Jumat, 02 Juni 2017

Di'Balik Jilbab Epesode 3

 poker terbaik


CERITA SEX | CERITA HOT | CERITA DEWASA | CERITA SEX DEWASA | CERITA HOT DEWASA | CERITA PORN | Di'Balik Jilbab Epesode 3 - Kita lanjutkan lagi ya Guys !! Pada malam hari yang sama pintu rumah diketuk seseorang. Kupikir temanku biasanya jam makan malam begini suka ngobrol, saya buru-buru membukakan pintu. Betapa terkejutnya saya melihat Ali datang bersama dengan Uztad Z.

 Waduuuh. . . , pasti Ali tetap mengadu kepada Uztad Z tentang kebiasaan saya nge nyotin kontol-kontol lelaki, kurang ajar batinku.! ! ! !


CERITA DEWASA - Di'Balik Jilbab Epesode 3 | "Selamat malam Mbak Yuni….. saya membawa seseorang yang akan membuat Mbak merasakan sensasi yang luar biasa."


- Ali menyeringai kepada saya sedangkan Uztad Z senyum-senyum menyebalkan.

" Bagaimana Mbak, bukankah sudah saya katakan untuk menikmati saja sensasi kenikmatan yang akan kami tawarkan daripada bengong sendirian di rumah. Tadi malam saya melihat Mbak begitu bernafsu dan sangat menikmatinya juga, bukan?".

 Saya menjadi jengah mengingat kejadian tadi malam. Memang saya pun terhanyut dibuai permainan Ali. Saya hanya diam memejamkan mata dan menarik nafas dalam-dalam sekedar menenangkan perasaan yang tidak karuan.


- Saya betul-betul tidak menyangka, guru ngajiku, orang yang dihormati karena kesucian dan pengetahuannya tentang moral dan agama di kampung ini ternyata juga ingin menyetubuhi dan mencicipi kekenyalan tetekku. Apalagi dia sudah sangat berumur membuatku kurang bernafsu untuk mengemut kontolnya.

 Tiba-tiba saya merasa jengkel dan agak jijik kepada mereka berdua dan membuat pikiranku kacau sehingga tubuhku agak terhuyung-huyung ke belakang. Tapi tiba-tiba tangan Ali sudah menangkap saya dan memeluk dengan erat.

" Hentikan…….. !!!"
" Saya tidak mau melakukannya."ucap saya.


- Karena dengan kepergian orang tua sayakel luar kota, mereka berdua melihat situasi dan kondisi rumah saya.

 Aku berteriak dengan lemah tetapi Uztad Z malah mengamatiku dengan penuh nafsu.

" Kamu benar-benar membuatku bernafsu, bagaimana mungkin saya membiarkan wanita yang sangat menggairahkan pergi?" .
" Sebaiknya Mbak jangan banyak bertingkah, berteriak pun percuma…warga di sini sangat mempercayai kita berdua, lebih baik layani aku dan Uztad Z?"
" Ha… ha… ha…" Ali terbahak kecil.
" Lepaskan saya … lepaskan saya…" aku berusaha meronta, tapi sepertinya Ali mengangkat tubuhku dan membawaku ke kamar tidur saya yang telah dia gunakan tadi malam. Dengan mudahnya dia melemparku ke atas ranjang. Aku sangat terkejut dengan perkembangan keadaan ini.


- Apakah mereka akan memperkosa saya seperti ini. Tetapi apa yang aku bisa lakukan? Sekarang mereka semua berada di kamar tidur saya .

 Uztad Z mendekat dan merobek daster terusanku dan menarik paksa BH dan Celana Dalam yang ku kenakan kecuali jilbab yang yang ada di kepalaku sehingga tetekku yang kencang terlihat jelas. Saya menyesal hanya mengenakan pakaian daster sehingga memudahkan mereka melampiaskan nafsunya. Dan saya kembali cemas dengan Uztad Z yang ternyata kasar terhadap diriku.

" Wow… payudara yang kencang, Mbak Yuni sungguh mempunyai tubuh yang luar biasa." Kata Uztad Z.
" Aku suka sekali payudara yang kencang dan putih mulus tanpa cacat." Uztad Z melanjutkan.
" Kita beruntung mendapatkan wanita seperti ini…" Ali menyahut.


- Kemudian tangan Ali menggerayangi dan meremas-remas kedua buah tetekku yang sekal. Ali menghisap-hisap puting tetekku dengan penuh nafsu, dan Uztad Z mulai menggerayangi perut dan paha ku. Tiba-tiba terasa tangannya yang kasar memasuki celah sempit di memek ku. Kini saya mengerti mereka akan berusaha merangsang saya.

" ADUUUUUh. . . .Aampun….. !!!"
" Jangan lakukan ini kepadaku, kalian berdua lebih berakhlak daripadaku "
Saya memohon belas kasihan mereka, tetapi mereka tidak menunjukkan sedikitpun rasa belas asihnya.

 Malah wajah mereka menunjukan kebuasan nafsu birahi dan mereka dengan cekatan telah melepaskan pakaian mereka masing-masing. Kontol Ali sudah saya lihat dan saya nikmati tadi malam, tetapi sekarang saya terkejut melihat Kontol Uztadz Z yang luar biasa, panjangnya sekitar 19 cm lebih dan kelihatan berurat-urat.


- Saya gemetar sekaligus merasakan aneh yang menjalar seakan-akan ingin merasakan sensasi kontol besar milik Uztad Z. Wajah saya terasa panas dan tangan saya telah ditangkap oleh Ali dan tetekku kembali dikenyot-kenyotnya dengan rakus. Uztad Z memegang pinggulku dan menaruh kontolnya di lubang bokong saya.

" Husssh. . .Jangan… jangan disitu… tolong..jangaan… . "

 Saaya menjerit-jerit kesakitan merasakan dorongan kontol Uztad Z dari belakang. Walaupun doyan kontol lelaki tetapi saya belum pernah mencoba karena bagiku selain lebih jorok juga kelihatan menyakitkan. Apalagi malam ini saya bakal disetubuhi oleh dua orang lelaki sekaligus. Saya pernah dientotin dua lelaki teman mainku dari kampus yang lain tetapi mereka sangat lembut dan tidak memaksa apalagi menginginkan dubur saya untuk memijat kontol mereka.

" Mbak jangan cemas……. akan sedikit menyakitkan ……..tetapi setelah itu kamu akan menikmatinya."


- Uztad Z berkata kepadaku dengan senyum sinis.

" Bukankah tadi malam memekmu telah dipakai oleh Ali," maka aku ingin mencicipi lubang pantatmu yang kuyakin tidak pernah terpakai,
" Masih perawan dan sempiiit… ha.. ha… ha.." seringainya.

 Tak lama saya berteriak kesakitan tetapi secepat saya membuka mulut untuk mengaduh Ali memasukkan kontolnya di dalam mulutku dan saya menjadi kelabaan .

" Mhhhhh…Oouummm….mmmpphhh.."


- Sementara itu Uztad Z menaruh kontolnya pada lubang anus saya dan menarik pinggulku ke arahnya. Dia tetapi tidak bisa memasukkan kontol nya ke dalam lubang anus saya .

" Ali … apa kamu punya minyak pelumas sebab lubangnya sangat sempit" Uztad Z
" Ali, tolong lepaskan saya…."
" Saya tidak sanggup lagi.. . . . "

:: Saya memelas pada Pak Is.

" Mbak…tenang saja dan nikmati. Bukankah Mbak sudah tahu dan mengalami sendiri tadi malam bahwa Mbak Yuni benar-benar terpuaskan kan. Kami sudah sangat paham bagaimana memperlakukan wanita yang memiliki tubuh yang sangat indah dan nikmat. Dalam hidup kami jarang-jarang memiliki kesempatan mendapatkan wanita menggairahkan seperti kamu! Maka bagaimana mungkin kami akan tinggalkan?" Ali malah menjawab dengan senyum kemenangan.

 Kemudian saya sadari tidak ada cara lain dan tak seorangpun dapat menyelamatkan saya . Maka saya berfikir untuk menikmatinya saja seperti yang diucapkan Ali kepada saya . Saya sudah merasa kepalang tanggung, kenapa tidak dinikmati saja sekalian, toh sayapun merasakan kenikmatan yang tiada duanya dengan Ali tadi malam.
Saya tidak peduli lagi dengan usia, saya ingin merasakan sensasi yang belum pernah saya rasakan. Disetubuhi oleh dua orang guru mengaji, dientotin oleh kontol-kontol yang masih dianggap mempunyai moral yang baik oleh warga kampung ini dan merasakan denyutan kontol panjang dan berurat dalam lubang anus saya. Dan bisa membuat birahi saya semakin berkobar!!!*****TAMAT


- Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web newiklanpoker.blogspot.com.


Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Membaca Cerita Dewasa Yang Sebelumnya Klik Di Sini ya Para Pembaca Cerita Dewasa...

Para Pembaca Cerita Dewasa Ingin Mendaftar Dan Mencoba Keberuntungan Klik Di Sini Ya Para Pembaca Dewasa...

0 komentar:

Posting Komentar