si Eliz.

" Aaaaahhhhh….Aaaahhhhh….Ssssshhhhhhh….Ooooohhhh"


- si Eliz ngejerit sedikit langsung aja aku tutup mulutnya pake tangan sambil tidak lupa genjoooootttttt teruussssss….!!!
Keluguan yang Binal | Buset dah . . .gile bener….lubang memek si Eliz bener2 sempit bingit. .. !

 Aku sodok dengan kontolku kayaknya gak muat sekali….terus aku lihat ada bercak warna merah agak pink yg nempel di kontolku ….

" Sorry Eliz, apakah kamu masih virgin???"


- Otomatis ngeseks sama pemula begini bikin aku yang repot…
Setelah aku genjot diberbagai posisi si Eliz cuma bisa melenguh sambil megangin tangan aku atau bantal yang di sampingnya…
Bibirnya selalu digigit matanya merem melek…tapi aku dah gak peduli….lalu si Eliz ngangkat pantatnya lagi pahanya coba ngejepit badan aku.

" Sssshhhhhh…Ooooohhhhh…Om. . ."
" Elizzzz. … gaaaak taaaahhhann laaaggi.. "
" Hhhhmmhhhhhh……Aaaahhhhh !"

:: Dan lagi-lagi si Eliz muncrat ke kontolku yang berlumuran sama lendir punya Eliz . Kemudian aku cabut dulu…

" Sedot lagi boleh….."
" Wwaduh…"

 Dan sekarang aku melihat memeknya si Eliz ada lobangnya…
sudah menganga lagi… !!
Hmmmph. . . setelah itu aku sodok lg, kali ini gak susah banget kayak yg pertama, namun sekarang aku pake gaya nungging dan gak lama si Eliz dah gak tahan lg…..muncrat. . .


- Terus aku suruh dia telentang lagi dan kali ini misionaris style, yg pasti penetrasi ke dalam memek Eliz dan aku gak mau lama2 lagi kasihan jg si Eliz…
sambil aku genjot tangan aku ngeremes nenen & pentilnya si Eliz, terus aku isep. si Eliz dah gak bs ngapa2in lg selain

" AAaahhhhh…..Oooohhhhhh…Ssssssshhhhhhh…Mmmmmhhhhhhh"

 Gak lama setelah itu kontolku terasa mau klimaks….genjotan semakin aku cepetin dikit…tapi tiba2 si Eliz ngejepit badan aku lg…
waduh…bisa2 klimaks bareng nih..tp kalo muncrat didalem bisa wasalam….!!
Aah bodo gileee , gimananya pikir nanti aja deh !

" Paling aku beliin obat anti hamil aja di apotik" pikirku gampang.
" AAaahhh…..Om..Eliiizzz dah gakk kuat naahhaan laaggi nnihh..!" rintih si Eliz yang kali ini hampir gak kedengaran.
" Iya Elizz..Om jg dah gak tahan nih…" terus aku genjot…
Gak lama kemudian….
" Oooohhhh…"


- Keluguan yang Binal | Aku yang mau tarik kontolku namun kaki si Eliz malah ngejepit pinggul aku, rupanya dia jg klimaks…

" OOuuoohhhhh…Ssshhh…!"

:: kontan aja aku gak bisa ngapa2in…

" Ccrrrroooottttt…Ccccrrrooootttt…Cccrrrroooootttt…."

:: Pejuhku dah keluar duluan, ya udah tanggung kemudian aku terobos lagi ke memek-nya si Eliz….

" Croooootttt…Crroottt…. Ccrooott…"

 busyet kayaknya memek-nya si Eliz banjir dengan air pejuhku.
Nafas aku udah berat dan ngos-ngosan banget sambil tiduran disamping Eliz.
Aku belai rambutnya sesekali aku raba lagi payudaranya…

" Elizz, kamu gak pa2 kan?" tanyaku
" Gak pa2 Om !" Eenak jg sih
" Namun memeknya Eliz agak perih nih Om. ."
" Ntar gak usah bilang sama Ibu ya Om!" jawab Eliz
" Iya ”
" Kalau kamu mau kayak gini lagi, tinggal bilang sama Om ya Liz !” kataku
" Iya om…kalo besok bisa gak om?" jawabnya polos….


- busyet nih anak, udah ketagihan dan ke’enakan rupanya…
Setelah pake baju lagi si Eliz ketiduran dikamarku …

" Waduh gimana nih klo ibunya datang?"

 Keluguan yang Binal | Setelah aku beresin kamar aku langsung aja ke ruang tamu nonton tv sambil tiduran…badan ku terasa capek banget tapi kok gak bisa tidur lagi.
Dah agak sorean, Mbak Susan kemudian datang…

:: Dan dia heran aku tiduran di sofa…

" Tumben dah pulang dek?"
" Kok tiduran disofa?" tanya mbak susan .
" Iya nih mbak, td saya ijin pulang kantor, waktu tiba di rumah si Eliz lagi tiduran tuh dikamar sambil denger MP3" jawabku datar.
" Biar aja deh mbak Susan , biar saya tiduran disofa dulu" tambahku sama Mbak Susan.


- Lancar……!! Dan gak ada masalah….sejak itu selama aku di Pekalongan kebutuhan buat kontolku jd mudah dan murah meriah. . .
Malahan si Eliz suka diem-diem tidur dikamar aku sampe pagi yang pasti aku hajar dulu sampai klepek-klepek....!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Monday, May 22, 2017

Bercinta Dengan Nina Site Manajer

 poker terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Bercinta Dengan Nina Site Manajer - Namaku Dimas, 32 tahun, berprofesi sebagai civil engineer di salah satu PMA di Jakarta. Kisah ini aku ceritakan saat menangani project perluasan area perumahan di Manado. Singkat cerita setelah melakukan penerbangan dari Cengkareng maka sampailah di Sam Ratulangi Manado.


CERITA DEWASA - Bercinta Dengan Nina Site Manajer | Aku dijemput oleh Nina site manager dan diantar ke area project di utara Manado. Perjalanan ke area project sekitar 60 menit dan Nina menjelaskan banyak mengenai project tersebut dalam perjalanan. Potensi yang akan diperoleh perusahan ternyata besar sekali sehingga sangat menguntungkan, hal membuat aku penasaran untuk segera sampai di area project tersebut. Perlu diketahui bahwa aku menggantikan posisi pak Zaki untuk meneruskan project ini karena pak Zaki mendapatkan tugas menangani project di Papua. Setelah sampai di site, ternyata dugaan aku memang benar, sungguh potensi yang besar untuk tidak melepaskan project ini. Nina mengantar aku hingga seluruh area yang dia jelaskan selama perjalanan tadi.

 Setelah seharian bekerja, selanjutnya Nina mengantarkan aku ke rumah yang akan aku tempati selama di Manado. Rumah itu asri dengan taman yang minimalis dan bersih, sehingga aku menjadi betah tinggal di sana. Rumah Nina 2 blok dari tempat aku tinggal, dia janda memiliki 1 anak. Dengan berjalannya waktu tak terasa hampir 6 bulan aku tinggal di Manado mengerjakan project dengan banyak permasalahan yang selalu bisa teratasi karena kami memiliki team work yang solid dan akhirnya project mencapai finishing sehingga beban kerja semakin berkurang.


- Hari itu sekitar jam 4 sore aku ditelpon Nina, karena anaknya minta diantar ke rumah neneknya di daerah Tomohon dan meminta tolong kepadaku untuk mengantarkannya ke sana. Kami bertiga pergi naik mobil ke Tomohon, perjalanan sekitar 1 jam hingga sampai rumah orang tua Nina.

" Selamat datang pak Dimas " sapa tante Hera orang tua Nina.
" Selamat sore Tante , ini Venti minta diantar katanya rindu sama omma nya hehe " Kedekatan aku dengan keluarga Nina sudah seperti keluarga karena sekian lama aku bekerja di sini.

:: Setelah 1 jam ngobrol di rumah orang tua Nina, maka aku pamit pulang.

" Tante Hera saya mau pamit pulang dulu " kata aku kepada tante Hera,
" Lho, kok buru-buru? "
" Iya mi, aku tinggal dulu ya, titip Venti " kata Nina juga pamit kepada Tante hera ibunya.
" Ya sudah, kalian hati-hati di jalan ya dan nak Dimas terima kasih udah antar Nina dan Venti ke sini " Lalu kami bergegas masuk ke mobil setelah berpamitan.

 Selama dalam perjalanan pulang kami berbicara segala hal dan tidak seperti biasa kami terasa lebih dekat. Nina begitu manja malam itu dan begitu membuatku terpesona, ada sedikit rasa kagum saat aku meliriknya dengan kemanjaannya. Tak terasa sampailah di rumah Nina, setelah perjalanan dari Tomohon.


- Selanjutnya aku masukkan mobil ke garasi rumah Nina dan mengembalikan kunci mobil kembali ke dia di ruang keluarga.

" Nina, nih kuncinya aku kembalikan, aku balik dulu ya" namun Nina menarik tangan aku
" Kenapa kamu selalu buru-buru kalo mampir " Tanya dia kepadaku.
" Lantas gimana lagi Nina? " Tanpa banyak bicara tiba-tiba Nina memelukku dan melumatku.

 Aku terkejut dan berusaha mengimbangi lumatan bibir Nina. Kami saling berpagutan dan bermain lidah, pelan-pelan aku lucuti baju Nina sambil tetap melumat bibirnya. Nina sudah terangsang berat hingga akhirnya aku lucuti semua bajunya tinggal cd dan bra. Lalu tubuhnya aku angkat ke ranjang dan akutentangkan ke ranjang. Aku luamti seluruh tubuhnya dan melepas kaitan bra hingga tampak payudaranya tanpa bra yang sungguh menawan.


- Lalu aku mainin putingnya dan mulai menjilatinya. Aku cupang sekitar payudaranya hingga merah, Nina melenguh keenakan dan tangan aku melepaskan cd nya dan jariku memainkan klits dia. Nina semakin menggelinjang, badannya mulai hangat terangsang. Aku ciumin seluruh tubuhnya hingga perut dan sampai vaginanya. Lidah aku menjilati vagina yang mulai basah itu.

 Perlahan-lahan mulai basah dan jari aku masukin perlahan dan kocok-kocok dalam vaginanya.Menjilati dengan perlahan-lahan membuat lendirnya makin banyak dan makin menggelinjang rasanya badan Nina. Menghentak dan berdenyut-denyut sambil terus aku jilati hingga tampak mulai squirt seperti orang kencing dan tanda dia orgasme.

" uuuhhhh…. Dimas " Sprei ranjang tampak basah dan aku mulai menarik dia ke samping. kita saling hadapan dan dia mulai menindih aku dan berusaha melucuti baju aku.


- Seluruh baju aku dilepaskan dan sekarang sama-sama bugil. Sengan sigap Nina mulai menjilati puting aku, sungguh membuatku menjadi liar. Dia mulai menjilati seluruh tubuhku hingga membuat makin keras penis aku. Lalu dia mulai mainkan batang kemaluanku dengan cara menjilati kepalanya pelan-pelan sehingga kepala penisnya menjadi keras. Lalu dia mulai memasukkan batangku ke mulutnya hingga mentok. Membenamkan di mulut dan mulai mengulumnya maju mundur kepalanya. Aku pegangi kepalanya hingga dia tertahan untuk melngulumnya. LAlu aku hujam ke mulutnya sampai dia ga bisa nafas karena terhujam sampai kerongkongan. Dia tersedak..

" Huk..huk ..aaah " aku lepasin hujaman supaya dia bisa bernafas kembali.

 Lalu Nina melanjutkan mengulum hingga aku merasa makin keras rasanya dan tak bisa membendung isi dalam penis aku.Keluar sperma ke dalam mulut Nina dan berdenyut di dalam mulutnya. Nina menikmati semprotan sperma dan menelannya hingga habis.


- Selanjutnya aku masih telentang dia bangkit dan mulai pegang kendali. Sekarang dia di atas aku membimbing batangku masuk ke dalam sangkarnya. Dia oles-oleskan kepala penis ke mulut vaginanya dan mulai memasukkannya. Agak sempit rasanya saat dia mulai memasukkannya, dan dengan bantuan pelumasnya maka sedikit bisa masuk kepalanya dan sedikit dipaksa bisa masuk sebagian. Terasa ada gesekan antara kulit penis dan vagina sehingga membuat aku menjadi ketagihan lagi. Nina memasukkannya hingga mentok lalu dia maju mundur menikmati batang yang melesak di dalam vagina dia. Tampak Nina makin liar memainkan perannya hingga aku terasa dihisap isi kantong pelirku. Memutar pinggulnya dan memainkan batang penisku di dalam vaginany+a menyebabkan aku terasa melayang dan dia dengan sedikit mengerang kenikmatan.

" Dimas, oooh…oooh… dia merancau kenikmatan lalu dia mulai menggelinjang di atas aku ooohhhh ………. oooohhh," terasa aku dijepit vaginanya dan diperas isi penisku. Dia lalu melepaskan batang penisku yg di dalam vagina lalu meraih dan mengulum kembali supaya kekerasan batang penisnya terjaga. Lalu giliran aku kembali menghujaninya denga ciuman yang liar.

 Kali ini aku peluk dia dari belakang dan hujam dari belakang. Pada kondisi ini dia merasa sangat excited. Aku hujam dengan doggy style dia makin liar dan orgasme kembali untuk kedua kalinya. Lalu aku lepas hujaman dan sekarang posisi dia di bawah dan aku buat dia makin multiple orgasme dengan hujaman yang tiada ampun sampai akhirnya kami merasakan mencapai klimaks dan aku merasakan akan ejakulas. Sesaat kemuudian aku semprotkan sperma di dalam vaginanya dan dia merasakan hangat kena semprot spermaku dan kami terkulai dalam kenikmatan berdua. Nina sudah 3 kali orgasme dan dia merasa puas dalam unconditionally make love.

" Terima kasih Dimas, lama aku tidak merasakan belaian lawan jenis " sebagai wanita muda memang sentuhan lawan jenis sangat dia butuhkan.


- Lalu kami ke kamar mandi dan mandi bersama sambil saling membersihkan badan yang membuat badan segar kembali. Selesai mandi kami berpakaian dan tidur berpelukan sampai pagi...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Friday, May 19, 2017

Kuperawangi Indah Adik Ipar'ku

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Kuperawangi Indah Adik Ipar'ku - Aku masih ingat kejadian pada waktu itu tepatnya 20 juli 2013. Aku mengantarkan adik iparku (panggil saja namanya Indah) untuk mengikuti test di sebuah perusahaan di kota Surabaya. Rumah kami lumayan jauh dengan perusahaan tempat Indah mendaftar. Aku masih tinggal bersama dengan mertuaku.


CERITA DEWASA - Kuperawangi Indah Adik Ipar'ku | Saat Indah memasuki ruangan test di perusahaan tersebut, dengan setia aku menunggu dia di lobi perusahaan tersebut. Hampir dua jam aku menunggunya, akhirnya Indah keluar dari ruangan test dan kemudian menghampiriku di lobi. Aku bertanya padanya,

" Gimana Indah kamu bias menjawab semua pertanyaannya?"
" Oh bias mas…" jawabnya.
" Ya udah kalau gitu kita pulanga yuk" ajakku.
" Tapi sebelumnya kita cari makan siang dulu aku laper sekali" kata Indah.
" Oke" jawabku.

 Setelah selesai makan kami berniat melanjutakan perjalanan pulang. Di tengah perjalanan Indah mengeluh kalau badannya agak lemas dan mengeluarkan keringat dingin.

" Kamu kenapa Dah, kog kelihatannya pucat sekali?" tanyaku penasaran.
" Kayaknya aku masuk angin deh mas" jawabnya. Mendengar jawaban itu aku jadi bingung harus berbuat apa.
" Kita beli obat dulu ya, kamu biasanya minum obat apa?" tanyaku bingung.
" Biasanya sih aku dikerokin mas kalau udah kayak gini" jawabnya sambil mengelus-elus leher belakangnya. Mendengar jawabnya lagi aku semakin tambah bingung.
" Ya udah kita cari losmen dulu aja buat ngerokin kamu" kataku dan Indah pun mengangguk tanda setuju.


- Lantas laju mobilku sedikit kuperlambat untuk mencari losmen yang dekat dengan posisi kami. Tak lama kemudian akhirnya kami menemukan losmen yang kami cari. Losmen sederhana yang kupilih. Setelah memesan kamar, kami berdua masuk. Indah pun segera membaringkan badannya di kasur.

" Ini mas minyak kayu putihnya" katanya tanpa basa basi. Indah selalu sedia minyak kayu putih di dalam tasnya.

 Setelah mendapat beberapa kerokan di pundaknya kemudian Indah bangkit untuk melepas BHnya.

" Kubuka aja BHnya ya mas, agar lebih leluasa yang ngerokin" katanya sambil meraih kait BH untuk di buka.


- Dan begitu BH terlepas mataku jadi terbelalak melihat toket Indah yang menggelantung begitu besarnya dengan puting berwarna kemerahan. Maklum Indah masih perawan jadi toketnya masih terlihat kencang dan besar.
Tanpa malu-malu aku melanjutkan mengeroki punggungya setelah Indah kembali tengkurap. Beberapa menit kemudian, seluruh punggungnya telah penuh dengan kerokan.

" Sudah selesai nih punggunya" kataku. Tapi tiba-tiba Indah membalikkan badannya, posisi dia sekarang terlentang di hadapanku.
" Tolong dadanya dikerik sekalian ya mas" katanya meminta.

 Mendengar kata-kata itu aku jadi kaget bercampur senang bukan main. Toket yang ranum padat berisi itu sekarang benar-benar didepan mataku. Dengan sedikit gemetaran aku memulai mengerik dadanya. Kadang-kadang tanganku tak sengaja menyentuh putingnya.

" Maaf Indah gak sengaja" kataku.
" Gakpapa mas…." jawabnya santai.


- Pikiran nakalku mulai timbul di tengah-tengah aku hampir selesai mengerok bagian dadanya. Aku mencoba untuk meremas toket dan memilin putingnya. Aku benar-benar tak menyangka kalau Indah hanya diam saja saat tanganku menggerayangi toketnya. Dia terlihat menikmati setiap remasan yang kulakukan pada toketnya.

" Oooohh maasss…jilat putingku mas…" desah Indah.

 Tanpa menunggu perintah lagi aku lantas menjilati dan mengulum putingnya, tanganku pun tak mau diam, mulai bergerilya mengelus-elus memeknya. Awalnya Indah menyingkirkan tanganku saat mencoba untuk mengocok klitorisnya.

" Jangan mas…" katanya. Tapi aku tak mempedulikan ucapannya. Tanganku terus saja berusaha untuk mengocok klitorisnya. Saat tanganku menyentuh lubang memeknya ternyata lubang memek itu sudah sangat basah dibanjiri oleh lendir yang keluar dari dalam memeknya. Aku lantas menyuruhnya untuk melepas rok dan CD yang masih melekat pada tubuhnya. Sementara aku sendiri melepas baju yang aku pakai saat itu.


- Kini kami berdua sudah sama-sama telanjang bulat. Tubuh Indah terlihat sangat mulus sekali, bulunya terlihat masih jarang maklum dia baru berumur 19 tahun baru tamat SMA.

 Kumulai dengan membuka kedua pahanya lebar-lebar, kemudian kujilati memeknya dan memainkan klitorisnya dengan lidahku. Indah mengerang keenakan.

" Ssssttthhh…aahhhh enak maaasss…"


- Setelah puas bermain dengan memek dan klitoris Indah, kemudian aku bangkit dan mengarahkan kontolku tepat di depan mulut Indah yang masih berbaring. Kuelus-eluskan kepala kontolku di bibirnya, Indah berusaha untuk menolaknya dan berkata,

" Jangan mas, jijik aahhh…Indah gak mau"
" Coba jilat sedikit aja, enak kog" kataku merayu. Dengan ragu Indah menjulurkan lidahnya mencoba untuk menjilat kepala kontolku. Aku merasa geli.
" Ayo sayang kulum kontolku, hati ini aku milikmu" kataku sambil kuelus pipinya.

 Indah kembali mencoba menjilati kontolku dari ujung kepala sampai ke pangkal kontolku. Lama kelamaan Jilatan Indah semakin liar. Buah zakarku pun tak luput dari jilatannya.

" Sedot dong Indah…aaahhh…" pintaku. Indah menuruti permintaanku, dia menyedot kepala kontolku. Aku sudah tak tahan lagi kemudian aku menindih badan Indah dan mengarahkan kontolku ke lubang memeknya.
" Indah, kontolku kumasukan ke memekmu sekarang ya, aku sudah gak tahan lagi" kataku sambil mengelus-elus bibir memeknya dengan kepala kontolku.
" Jangan mas, aku masih perawan kita bermain-main gini saja" katanya memelas. Tapi aku yang sudah terlanjur bernafsu tak menghiraukan perkataanya. Aku berusaha untuk memasukan kontolku ke dalam memeknya.
" Hentikan mas…" rengenya lagi. Aku tak peduli aku terus saja mencoba mendorong kontolku agar bias masuk ke dalam lubang memeknya. Memang agak sulit sih karena dia benar-benar masih perawan. Dan tak lama kemduian akhirnya,
"  Bleeesss…sleeeeppp…" Indah menjerit menahan sakit.
" Sssthhh…aduuhh…sakit mas" rengeknya sambil menangis.
" Tahan sedikit nanti kamu akan merasakan nikmatnya bercinta" kataku sambil menyodokan kontolku pelan-pelan ke dalam lubang mememknya.


- Kugerakan kontolku maju mundur secara pelan. Setelah tak mendengar tangisan Indah lagi sodokanku agak kupercepat.

" Ooooo…maaasss…aahhhh…" desah Indah.
" Gak sakit lagi to…enak kan sayang…" kataku padanya. Rupanya Indah sudah merasakan nikmat, mulutnya mendesah dan mengerang.

 Genjotan kontolku pun semakin cepat, Semakin cepat aku mengenjot memeknya semakin sering Indah mendesah dan iktu membuatku semakin bernafsu. Tak lama kemudian aku merasakan ada yang keluar dari dalam memeknya, rupanya Indah telah mencapai klimaksnya.


- Mengetahui itu aku semakin bergairah menggenjot memeknya dan akhirnya,

" Indah, aku mau keluaarrr…" kataku sambil mencabut kontolku (takut hamil) dari dalam memeknya kemudian kukocoknya kontolku di depan bibirnya. Dan kusuruh Indah untuk menjilati kepela kontolku.
" Crooot…crooot….crooot…" Seluruh spermaku tumpah ke muka dan sebagian ada yang masuk ke dalam mulut Indah.
" Maafkan aku ya, udah melakukan kesalahan yang besar" kataku pada Indah.
" Gakpapa mas semua sudah terjadi kog" katanya sambil membersihkan sisa spermaku yang muncrat di mukanya.

 Kami berdua lantas berbaring, kuciumi Indah dengan penuh kasih sayang.

" Makasih ya Indah" kataku sambil kucium keningnya.


- Kemudian kami berdua mandi dan berpakaian kembali untuk melanjutkan perjalanan pulang. Diperjalanan kami berdua saling bermanja-manjaan.

 Setelah kejadian aku dan Indah sering melakukan hubungan sex kalau di rumah sedang tak ada orang, atau kalau tidak kami sering bertemu disebuah hotel atau losmen yang telah kami janjikan sebelumnya...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Monday, May 15, 2017

Ku'sutubuhi Keponakan Tante'ku

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Kusutubuhi Keponakan Tanteku -  Sekitar tiga bulan yang lalu om Heru mengajakku agar tinggal bersama mereka, dengan alasan daripada aq harus kost di luar, labih baik aq tinggal bersama om Heru saja karena dirumahnya ada kamar yang masih kosong, kata om Heru memberi alasan.


CERITA DEWASA - Kusutubuhi Keponakan Tanteku | Dua bulan kemudian, tante Fitri membawa keponakkanya ke rumah. Nama keponakkan tante Fitri adalah firza, umurnya baru 15 thn, ia sudah kelas 2 SMK. Firza anaknya cantik, pintar, rajin dan baik hati.

 Suatu hari, om Heru dan tante Fitri pergi menghadiri acara perpisahan siswa kelas 3 di sekolah tempat om Heru mengajar. Om Heru sempat mengajakku, anmun aq menolak dengan alasan aq lelah, lalu tante Fitri mengajak Firza namun Firza pun juga menolaknya dengan alasan Firza lagi ada tugas dari sekolah yang harus selesai malam ini karena besok tugas itu harus segera dikumpulkan.


- Sebelum om Heru dan tante Fitri meninggalkan rumah, mereka tidak lupa berpesan pada kami untuk berhati-hati, karena sekarang baru banyak pencuri yang berpura-pura datang sebagai tamu. Setelah selesai berpesan, om heru dan tante Fitri pun pergi sambil menyuruhku menutup dan mengunci pintu.

 Sejak kepergian om Heru dan tante Fitri, keadaan rumah jadi hening, kini hanya ada suara tv, namun volume tv sengaja aq kecilkan karena Firza sedang belajar. Aq hanya duduk diruang tv menonton sebuah sinetron. Aq sempat menyaksikkan adegan panas seorang laki-laki paruh baya yang sedang asyik selingkuh dengan seorang wanita yang ternyata teman kerjanya sendiri. Karena terlalu asyiknya aq nonton tv, sehingga aq sangat terkejut ketika tiba-tiba ada sebuah tangan menepuk pundakku.


- Setelah kulihat ternyata Firza, ia tersenyum manis sekali sambil menarik lenganku menuju kamarnya. Aq jadi dag dig dug setelah melihat penampilannya, ia hanya mengenakan celana pendek ketat dengan kaos yang super ketat, sehingga lekuk tubuhnya tampak begitu jelas.

 Sejenak aq terpana melihat bentuk tubuhnya yang nyaris sempurna. Pinggangnya bagai gitar spanyol dengan paha yang kencang, bersih dan mulus. Selain itu juga tampak toketnya sangat menantang. Sepertinya ukuran Bra nya 34B.

:: Pemandangan itu sempat mengundang pikiran mesumku
- Bagaimana rasanya kalau aq menikmati tubuh Firza yang nyari sempurna itu. Namun aq berusaha membuang pikiran itu karena aq pikir bahwa dia adalah sepupu iparku, tinggal serumah denganku dan akupun menganggapnya sudah seperti adikku sendiri.

" Adapa apa sih, Za..? kok kamu ngajak aq masuk kekamarmu?" kataku agak bingung.

 Sebenarnya bukan karena aq menolak tetapi hanya karena grogi aja. Maklum aq belum pernah sekalipun masuk ke kamar Firza sebelumnya.

" Kak, Firza mau minta tolong nih!" katanya sambil memandangku manja. “Kakak mau nggak bantu aq ngerjain tugas ini, soalnya besok harus dikumpulin.” kata Firza setengah merengek.
" Owhh, maksud kamu mau minta tolong agar aq bantuin kamu ngerjain tugas itu? baiklah."
" Asyiiikkk, makasih banget ya kak." kata Firza sambil mencium pipipku.


- Kontan aq merasa seperti tersengat listrik karena meskipun usia sudah hampir 25 thn, aq belum pernah merasakan di cium seperti itu oleh seorang gadis, apalagi ciuman itu datangnya dari gadis secantik Firza.

 Aq pun segera membantunya mengerjakan tugas itu sambil sesekali mencuri-curi pandang padanya, namun sepertinya ia tidak meyandari kalau aq memperhatikannya. Setelah hampir 1 jam mengerjakan tugas itu, tiba-tiba Firza berhenti mengerjakan tugas itu. Ia mengeluh sambil memegangi keningnya.

" Kak, kepala Firza pusing banget nih, boleh nggak kakak pijitin kepala Firza?" katanya sampil merapatkan tubuhnya ke dadaku.

:: Sempat aq merasakan gesekkan lembut dari toketnya.

" Emang kenapa kok Firza tiba-tiba kepalanya pusing
" Ayolah kak, tolong pijitin dong, kepala Firza pusing banget!”
" Ok, dengan senang hati lagi.” kataku penuh antusias.


- Lalu aq mulai memijit keningnya dengan kedua tanganku. Aq menahan lehernya agar tubuhnya tidak bergoyang. Sesekali aq juga mengelus pundaknya yang putih mulus.

" Kak, belakang leher Firza juga dipijit ya kak, solanya leher Firza agak kaku nih." katanya sambil mengarhakan tanganku ke lehernya.

:: Setelah beberapa menit aq memijitnya, ia lalu bangkit sambil menarik tanganku.

" Kak, Firza rebahan di tempat tidur aja ya? biar enak mijitnya."
" Terserah Firza ajalah." kataku sambil mengikuti Firza dari belakang.

 Lagi-lagi aq terpana melihat pinggul Firza yang benar-benar aduhay. Ia lalu berbaring telungkup di atas tempat tidur sambil menyuruhku memijit leher dan punggungnya. Sesekali aq melihat tubuhnya menggelinjang, entah karena sakit atau geli oleh pijitanku. Aq tak tau pasti, yang jelas aq juga sangat senang memijit punggungnya yang seksi.

" Kak, Firza buka baju aja yah? Sekalian pakai balsem biar cepet sembuh" " Mungkin Firza masuk angin, kak" katanya sambil membuka bajunya, lalu kembali berbaring di depanku.


- Aq terpana lagi melihat kulit tubuhnya yang kuning langsat. Dalam hati aq berfikir betapa bahagianya aq kalau kelak mempunyai seorang istri secantik Firza. Aq terus memijitnya dengan lembut.

 Sesekali aq memutar-mutar jari-jariku di tepi rusuknya. Setiap aq meraba sisi rusukknya, ia kontan menggelinjang ke kanan dan ke kiri. Kadang juga punggulnya ditarik. Maklum, ia belum terbiasa disentuh laki-laki. Aq juga suda mulai merasakan batang kemaluanku mulai memberontak dan kini sudah semakin mengeras. Tiba-tiba Firza membalikkan tubuhnya menghadap kearahku.

" Kak, Firza buka aja Bra nya ya kak? gerah banget nih"
" Trserah Firza lah." kataku.


- Kini kami saling berhadapan, ia berbaring terlentang menatap ke arahku dan aq berlutut di sebelah kanannya. Firza tersenyum manja, Aq pun membalas senyumnya, nafasku sudah mulai memburu. Sepertinya nafas Firza juga sudah mulai memburu, kulihat toketnya yang nampak berdiri kokoh dengan puting berwarna merah jambi kini sudah mulai naik turun. Aq pun sempat grogi dibuatnya, bagaimana tidak, selama ini aq belum pernah sama sekali melihat pemandangan seindah ini.

 Dihadapanku kini tergeletak seorang gadis cantik yang tubuhnya begitu memabukkan dengan desahan nafas yang membuat kemaluanku sudah berkedut-kedut. Seakan-akan kemaluanku mau melompat menerjang tubuh Firza yang terbaring menggelinjang-gelinjang, sungguh membangkitkan gairahku. Kini detak jangtungku sudah tak beraturan lagi.

" Kakak kenapa?" katanya sambil tersenyum manja.
" Nggak, nggak apa-apa kok, Za…" kataku agag grogi.
" Sudahlah, ayo kak mijitnya yang agak keras dikit"
" Iya, ya" jawabku.


- Lalu aq mulai mengelus perutnya yang putih mulus itu, tanpa sengaja aq menyenggol toketnya.

" Achh.." katanya sambil menggelinjangkan tubuhnya. Aq dengan cepat memindahkan tangan, tetapi Firza kemabli menariknya.
" Nggak papa kak, terusin aja" katanya manja.

 Wah wah…, malam ini benar benar malam yang sangat menyenangkan bagiku karena tak pernah terlintas dalam benakku akan mendapat kesempatan seperti ini. Kesempatan untuk mengelus-elus tubuh mulus Firza yang sangat merangsang.

" Aq tidak boleh melewatkan kesempatan seabik ini" kataku dalam hati.


- Kini Firza semakin merasakan sentuhan jari-jariku, aq melihat dari desahan nafasnya dan dari tubuhnya yang sudah mulai hangat. Entah iblis mana yang membuat Firza lupa diri, di tiba-tiba menarik wajahku, lalu mengusapnya dengan jari-jari lembutnya dan mulai mencium bibirku. Aq hanya pasrah dan terus teran aq juga sebenarnya sangat menginginkannya, namun selama ini hanya kupendam karena aq menghargainya dan menganggapnya sebagai adik sendiri.

 Namun saat ini pikiran itu telah lenyap dari otakku yang dialiri oleh gelora birahiku yang menggelora. Ia terus menciumiku dan kini ia melepas baju yang aq kenakan dan membuangnya di lantai.

" Firza, ada apa ini?" tanyaku setengah tidak percaya dengan apa yang dia lakukan.


- Namun ia sudah tidak memperdulikan kata-kataku lagi. Melihat gelagat Firza yang sudah diluar batas itu. Aq pun tak mau tinggal diam. Aq mulai membalas ciumannya, melumat bibirnya dan menghisap lehernya yang mulus itu. Aq merasakan batang kemaluanku semakin tegang mengeras dan berkedut-kedut. Firza terus menciumi bibirku dengan nafas memburu. Aq pun tak mau kalah, aq mulai meremas-remas toketnya yang masih padat menantang itu. Kini aq mulai menghisap puting susunya.

" Oocchhh…" ia mendesah sambil menggeliat.

 Kulihat Firza semakin menikmati perbuatannya. Sesekali ia menggerkkan pinggulnya sambil medesah keenakkan. Firza melihat batang penisku yang sudah mendonggkrak celanaku, ia lalu menyelipkan tanganya ke dalam celana dalamku dan ia kini sudah menggenggam batang kemaluanku yang tegang mengeras. Ia lalu melepas celana dan celana dalmku dan kemudian membuangnya ke lantai. Ia kembali meraih batang kemaluanku dan mengocok-ngocoknya.

" Oocchhh.. occhhh.." sungguh nikmat rasanya. Aq merasakan batang kemaluanku semakin tegang semakin keras.
" Ia terus memainkan batang kemaluanku yang sudah berkedut-kedut dan mulai mengeluarkan cairan bening."


- Aq pun tak mau ketinggalan. Aq menyelipkan jari-jariku ke selangkangannya. Aq merasakan lubang memeknya sudah basa Rupanya ia sudah benar-benar terangsang dengan permainan kami. Dengan nafas tak beraturan, aq melepas celana Firza lalu mengelus-elus pahan mulusnya.

 Aq sudah tak sanggup menahan nafsuku yang sudah melambung tinggi. Dengan sekali tarik, aq berhasil melepaskan celana dalamnya Firza. Kini ia bugil. Aq terpana sejenak melihat tubuhnya yang kini tanpa sehelai benang, dengan kulit kuning langsat, halus, mulus, bersih dan bentuk tubuh yang sangat sexy sungguh nyaris sempurna. Aq benar-benar tak tahan melihat memeknya yang ditumbuhi bulu-bulu tipis dan halus dengan bentuknya yang mungil berwarna coklat agak kemerah-merahan.


- Kembali batang penisku berkedut, seakan memberontak ingin segera menrjang lubang memek Firza yang masih terkatup rapat. Aq sangat gemas melihat lubang memeknya dan kini aq mulai mengelus-elus bibir memeknya dan klitnya. Lubang memek Firza sudah sangat basah dan licin. Aq melihat Firza semakin terlelap dalam gairah nafsunya. Ia hanya mendesah nikmat.

" Oocchh.. ooch… aahh.. aahhh…" aq terus menjilati klitnya.

:: Ia hanya mendesah kenikmatan.

" Ooocchhhh… ohhh…" sambil mengangkat-angkat pinggulnya.
" Kak, ochh.. ayo masukin kak, udah nggak tahan nih.." sambil meraih batang kemaluanku dan menuntunnya menuju bibir memeknya.
" Iya Za…" lalu membuka kedua kakinya.

 Kemudian kulipat kakinya dan menyuruhnya supaya ia mengangkangkan lebar kedua pahanya. Aq lalu menarik pantatku dan merapatkan ke selangkangannya. Ia dengan cepat meraih batang kemaluanku lalu menempelkannya di bibir memeknya yang masih sangat rapat namun sudah basah dan licir oleh lendir memeknya.

" Pelan ya kak,, Firza belum terbiasa"
" Iyaa Za…" kataku sambil mencium bibirnya.

:: Aq kemudian menusukknya pelan-pelan.

" Aaaacchhhh… sakit kaakkk"
" Tahan Za…."


- Aq lalu kembali menusukknya dengan pelan dan kini batang kemaluanku sudah bisa masuk setengahnya. Firza hanya menggelinjang dan menggigit bibir bawahnyha. Aq terus menusuknya sambil memeluk tubuhnya. Sesekali aq menghentakkan agak keras.

" Aaaacchhh… sakiitttt kak… pelan-pelang dong kak!"
" Iya Za,,, tahan ya…" aq coba menenangkannya sambil memeggang erat pinggulnya.
" Aaghh…" Firza merintih keras.

:: Ia meukul-mukul dadaku dengan keras sambil menarik pantatnya.

" Aduuuhhh kak… sakitttttt…"

 Kurasakan batang kemaluanku menmebus sesuatu yang kenal di dalam lubang memeknya. Rupanya batang kemaluanku telah berhasil menmbus selaput darahnya. Dari lubang memek Firza tampak mengalir darah segar.


- Aq terus mengocok maju mundur sambilo menciumi bibirnya dan meremas-remas toketnya yang menantang itu. Sesekali kulihat dia merapatkan kedua pahanya sambil menggigit bibrnya. Memek Firza sungguh nikmat, kurasakan memeknya semakin basah dan licin, namun tetap aq merasakan batang kemaluanku terjepit kuat dan kadang seperti dihisap-hisap oleh memeknya Firza. Kini aq merasakan batang kemaluanku sudah berkedut-kedut sepertinya ingin menyemburkan seseuatu, namun aq tetap menahannya dengan mengurangi irama permainanku.

" Oocchh… terus kak… teruss…" ia menggelinjang.

 Aq melihat kedua kakinya mengejang. Gerakanku kembali kupacu, membuat toketnya bergoyang-goyang dan sepertinya semakin membesar berwarna kemerah-merahan.

" Oocchh.. ochh.. kak cepat kak,, cepatttt kakk" sambil menggelinjang.


- Ia merapatkan kedua pahanya. Dia mulai menggerak-gerakkan tanganya mencari pegangan. Akhirnya ia memelukku erat dan megangkat kedua kakinya. Sambil menggigit bibir bawahnya, ia memejamkan matanya. Aq meraskan kalau kini tubuhnya sudah mengejang kaku dan hangat. Akhirnya Firza memelukku erat dan mengangkat pantatnya sambil mengerang.

" Aaaarrrgghhhh…" aq merasakan tubuhnya bergetar dengan hebatnya dan sepertinya ada sesuatu yang hangat menyentuh batang kemaluanku, rupanya Firza meraih orgasme.

 Aq pun semakin tak kuat menahan denyutan dari bantang kemaluanku, akibat kenikmatn yang diberikan Firza sangat luar biasa, batang kemaluanku semakin berkedut-kedut hebat dan kini aq benar-benar tak sanggup lagi untuk menahannya. Lalu aq mempercepat kocokkanku dan menusuk batang kemaluanku lebih dalam lagi sambil menarik tubuhnya denga erat ke dalam pelukanku.


- Aq merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa itu. Kini semuanya mengaliri dan menggetarkan sekujur tubuhku. Akhirnya,

" Creett.. creett.. crettt.. creetttt….." menyemburlah pejuhku di dalam lubang memek Firza.

 Aq sempat bingung dan takut karena telah menikmati tubuh Firza secara tidak sah. Namun rasa nikmat yang luar biasa itu menyingkirkan pikiran itu. Aq hanya tersenyum lalu mencium bibir Firza dan mengucapkan terima kasih pada Firza. Tampak tubuh Firza penuh peluh tetapi terlihat wajahnya berseri-seri karena puas. Firza hanya merapatkan kedua tanganya ke sisi tubuhnya.

 Ketika aq mengeluarkan batang kemaluanku dari lubang memeknya ia hanya tersenyum saja. Ya ampun, aq melihat di sprey Firza terdapat bercak darah keperawannanya. Tetapi segera Firza bangkit dan menenangkanku,

" Tenang, kak, nanti biar aq cuci, tidak akan ada yang mengetahuinya" Katanya sambil meletakkan jarinya di bibirku. Kami berdua lalu menuju kamar mandi.


- Disitu kami berdua masih sempat melakukan sekali lagi, lalu akhirnya kami berdua kemablai mandi dan kembali ke kamarnya Firza.

 Setelah aq mengambil pakaianku, aq pun menuju ruang tamu. Tak lama kemudian keluarlah Firza dari dalam kamarnya lalu mengajakku makan malam berdua.


- Katanya, ia sengaja duluan makan karena tidak ingin bertemu dengan om Heru dan tante Fitri malam ini. Mungkin Firza malau dan takut kalau perbuatan kami berdua ketahuan. Setelah makan, Firza kembali kekamarnya. Entah ia tidur atau belajar, aq tak tau pasti.

 Tak lama kemudian, om Heru dan tante Fitri datang. Mereka menceritakan keadaan di pesta itu yang katanya cukup meriah sekali dibanding thn lalu karena thn ini siswanya lulus 100% dengan nilai tertinggi di kota kami. om Heru menanyakkan Firza, tetapi aq katakan mungki ia sudah tidur sebab tadi setelah makan malam ia sempat mengatakan padaku bahwa ia lelah. Om Heru hanya mengangguk lalu melangakah menuju kamarnya, katanya ia juga sudah makan dan kini ia pun ingin segera istirahat.


- Aq tersenyum puas dan kemabli menonton tv sebentar, lalu aq masuk ke kamarku. Di dalam kama, aq tak bisa memejamkan mata membayangkan kejadian yang baru saja terjadi. Malam ini aq sangat senang karena telah merasakan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah aq rasakan dan pengalaman yang indah ini tentu tidak akan pernah aq lupakan semasa hidupku...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

Friday, May 12, 2017

Ku'sutubuhi Istri Teman'ku

 Poker Terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Ku'sutubuhi Istri Teman'ku - Pertama ak ingin perknalkan diri, namaq ari umurku 26tahun, ak bekerja di salah satu perkebunan kelapa sawit terbesar di area kalimantan,ak bekerja sebagai driver, fisikku sih biasa aja, tinggi 170cm, kulit sawo mateng, ak sudah menikah dan dikaruniai seorang anak, istriku namanya nia berumur 20thun,istriku sih kecil tingginya sekitar 160cm dia juga bekerja disini sebagai admin lapangan, ditempatku bekerja semuanya perantau yg datang dari berbagai daerah, dari jawa, sulawesi, ntb, papua, dan banyak lg yg ga bisa ku sebutkan asal mereka, setiap pagi jam 05.00 istriku sdah berangkat brifing lapangan sebelum ak bangun dan pulangnya sore hari, ak sendiri bangun agak siangan dikit, kira” jam 06.30.


CERITA SEX DEWASA - Ku'sutubuhi Istri Teman'ku | ak pnya temen deket namanya slamet umurnya 34thun, satu kerjaan juga sama ak yaitu driver, istrinya namanya harti berumur 30thun seorang ibu rumah tangga pada umumnya, kami juga akrab antara satu dngan yg lain, mereka dikaruniai 2orang ank peremuan, yg pertama namanya veri dan yg kedua vina,,
mba’harti ini orangnya ngga terlalu tinggi, yaa kira" tingginya sekitar 163cm lah, bodynya agak padet mungkin BBnya sekitar 55kg gtu deh, yg selalu bikin q greget it toketnya yg motok it lhoo, ukurannya sekitar 38c gitu deh, maklum punya istriku kecil broww, stiAp kali ngliat nenennya it kadang hatiku berdegub kencang, karna ak sering banget ngliat kalau dya lg nenenin vina yg usianya baru 1,5 tahun.

 kadang kalo pagi pas libidoku dateng ak sering ngebayangin lagi ngentotin meki dya ama ngremes” nenen dya, maklum istriku kan brangkatnya pagi, pulangnya juga sore, kadang jam 17.00, kadang jam 18.00,, malem kadang pengen nglakuin ama istri sndiri dia juga udah kecapean, bisa nglakuin pun cma alakadarnyA, ngga bisa maksimal, jadi klo pagi si kecil pun sering bangun cari sarangnya ngga ada, ya ujung”nya cuma bisa onani sambil sambil ngebayangin bisa ngebor meki mba’harti.


- Setiyap malem ak sering main kerumah mas slamet sekdar ngobrol dan minum secangkir kopi baren ama mba’harti jg.
Suatu malem sepulang ak dri kerja sekitar pukul 19.00 ak pun lngsng mandi, setlah gnti pakaian ak lngsng main kerumah mas slamet, dan q lihat mba’harti duduk d’krsi depan rumah sambil ngawasin anaknya lg main di dalem rumah, dan akhirnya q samperin dya.

" Mas slamet blom plang mba,?" Tanyaku,
" Blom ri, palingan bentar lgi dya plang,, koq kamu udah pulang,?"
" Iya mba, orderanku cma dikit td, mngkin mas slamet bnyak orderan makanya blm plang,," sambil q lirik wajah dya yg masih kusut karna blm mndi,
" Blm mndi ya mba',,??" Tanyaku padanya,
" iya ni ri, lg males bngt mau mndi, lagian anak" ngga ad yg ngejagain klo ku tinggal mandi,” katanya dengan nada lemas dan malas,
" Ya udah deh mba' ak plang dlu, mau makan malem dulu," pamitku padanya
" Ya udah sana," ak mau nungguin mas slamet plang bru mandi.

 Ngga berapa lama selesai ak mkan malem dn duduk di depan rumah sambil ngehisap sebatang rokok smbil cari angin malem, q dengar suara mas slamet udah plang, aku pun kembali main kerumah mas slamet.

" baru pulang mas,?" Tanyaku,,
" ya udah agak tdi sih, baru selesai mandi jg," jawabnya,
" Banyak orderAn ya mas,"
" ngga juga sih,"
" truss,??"
" td mobilku sempat mogok dijalan," jelasnya
" ooww,, ku kira bnyak orderan,"


- Mas slamet kembali masuk kerumah, dan kembali lagi bwa dua cangkir kopi dan cemilan, kami pun asyik ngobrol diteras rumah mas slamet, ngga terasa kopi dicangkirku pun telah habis ku minum, ak pun berniat masuk untuk menyimpan cangkir kotor didapur, tp dengan ngga sengaja ada pemndangan yg menakjubkan bagiku, mba’ harti yg sedari sore td blm mandi rupanya sedang mandi tanpa sehelai kain dibadan,dan ngga nutup pintu, karna diya pikir dirumahnya ngga ada siapa” selain mas slamet, kebiasaan dya klo dirumah cuman ada mas slamet diya mandi ngga nutup pintu kamr mandinyA.

" aduh maaf mba', ak ngga bermaqsd ngliat dan ngga sengaja," sambil nglirik pemandangan body yg sering q bayangkan,,
" aduh kamu ri bikin mba' kaget aja, kedapur ngg ad suaranya," sambil cepat nutup pintu,
" ya maaf, tak kira mba' td dh tidur, hbis ngga ad suaranya,"

 Ak pun kembali keteras dengan hati yg masih deg_degan, ak duduk bentar sama mas slamet, kemudian ak pun pamit plang, karna udah agak malem juga.

" mas ak plang dlu ya, dh malem mo istirahat dlu, besok krja lgi," pamitku pada ms slamet,,
" oke lah, ak juga mau mkan dulu baru istrhat," jawabnya kembali.


- Ak pun pulang dngan si kecil yg agak nyebul dibalik celana,, sesampainya dirumah ku lihat istriku sudah tertidur,, tanpanpikir panjang ak pun melucuti pakaianku hingga ngga ad yg nempel satu pun, q peluk istriku yg sedang tidur, kuraba-raba gunung kembar yg ada dibalik baju tidurya tanpa bra,(karna istriku jarang pake bra klo lg tidur), ak pun juga udah terbakar nafsu, q masukan tangan kananku kedalam CDnya, ku elus_elus kelentitnya, diya pun sedikit mendesah, mungkin diya ngerasa klo ak lagi mainin mekinya, sambil kumainin klentitnya tak lupa juga sambil q kocokan 2jari kedalam lubang mekinya, dya pun mebgerang kenikmatan dengAN mata masih tertutup, ak yg sudah dihujani nafsu ngga perdulikan istriku yg masih merem, ak pun lngsung mlorotin celana dan cd istriku, q jilat kelentit meki istriku dan diya ngerang kenikmatan.

" Lngsung masukin aja yg," pintanya,, karna dya mekinya pun juga sdah banjir dengan cairan.

:: Aku pun langsung pasang kuda_kuda, penisku pun udah siap ngebor meki istriku, ukurannya sih ngga terlalu besar, tp panjangnya sekitar 17cm.

" Blessshhhhhhh," masuklah semua penisku kedalam lubang kenikmatan ini,
" Akhhhhhhhhhh," jeritnya ngerasa nikmat,
" tahan dulu yank," pintanya sambil matanya merem menikmati penisku,
" penisku enak ngga yank, ?" tanyaku sambil nekan penisku dalem_dalem,
" enak yank, genjotin meki adek ya, meki adek pengen di genjotin penis kamu," jawabnya sambil dengan menekan pinggulku dengan kedua kakinya,
" meki kamu t paling nkal, paling bisa bikin penisku ngaceng yank, sambut genjotan penis suamimu ini yaa," racauk.

 Ak pun mulai menggenjot maju mundur berirama, dan di imbangi dengan goyangan pantatnya.

" yaaankkkkk,, tee,,ruuusssss yankk,, yg ce,, peett yank,,, genjotan penismu enakk banget yaankk,," pintanya sambil terbata_bata,
" Aku pun mempercepat genjotanku,,"
" akkkhhhhhhhhhh,,,,, yaaankkk,,, mekiku maaauuu,,uuuu,,, muun,,crr,,raatttt yankk,, akhhh,,akhhh",,, erang istriku mau sampae di puncak,,,,
" bentaaarr lagi, ak juga mau kluar,,, tahan duluu dek,,,"


- Karna istriku udah ngga tahan mau nyampek, akhirnya mekinya muncraat duluann,, ak pun lngsung nyusul dan ku semprotkan spermaku ke dadanya smpae ad yg muncrat pas di mulutnya.

 Kami pun kecapean, ak langsung rbahan di kasur, istriku bangkit dan langsung ngbersihkan sisa sperma yg ada di kepala penisku dengan mengulumnya sampai bersih.


- Kamipun lngsng tertidur tanpa busana, hanya bertutupkan selimut,
Jam pun udah nunjukin jam 05.00 pagi, istriku berangkat kelapangan untuk brifeeng pagi bersama karyawan yg lainnya, sedangkan ak pun masih tertidur dengan lelapnya.

" Sekitar pukul 06.20, terdengar ketukan pintu,, Took,,tokk,,toookk, Rii,, udah bangun belumm,,,,??"

 Ternyata suara mbak harti yg bangunkan ak dri tidur,, ak pun lngsung bangun untuk bukain pintu,, dengan tanpa sadar bahwa tiada kain yg melekat ditubh alias telanjang bulat dengan rutinitas bangun tidur yaitu penisl yg berdiri tegak.

" Nggieeekkkk,,,,, suara pintu terbuka,,,,"
" aduuhhhh ariiiiiiiiii,,,!!!!!!" triak mbak harti lirih tpi mengaggetkan,,
" kenapa sih mbak koq triak gituu,,, kaya liat apa aja,,,," jawabku sambil sandaran di pintu yg terbuka,,,,,
" ituuu lhooo,,, kq kamu ngga pake apa' sihhh,, lagian itumuu ngacuungg gitu,," sambil matanya mlotott dan jarinya sedikit nunjuk ke bawahh,,,,
Sontakk ak pun kaget dan langsung sembunyi di balik pintuu,,,,,
" maaf mbak, lupa pake celana,,,," jawabku mringis sedikit malu,,
" emang mLem td hbis nggenjot nia ya,," bisiknya pelan,,
" heee,,heee,,,, iyaa mbak',," sambil ak sedikit nyengir,,
" itu pun juga gara" mbak,, sambungku,,,,,
" Lha kokk bisa gara' mbak sih, apa hbngannya sama mbak coba??" jawabnya sambil herann,,,
" ya pas nglihat ada body bidadari montoqq malem td siihhh,,,,"
" kamu mah bisa aja,,," jawabnya sambil sedikit malu,,,,
" emang ada apa sih mbak, kq pagi_pagii dh bangunin ak,,??" Alihku karna q juga kebelet kencing,,,
" Ini, tdi nia nlfon sruh blangin kekamu, ntar klo berangkat kerja sruh nganteerinn buku laporan yg ad diatas meja,," ucapnya,,,
" oww gitu,, iyaa,, iyaaa,," jawabku sambil ngangguk,,
,,ya udah mbak pulang dulu, td si vina blm bngn, tkut tar nangis,, kamu tu " cepet mandi,, sama itunya ditidurin duluu,,,," sambil nglirik dan nunjuk sedikt kebawah,,,,
" klo nidurin ini yaa agak susah, mo pke apaan coba,,,??" Sdikit pura' ngga tau,,,
" pake lotion aja dulu, kan ntar sore nia pulang,,," jawabnya sambil nggoyang tangan gaya lg onani,,,,
" ngga ad yg dibayangin nggak seru,,," jawabku sedikit ngambek,,
" ya bayangin klo lgi di goyang nia aja,," bisiknya pelan,,
" Bosennnn,,," cetusku,,
" ya udah, bayangin bidadari montoq aj,, hehe,," bisiknya pelan sambil berbalik pulang,


- Mbak harti pun palng kerumahnya, sedangkan ak masih ngintip dibalik pintu sakbil nglihatin pantat mbak harti pas lagi jalan,bikin penisku tambah kerass,,,,

 Aku pun kembali tiduran dikasur depan televisi, penisku pun masih ngacung,, akhirnya ak putuskan untuk ngambil lotion dan beronani di depan televisi sambil ngebayangin klo penisku itu tenggelam didalm meki mbak harti,,,
Setelh itu ak pun mandi, sarapan dan berangkat kerja,,, kebetulan hari ingin bhari sabtu, jadi pulangnya agak siangan,,,,


- Sekitar jam 15.00 sore ak pun udah kembali kerumah, ku lihat blm ad tanda” istriku pulang,, ak pun lngsung mandi,, baru ak masuk kamr mandi, pintu pun ad yg ngetuk,,

" Siapa,,??" teriakku dari dalam kamr mandi,,
" aku ri,, mbak harti,," triak mbak harti dri luar,,
" ooww, masuk aja mbak, pintunya ngga dikunci,,," Mbak harti pun masuk dan ngehampiri ak di kamar mandi,,
" lg mandi ya ri,,??" Tanya nya dri depan pntu kamar mndi,,
" baru aja mau mandi mbak,,? Kenapa,," ??
" in nia nlfon, katanya nlfon k’ hp km ngga aktf,,," bilangnya,,,
" ow iya, hpku loww, it lg di chargh,," jawabku.

 Ak pun langsung membuka pintu kamar mandi dengan keadaan masih telanjang bulat, tp sedikit ngumpet di balik pintu, tp yg jelas dari tempat mbak harti berdiri terlihat jelas penisku,,,

" in ad tlfon dari nia,,," sambil mbak harti menydorkan hp’nya,, setelah itu dya jalan plang,,
" halloo,,, haloo,,haloo,,,,," ngga ada jawaban, ternyata telfonnya mati,,,
Mbak in hpnya,, sambungku,,
" taruh situ aja dulu, mbak plang bntar, mbak lg goreng tempe, ntar kesini lgi,," triaknya sambil jalan keluar,,,,
" iyaa,, ntar ak mnta tempenya yaa,,," triakku dri dalem,,,,
,, ak pun nglanjutin mandi,, dan setelah ak kluar dri kamar mandi dengan berbalutkan sehai handuk, mbK harti pun masuk dengan piring berisikan tempe goreng ditangan kanan'nya,,
" Dh selesai mndinya,,?,, tnya dya smbil nglirik didalam handuk,,
,,udH mbak,," jawabku sambil minum air,, nia td bilang apa mbak, td tlfnnya mato kq,,,
" Dya bilang ntar kamu suruh jemput diya jam 8, dya mau main kerumah mamana dulu,,,"
" Ooww gtu,,,, iyaa dehh,,,,,," dalam hati pun ad sedikit girang,,,
" Ya udah mbK plang dlu,,” sambil balik badan,, Mbak,,” langsung ku pegang tangan kirinya,,
" boleh ngga ak mnta tolong,,???"
" Apa,,?".
" tolong temenin ak bentar ya, ak lg pengen bangetbni, akhir" in nafsuku besar banget,,," sambil ku dekatkan tubuhku ke tubhnya, hngga tak kusadari penisku yg ngcung di balik handuk sedikit mnggesek di paha mbak harti,,,
" ntar klo nia atau mas slamet lang gmna, bsa kati kita bedua ntar,,,," khawatirnya,,,,,
" kan td mbak sendiri yg bilang, klo nia sruh ak yg jmput, klo mas slamet agak malem, karna orderaan dia lgi bnyak,,," yakinku padanya,,


- Mbak harti pun diem menatapku,, tanpa pikir panjang ak pun langsung mendaratkN ciuman di bibrnya, diapun diem nampak ad sdkit kekhawatirannya,,, ciumanku pun muali turun ke leher dan satu tanganku mulai nggrayg di luar dadanya, dia pun mulai mendesah mulai merasakan nikmat,,,,

 Langsung ku angkT tubuh yg montoq dan padat it ke atas meja,, lidahku tak hentinya menciumi bibir leher dan telinganya,,, sedangkan kedua tanganku mulai melucuti baju dn branya,,, yg bikin ku terpesona dan ngga ku sangka, toketnya jumboo,, sampe satu telapak tangan ngga cukup menutupi satu toket,,,


- Bibirku pun trus mencium menjilat sampaii keputing susunya yg nyembul besar berwarna coklat kemerahan, kujilat kusedot pentil itu sampai keluar air susunya,,maklum msih menyusui,,,,

" Ahh,,ahhh,,,, riii,, jangan kenceng_kenceng nyedotnya," ak ngga kuat,,, ucapnya sambil mendesah_desah,,

 Aku pun terus menyedot_nyedot puting susu it, sementra it tanganku muali meraba turun keperut dan akhirnya sampai pada area yg berbulu, tp tdak terlalu tebal,, satu tanganku mulai memainkan daging meki, satunya lg nurunin rok yg dipakai td,,


- Tak ku sangka, cdnya udah basah oleh mekinya,,, bibir dan lidahku mulait urun ke perut dan sampai pada biji kelentitny yg sudah sangat basah oleh cairan yg banayak keluar dari mekinya,,,

 Saat lidahku memainkan kelentitny, tanganku main di toketnya, dia pun menggelinjang dan mendesah ngga karuan,,,,,

" Riiiiii,,, jangann kuatt kuatt nyedot itilki, mekiku udah ngga tahan pengen disodok pake penis rudal kamu,," pintanya sambil ngerang_ngerang kenikmatN,,, cepet masukin kntol kamuu rii,,,


- Ak pun masih asyik nydot cairan yg kluar dari mekinya sambil mainin kelentitnya, mungkin meki mbak harti udah ngga tahan pengen disodok, dia pun sedikit ngangkat badanku untuk berdiri, akhirnya ak pun lngsng berdiri, tangannya langsung nglepas handuk yg masih nglilit di tubuhku,, setslh handuk it lepas, diya langsung ngelus penis dan sedikit dibimbingnya kelubang mekinya,,,

 Di gesek_geseknya kepala penisku di bibir mekinya, setelah itu Blesshhhhhhhhhhhhhh,,,,,,,,,,,,,, langsung masuk, karna banyaknya cairan yg basahi mekinya, sehingga sangat licinnnnn tetapi rasanya nya nikmat bisa ngentotin meki yg udH ngeluarin 2kepala in,,,,
Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh,,,,,, dia pun ndesah panjang sambil narik pinggulku supaya penisku bisa mentok masuk kedalam dan nembus dinding rahimnya,,,,

" Aaakkhhhhhhhhhhhhhhh,,,,,,,,,,,," Taahan dulu ri,, biarkan penismu nembus rahimkuu,,,,
" Iyaa sayang,," jawabku,,
" Sekarang genjotin mekiku,,,,,,," puasin aku ri, bikin mekiku nikmat dengan penis kamu,,,,
" Ak pun memompa maju munjur dngan irama yg teratur,,,"
" Ahh,,,ahhhhhh,ahh,,ahhhhhhhhhhhhhhhhhhkk, aku keluar riii, triak mbak harti sampai pada puncak,,,," langsung ku cabut penisku, dan muncratlah cairan dri meki mbak harti seperti air mancur, lnsng seketika basah semua badanku oleh cairan itu,,,


- Setelah itu mulai ku gesekgesek lagi penisku d'bibir mekinya,,, blessss masuk lagi penisku kedalam meki yg indah in,,, setelah masuk, ku bopong tubuh montoq itu kedalam kamar dengan posisi penis yg nancepbdi meki mbak harti,,,,

" mbak nungging ya,," pintaku padanya,, iyaa, ak pengenbbanget nungging,, jawabnya setuju,,,,, kami pun doggystyle, hampir +-15 mnit kami doggystyle, ak pun merasak pengan nyampe,,
" mbak pejuhku mau kluarrr,,,,,," erangkuuu
" semprotin dimukaa, ak pengen mandi pejuh ri,,,,,," tp ak belom kluar, kamu tahan duluu, nunggu ak kluarr,,,,,,,
" nggaaaaaaa taaaahaaannnn mbaak,,, aaahhhhhhhhhhhhhhhhhhkkk, crotttttt,,,,crottttttt,,,,,,,crooooooottttttzz,,,,,, muncrat semua spermaku dimukanya,,,,,,"
" giliranku blm kluarr rii,,," ahhhhhhhhkkkkzzzzz, gmna in,,,,,,,,, erangnyAA mau nympe jg,,,,

 Lngsng seketika ak ambil posisi 69, mbak harti ngulum penisku dan ngebersihin sisa sperma dipenisku, sedangkan ak langsung ngocok meki mbak harti dengan 3 jari ku masukan ke mekinya,,,,, dia pun menjerit keenakan, dan tak berapa lamA sampI juga diya di puncak kenikmatan orgasmenya,,, cairan yg muncrat dari meki mbak harti pun lngsung ku guyurkan disekujur badan,,, kamipun masih berpelukan dengan badan berlumurkan sperma dan cairan meki,,,

" Ngga kusangka ri ak bisa ngrasain kenikmatan yg bener" luar biasa seperti ini, ntah kapan ak bisa ngrasain yg kaya gini lg,,,, ucapanya sambil bersihkan badN,,,
" klo situasinya ngedukung kita bisa kya gini lg,,,," sahutku sambil mainin nenen jumbo mbak harti,,,,
" Ya udah ak plang dlu ya, takut anak" pada bangun ntar, makasih banyak ya ri,,,," dia pun bangkit sambil dia ngremes penisku yg udah lemes dan ngecup bibirku lagi,,,,,,


- Setelah itu kadang kami bisa nglakuin dua kali seminggu, kadang dua, itu terjadi dirumahku atau pun dirumah mbak harti,,,,, rahasia kami pun terjaga, sampai akhirnya mbak harti pun hamil yg ketiga, dan it adalah anakku...!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...