Kamis, 01 Juni 2017

Di'Balik Jilbab Epesode 2

 poker terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Di'Balik Jilbab Epesode 2 - Oke , mari kita lanjutakan ya Guys !! Saat itu tubuh saya mulai menegang lagi , dan saya rasakan sesuatu menjalar diseluruh tubuh dan seakan berkumpul dirahimku lalu..

" Oookkhhhh…..hhaagghh…hhaahhhhh….. Aaakkkhh…."

 Dengan erangan panjang dari mulutku mengiringi semprotan cairan hangat yang keluar dari dalam liang memekku dan membasahi mulut Ali.

" Ouuuuucchh… . . ."! ! ! !


CERITA DEWASA - Di'Balik Jilbab Epesode 2 | Saya orgasme dengan orang yang mengajariku tentang ajaran agama, tapi rasanya nikmat sekali orgasmeku dari Ali dan saya selalu menginginkan lebih dari itu.

 Kini tubuh saya benar-benar lemas sambil kedua pahaku tetap menghimpit kepala Ali dengan nafas yang terengah-engah. Perlahan Ali melepaskan kepalanya dari selangkangan ku dan menjalar keatas tubuh saya yang masih belum bisa membuka mataku.

" Apa ku bilang.. nikmat kan?"

:: Ali berbisik ditelingaku.

" Mbak tahu kalau saya sudah jatuh hati saat pertama melihat Mbak, jadi nikmati saja tanda cinta dari bagian tubuh ku. . " gumamnya lagi
" Mmmmhhhhh….sssshhhhhh….."



- Saya masih meracau menikmati arus kenikmatan yang masih mengalir di jiwaku. Dengan lembut dia mencium kening, hidung, pipi dan sambil menghembuskan nafasnya dia menyibak jilbab di kepalaku lalu mencium belakang telingaku, membuat gairah dalam tubuh saya kembali berkobar dan seluruh bulu-bulu halus di tubuh saya berdiri.

" Bibir Mbak Yuni. . indah… . " .

 Itu yang terdengar sebelum dia melumat kedua belah bibir vagina saya,. Kemudian saya berusaha menghindar tapi nikmat sekali rasanya. Perlahan saya mulai membalas dengan membuka bibirku membiarkan lidah Ali menerobos masuk kedalam mulutku. DIa melepaskan ciumannya lalu bergerak menelusuri leherku dan menggigit puting tetekku.

" Tetek Mbak sungguh menggairahkan.. kencang sekali sayang.."


- DIa mengulum dan membenamkan wajahnya di belahan dadaku. Saya menggelinjang dan hasratku menjadi lebih berkobar, akhirnya sayarangkul tubuh yang menindih diatasku,

" Oohhh.. . . "

 Ternyata Ali sudah telanjang bulat, kurasakan belahan pantatnya di kedua tanganku. Lama Ali menelusuri dan meremas-remas tetekku lalu memilin-mulin puting tetekku dengan bibirnya.

" Aaaawwww…..sssshhhhhhhhh….." Desahku nikmat.


- Kemudian Ali bergerak berusaha membuka kakiku dan menempatkan tubuhnya diantara kedua kakiku. Dengan reflek kedua tanganku bergerak menutupi selangkanganku, tapi kembali tangan Ali menarik kedua tangan saya dan membawanya ke atas kepalaku yang jilbabnya sudah mulai brantakan.

 Langsung saja Ali membuka kedua kelek yang mulus tanpa bulu dengan lidahnya, kembali tubuhku menghentak dan geli merasakan sensasi kenikmatan sebagai akibat terpaaan lidahnya yang basah itu.

" Oookkkhhhhhh….hhhhh..Shhhh….."


- Tubuhku bergetar, sesuatu yang keras berusaha menyeruak masuk lubang kenikmatanku dan perlahan benda itu mulai tenggelam dalam selangkanganku. Saya melihat dan dengan mata sedikit terpejam merasakan sensasi kenikmatan yang tiada duanya.

" Mmmmmhhhh….sssshhhhh…"

 Dan diakhiri dengan satu sodokan kuat akhirnya terbenamlah seluruh kontol Ali kedalam liang tempe saya. Tubuh saya terasa penuh seakan benda itu menancap tepat di rahimku, hilanglah sudah pertahanan terakhirku. Tangan saya mencengkram erat tubuh Ali dan menancapkan kuku-kukuku di pundaknya. Lalu Ali mulai menggerakan pantatnya dan mulai menusuk-nusuk isi liang memek saya.

" Okkhhhh…..Mbak……. nikmat sekali.. Kamu… kamu…. begitu rapat…"


- Ali terus mengocok memekku maju dan mundur dan saya pun semakin menikmatinya. Hilang rasanya rasa gundah dipikiranku takut jikalau Pak Is bermain kasar dengan tubuh saya. Terobati dengan kenikmatan yang tiada taranya, dan Mulut saya mulai meracau mengeluarkan desahan dan lenguhan.

" Aakhhh….. Paakkk…Iiiss…ssshhhh…. Aduuh…. oohhhhh..akkhh…."

 lama Ali memacu birahinya dan saya pun mengimbanginya dengan menggelora, sampai akhirnya kembali saya mengejang dan sambil memeluk erat tubuh Ali. Kemudian saya kembali menyemprotkan cairan yang meledak dalam rahimku, saya orgasme untuk yang kedua dari Ali.

" Aaaaarrrrggghhhhhhh…..ooohhhh…..mmppphhhhh…. . ssshhhh . … . "
" Hhaahhh…haaahh…..hahhh….juuuuusss….".


- Untuk beberapa saat Ali menghentikan gerakannya dan memeluk erat tubuhku sambil melumat bibirku. Saya benar-benar menikmati orgasme yang kedua ini, mataku terpejam sambil saya lingkarkan kedua kaki saya ke pinggang Ali. Tak berapa lama kemudian Ali mencabut kontolnya yang masih mengacung kokoh dari dalam rahimku.

" Ohhhh…." ada sesuatu yang hilang rasanya dari tubuhku.

 Dibalik Kerudung part 2| Perlahan dia bergerak menyamping dan membalikan tubuhku, kali ini saya pasrah dan lemah tak berdaya hanya menurut saja. Kembali dia menaiki tubuh saya. Kali ini dari belakang dan mulai menusuk-nusukan kontolnya ke arah bokong saya.


- Saya pun menyambut sodokan benda tumpul itu dengan sedikit membuka kakiku dan mengangkat pantat padat, cairan yang keluar dari memek saya mempermudah masuknya kontol ALi melalui jalan belakang dan kembali menancap di memek saya. Ali bergerak sambil kedua tangannya meremas kedua buah tetek saya yang sudah menegang dari belakang dan menggenjotkan pantatnya dengan kuat menghantam liang memekku. Gesekan demi gesekan sangat saya rasakan semakin nikmat menyentuh kulit halus liang memekku, tanganku mencengkeram erat sprei tempat ranjang yang acak-acakan.

" Oouugghhh…. Mbak….Nikmat sekali…… Oookkhhhhh…."

 Ali benar-benar hebat, dia bisa bertahan lama menggauli ku dengan berbagai posisi, sedangkan saya pun semakin gila saja meladeni nafsu Ali.
Untuk ketiga kalinya saya mencapai klimaks, sedangkan Ali masih saja berpacu diatas tubuhku. Tubuh saya melengkung dan kepala berjilbabku terdongak ke belakang, semua sendi tubuhku menegang saat beberapa cairan kenikmatan saya muncrat di dalam memek dan Ali dengan teratur masih menyodokkan kontolnya .

" Hhaaahhhh….aaahhhhhhh….oouuucchhhh…..aakhh. .aakkhh…."
" Akkhh….jussss…jluuuub….hhhhhhhh…..".


- Sekarang posisi tubuh saya duduk dipangkuan laki-laki ini sambil mendekap dengan kepala mendongak ke belakang, leluasa dia mencumbu leher saya yang mulai sudah basah. Dengan keringat yang keluar dari seluruh pori-pori tubuh saya apalagi saya masih mengenakan jilbabku. Semakin gerah rasanya, seakan tak pernah puas terus saja dia melumat dan menjilati kedua tetekku.

 Digigitnya kedua puting tetekku dengan giginya bergantian. Saya rasakan kontol Ali menghujam telak keliang memekku yang mendudukinya. Sodokan demi sodokan kontolnya yang semakin gencar kurasakan menggesek kulit memekku sebelah dalam.
Desahan dan cengkraman menghiasi gerakannya, kali ini saya tak mempedulikan lagi siapa laki-laki yang menyetubuhi saya.Yang jelas saya ingin terpuaskan dan lelaki pengajar agama ini mampu membuatku melayang.


- Lama posisi duduk itu berlangsung sampai akhirnya tubuh Ali semakin cepat menyodok memekku, gerakannya semakin cepat.

 Ali menghempaskan tubuh saya kembali terlentang di ranjang dan tubuhnya mengejang dan memeluk rapat tubuhku sampai saya hampir tak bisa bernafas.
Kemudian saya rasakan semburan hangat dengan kencang membentur dinding rahim saya.

" Ccrroottt….crrooottt….crrroott…. "
" Aaaahhhhh……aaakkkkhhhhh….Okkhhhhh….."
" Uuugg ghhhhh….aakhh…aakkhh…"


- Ali mengerang panjang sambil menekan pantatnya kebawah dengan keras, saya cengkram dan kembali saya lingkarkan kakiku kepinggulnya dan saya pun melepaskan sisa orgasme yang masih tersisa ditubuh saya.

" Oouugghhhh…… ookkhhh. . . .Arrrrggh. . . …. oohhh…ooohhh….hhhhhh….."

 Untuk orgasme yang terakhir ini kami berlangsung hampir bersamaan.
Akhirnya dengan terkulai lemah tubuh Ali roboh menindih tubuh saya yang lemas pula. Lama kami terdiam merasakan sisa kenikmatan itu dan akhirnya Ali mulai menjauh dari tubuh saya.

" Terima kasih Mbak Yuni…."


- Setengah sadar dan tidak dengar Ali membisikan kata-kata itu sambil mengecup keningku. Lalu Ali berdiri mematung di samping tempat tidur. Saya tidak tahu kapan Ali pergi karena setelah itu saya tertidur karena lelah dan ngantuk yang menyerang dengan mengunci kamar dengan sebentar. Dan tanpa mempedulikan keadaan kamar tidur saya yang acak-acakan.

 Pagi hari saya baru terbangun dari ranjang, tubuhku serasa hancur dan lelah bukan main. Saya lihat keadaan diriku terasa sisa pejuh yang mulai lengket membanjir di selangkanganku. Ksaya lihat banyak sekali cairan pejuh Ali keluar meleleh dari dalam memekku bercampur dengan cairan memek saya dan membasahi sprei ranjang.


- Setengah merangkak saya menuju kamar mandi membersihkan tubuh dari bekas keringat dan sperma, siraman air membuat tubuh saya sedikit lebih segar walaupun rasa capek itu masih terasa ditubuh. Saya lihat memek yang memerah dan bekas cupangan nampak di kedua buah tetekku, lama berada di kamar mandi menunggu cairan sperma Ali keluar semua meninggalkan liang memek saya. Seusai mandi cepat-cepat saya bereskan tempat tidur dan mengganti sprei serta sarung bantal guling dengan yang masih baru..

 Saya masih termenung memikirkan kejadian tadi malam karena seorang pengajar agama pun mampu membuat saya mendesah-desah kenikmatan dan ternyata saya pun menikmati permainannya yang sangat nikmat. Saya bisa mencapai orgasme sampai empat kali, hebat sekali permainan Ali. Kita sambung lagi ya guys!!!*****BERSAMBUNG


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

0 komentar:

Posting Komentar